Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Investor Asing Masuk Deras, Pemprov Pasang “Radar”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Investor Asing Masuk Deras, Pemprov Pasang “Radar”

Investasi asing lagi kencang-kencangnya masuk ke Jawa Tengah. Tapi di balik cuan yang mengalir, ada PR lain yang nggak kalah penting: ngawasin keluar-masuk warga negara asing biar tetap tertib dan nggak bikin gaduh di lapangan.

T. Budianto
Last updated: Mei 7, 2026 9:38 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jateng, Haryono Agus Setiawan dan jajaran di kantornya, Rabu (6/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng mulai serius “menyalakan radar” pengawasan warga negara asing (WNA). Langkah ini diambil seiring tingginya angka investasi Penanaman Modal Asing (PMA) yang bikin mobilitas tenaga kerja asing (TKA) makin padat.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan, pengawasan ini bukan sekadar formalitas, tapi bagian penting buat menjaga stabilitas daerah. “Pengawasan orang asing itu juga penting kaitannya dengan PMA kita yang besar. Jadi pekerja yang keluar dan masuk harus jelas, biar nggak ada keluhan publik,” ujarnya saat menerima audiensi bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jateng, Haryono Agus Setiawan, Rabu (6/5/2026).

Baca juga: Realisasi Investasi Jateng Capai Rp 21,8 Triliun

Pemprov bareng pihak Imigrasi sepakat buat memperkuat kerja sama lewat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Tim ini nggak main-main, melibatkan banyak pihak mulai dari pemerintah daerah, Imigrasi, TNI, Polri, sampai instansi terkait lainnya. Menurut Luthfi, pengawasan yang terintegrasi penting supaya aktivitas WNA tetap sesuai aturan dan nggak ganggu kondusivitas wilayah.

Di sisi lain, Haryono bilang kalau pihaknya juga lagi ngebut memperkuat layanan keimigrasian. Salah satunya dengan nambah kantor imigrasi baru di beberapa daerah.

Kantor Baru

“Sekarang sudah ada tambahan di Blora Kelas I, Purworejo, dan Tegal Kelas II,” jelasnya. Nggak berhenti di situ, tahun ini juga lagi diusulkan pembukaan kantor baru di Purwokerto, Klaten, dan Salatiga. Kalau semua terealisasi, total kantor imigrasi di Jateng bisa tembus 13 unit.

Data dari Disnakertrans Jateng mencatat, saat ini ada sekitar 22.338 tenaga kerja asing resmi yang tersebar di berbagai wilayah. Aktivitas mereka pun beragam, mulai dari riset, pertukaran pelajar, produksi film dokumenter, sampai event hiburan internasional.

Baca juga: Inggris Datang, Jateng Pamer Inovasi Hijau dan Potensi Wisata

Buat memperkuat pengawasan, Pemprov juga sudah mengintegrasikan berbagai OPD dalam Timpora tingkat provinsi tahun 2026. Payung hukumnya pun sudah ada lewat SK Gubernur soal pembentukan tim koordinasi pemantauan aktivitas orang asing dan lembaga asing di Jawa Tengah.

Menariknya, dalam pertemuan itu juga dibahas dukungan program ketahanan pangan, mulai dari rencana penanaman jagung dan cabai di Demak, sampai bantuan alat pertanian di Kabupaten Semarang.

Investasi boleh deras masuk, tapi kalau pengawasan longgar, yang datang bukan cuma cuan, bisa juga masalah. Di tengah ambisi jadi magnet investor, jangan sampai kita lebih sibuk buka pintu, tapi lupa siapa aja yang keluar masuk tanpa permisi. (tebe)

You Might Also Like

Jombang Jadi Tuan Rumah, NU Ogah Ulang Drama 2015

Saeful dan Thiery Deg-degan, 2 Sopir Bus Profesional Lulusan JIDS Bekerja di Hiroshima Kotsu Jepang

Sapa Lebih Dekat: Komisaris Dengarkan Aspirasi Insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Wisata dan Ekonomi Syariah Digenjot

327 Desa di Jateng Pilih Jalan Antikorupsi

TAGGED:investasi asing jatengkanwil imigrasi jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan. Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari
Next Article Absen Fiktif, 3.000 ASN Brebes Siap-Siap Kena Sanksi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MENGAIS REZEKI - Pelaku UMKM sedang melayani pembeli saat penutupan MTQ di Semarang, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat

SAMPAIKAN KEPUTUSAN - Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, membacakan keputusan lomba didampingi Sekretaris Dewan Hakim, Dr. Muhammad Ramli Massange, M.A. Sabtu (19/9/2026). (dul)

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional ke-31, Jateng Nomor Berapa?

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberi sambutan saat penutupan penutupan MTQ Nasional ke-31, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Penutpan MTQ Nasional, Gubernur Jateng Sampaikan Pesan Ini kepada Kafilah

Agustina Tegaskan Trans Semarang Bukan Bisnis

JUARA REBANA--Tim DM Group asal Kediri menerima hadiah secara simbolis usai menjadi juara pertama Festival Rebana Nasional 2026 yang jadi rangkaian MTQ di Kota Semarang. (ist)

DM Group Kediri Juara Festival Rebana MTQ Nasional di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Books Bos di Jl. Dorang No.7, Dadapsari, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, nyediain buku-buku impor dengan harga miring.
Info

Hidden Gem Perbukuan di Semarang, ‘Books Bos’ Sediain Buku Impor Harga Lokal

Januari 7, 2026
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto saat memimpin Rapat Kerja Komisi IV dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Rabu (3/9/2025). Foto: dok.
Ekonomi

KKP Kebanjiran Anggaran Rp13 T! DPR Komisi IV Dukung Penuh Ekonomi Biru untuk Ketahanan Pangan 2026

September 3, 2025
Mantan Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Hukum

Suara Terdakwa Korupsi Masjid Agung Karanganyar: Juliyatmono Ikut Nikmati, tapi Bebas

Februari 26, 2026
Ilustrasi BPJS Kesehatan.
Info

Wali Kota Denpasar Buka-bukaan! Penonaktifan BPJS Kesehatan Itu Instruksi Presiden

Februari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Investor Asing Masuk Deras, Pemprov Pasang “Radar”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?