Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ogah Nanggung Beban Sendirian, Pemkot Semarang Ajak Daerah Lain Kompak Atasi Banjir-Rob
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ogah Nanggung Beban Sendirian, Pemkot Semarang Ajak Daerah Lain Kompak Atasi Banjir-Rob

R. Izra
Last updated: Mei 30, 2026 1:55 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
TANGANI BANJIR--Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyampaikan strategi tangani banjir rob saat Rembug Pembangunan Jateng di Pendopo Kabupaten Grobogan, Jumat (29/5/2026). (bae)
TANGANI BANJIR--Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyampaikan strategi tangani banjir rob saat Rembug Pembangunan Jateng di Pendopo Kabupaten Grobogan, Jumat (29/5/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pemkot Semarang angkat suara soal banjir dan rob yang makin sering datang. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, bilang persoalan itu nggak bisa dibebankan ke Semarang sendirian.

Menurutnya, posisi Semarang yang ada di hilir bikin dampak banjir kiriman dari daerah atas makin terasa. Apalagi kondisi penurunan muka tanah di kawasan Pantura juga terus terjadi tiap tahun.

“Sebagai kota yang berada di wilayah hilir, Kota Semarang berkomitmen menjadi resilient city atau kota yang berketahanan. Namun, beban yang kami hadapi sangat besar karena dipengaruhi oleh kondisi di wilayah hulu,” ujar Iswar, Jumat (29/5/2026).

Bacaaja: Pembenahan Tata Ruang Kunci Cegah Banjir Rob Berulang
Bacaaja: Proyek Tanggul Laut Semarang Udah Jalan, Mengapa Walhi Konsisten Mengkritik?

Ia lalu menyinggung Sungai Babon yang hulunya ada di Kabupaten Semarang dan Kendal. Karakter sungainya disebut cukup ganas karena aliran air dari atas bisa meluncur cepat saat hujan deras.

Dampaknya langsung terasa di wilayah bawah seperti Genuk dan Muktiharjo. Tahun ini saja, banjir besar di Muktiharjo disebut sudah terjadi lima kali, padahal biasanya cuma sekali atau dua kali setahun.

“Ini adalah keprihatinan yang harus kita tangkap bersama sebagai persoalan besar,” imbuhnya.

Anggaran fiskal Kota Semarang tidak akan pernah cukup jika hanya dihabiskan untuk menangani persoalan klasik ini secara sepihak.

“Diperlukan kerja sama antardaerah dalam konsep tata ruang yang jelas,” tegasnya.

Iswar juga bilang penanganan teknis seperti normalisasi sungai memang bisa dilakukan. Tapi biaya pembangunan fisik bakal jauh lebih mahal kalau daerah hulu nggak ikut berbenah lingkungan.

Karena itu, Pemkot Semarang mendukung usulan reboisasi dan penanaman pohon di wilayah atas. Langkah itu dinilai bisa bantu menahan laju air sebelum masuk ke kawasan hilir.

Pernyataan itu disampaikan Iswar saat menghadiri Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Pendopo Kabupaten Grobogan, Jumat (29/5/2026). Ia datang mewakili Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (bae)

You Might Also Like

Lalu Lintas Nataru di Jateng Belum Padet Banget, Luthfi: Masih Cenderung Datar

Sat-set, Setahun Polres Banjarnegara Bongkar Ratusan Kasus Kriminal

HP Xiaomi Mulai Lemot? Cek Sisa Umurnya

Marak Demo Pelajar, Ini yang Terjadi di Banjarnegara

Posko Terpadu Lebaran Jateng Siap Pantau Jalur 24 Jam

TAGGED:banjirheadlinepemkot semarangrob
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KETERANGAN PERS - Kasat Reskrim Polres Temanggung, I Komang Mahendra Deputra menjelaskan penanganan kasus kematian korban glamping Posong. (ist) Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Glamping Maut Temanggung: Butuh 5 Hari
Next Article DAMPINGI KORBAN--Kuasa hukum korban, Sukarman (kiri) menjelaskam kasus dugaan penganiayaan petinggi HIPMI Jateng. (ist) Korban Penganiayaan Petinggi HIPMI Jateng Buka Suara di Hadapan Penyidik Polda

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

November Mulai Basah, Musim Hujan Jateng Bisa 8 Bulan

Demi Challenge Rp1 Juta, Pemuda Bondowoso Lecehkan Al Quran

Jejak Karier Nanang Haryono, Kapolresta Sleman Sehari-Semalam

Belum Genap 24 Jam Pimpin Sleman, Nanang Langsung Dimutasi

COD Emas Batangan Rp250 Juta Berujung Perampokan di Kediri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Giliran Wisata Guci Mendadak Luluh Lantak, Begini Gambarannya

Desember 21, 2025
BUS LISTRIK--Penumpang baru saja turun dari bus listrik Trans Semarang.
Info

Hore! Bus Listrik Trans Semarang bakal Layani Warga Mulai September

Juli 8, 2026
Daerah

Update Banjarnegara, Tiga Korban Ditemukan Lagi

November 20, 2025
MAGNET PENGUNJUNG - Booth PLN Icon Plus turut menjadi salah satu titik yang menarik perhatian pengunjung Ecofest 2026. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat ICONNET, mulai dari paket promo internet rumah tanpa batas kuota, hingga berbagai layanan yang tersedia di PLN Mobile.
Info

Hadir di Ecofest 2026, PLN Icon Plus Perkuat Pengalaman Konektivitas dan Layanan Digital

September 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ogah Nanggung Beban Sendirian, Pemkot Semarang Ajak Daerah Lain Kompak Atasi Banjir-Rob
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?