Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Anak Curhat ke AI, Bukan ke Ortu: Pemprov Geber Program Berbasis Keluarga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Anak Curhat ke AI, Bukan ke Ortu: Pemprov Geber Program Berbasis Keluarga

Zaman makin canggih, tapi obrolan di rumah malah makin sepi. Di Jateng, fenomena anak curhat ke AI ketimbang ke orang tua mulai jadi alarm serius. Pemerintah pun nggak tinggal diam, langsung tancap gas lewat sederet program keluarga.

T. Budianto
Last updated: April 14, 2026 7:59 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SAMBUTAN SEKDA: Sekda Jateng, Soemarno memberikan sambutan saat Rakorda Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana yang digelar BKKBN Perwakilan Jateng di Gedung Grhadika Bakti Praja, Selasa (14/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng lagi fokus memperkuat pembangunan keluarga lewat program nasional Bangga Kencana, singkatan dari Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana.

Tapi santai, isinya nggak kaku, justru banyak program yang relate sama kehidupan sehari-hari. Mulai dari Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Sidaya (Lansia Berdaya), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), sampai Super Apps berbasis digital.

Baca juga: Demi Keluarga Jateng Lebih Waras dan Sehat, PKK Jateng Gandeng BKKBN

Implementasinya juga nggak setengah-setengah. Misalnya, Genting jalan lewat penguatan Tim Pendamping Keluarga dan webinar santai “ngopi penak” bahas isu keluarga. Sementara Tamasya fokus ke lingkungan ramah anak, dari daycare sampai sekolah.

Program GATI pun nggak kalah unik. Ada gerakan “SatuJamku” yang ngajak ayah meluangkan waktu khusus buat keluarga, plus kampanye kesetaraan gender. Di sisi lain, program Sidaya menyasar lansia lewat Sekolah Cerdas Perempuan alias Serat Kartini dan Bina Keluarga Lansia.

Keprihatinan Keluarga

Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, blak-blakan soal kondisi sekarang. Menurutnya, banyak anak justru lebih nyaman curhat ke AI daripada ke keluarga sendiri. “Kita prihatin. Anak-anak sekarang malah curhat ke AI, bukan ke orang tua,” ujarnya saat Rakorda di Gedung Grhadika Bakti Praja, Selasa (14/4/2026).

Karena itu, ia mengajak keluarga untuk “balik ke basic”, ngumpul bareng, taruh gadget, dan ngobrol langsung. Sesimpel itu, tapi makin jarang dilakukan.

Baca juga: Lawan Stunting dari Hulu, Pemprov Jateng Gandeng BKKBN

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jateng, Rusman Effendi, menegaskan bahwa semua program ini butuh dukungan penuh dari pemerintah daerah agar benar-benar jalan di lapangan.

Di acara itu juga, Pemprov Jateng kasih penghargaan ke daerah yang dinilai sukses menjalankan program, seperti Surakarta, Temanggung, dan Klaten.

Di era serba digital, ternyata yang paling langka bukan sinyal, tapi waktu ngobrol sama keluarga. Kalau terus begini, jangan heran kalau nanti yang paling ngerti perasaan kita… malah chatbot. (tebe)

You Might Also Like

Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi

Kemendagri Angkat Jempol! Siskamling Semarang Jadi Role Model Nasional

Pilgub Masih Lama, Jateng Mulai Nabung Biar APBD Nggak Kaget

BUMD Didorong Jadi Motor Ekonomi Daerah

GAS Jateng 2025: Pameran Pamungkas yang Bikin Warga Auto Ngebut ke Mall!

TAGGED:bkkbnpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Koperasi di Jateng Didorong Naik Kelas
Next Article Lagi, KPK Panggil Tujuh ASN Pemkab Pekalongan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha Sebut Haji Punya Kekuatan Ekonomi Luar Biasa

Buya Yahya Tegas soal Manipulasi Data di Tempat Kerja

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Penggaron Kidul Gotong Royong Naik Kelas

Oktober 14, 2026
Ekonomi

Ratusan Produsen-Pembeli Dikumpulkan Demi Harga Tetap Waras

Juni 10, 2026
Sekda Jateng, Sumarno menanggapi ramainya protes kenaikan pajak kendaraan bermotor. (ist)
Info

Pemprov Jateng Klaim Tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan, tapi Rakyat Tetap Bayar Lebih Mahal

Februari 14, 2026
Daerah

Lelaki Misterius Jeruklegi Terseret Pasundan, Warga Gempar

November 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Anak Curhat ke AI, Bukan ke Ortu: Pemprov Geber Program Berbasis Keluarga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?