Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekda: Jangan Sampai Koperasi Merah Putih Ikut “Rontok
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Sekda: Jangan Sampai Koperasi Merah Putih Ikut “Rontok

Belum juga benar-benar panas mesinnya, Koperasi Merah Putih sudah diingatkan jangan sampai masuk jalur klasik: niat bagus, akhir cerita berantakan. Sekda Jateng Sumarno pun angkat suara, ngasih warning ke para sekda se-Jawa Tengah supaya urusan koperasi ini gak setengah-setengah.

T. Budianto
Last updated: Januari 31, 2026 11:00 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
RAKOR FORSESDASI: Sekda Jateng, Sumarno menghadiri Rapat Koordinasi Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komwil Jateng di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Kamis (29/1/2026) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, TEGAL- Sekda Jateng, Sumarno meminta seluruh sekda kabupaten/kota di Jateng benar-benar memberi perhatian penuh pada tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Pesannya jelas: jangan mengulang sejarah kelam Koperasi Unit Desa (KUD) yang dulu sempat berjaya, tapi akhirnya tumbang karena masalah manajemen.

“KDKMP harus jadi perhatian. Jangan sampai mengulang pengalaman KUD dulu yang rontok karena problem manajemen,” ujar Sumarno saat Rapat Koordinasi Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komwil Jateng di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Kamis malam (29/1/2026).

Baca juga: Kopdes Merah Putih di Jateng Sudah Beroperasi, Ini Kata Gubernur Luthfi

Menurutnya, KDKMP punya potensi besar sebagai motor ekonomi kerakyatan dari desa. Tapi catatannya satu: harus dikelola profesional dan benar-benar berpihak ke anggota, bukan cuma ramai di awal.

Data Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah per Oktober 2025 mencatat, sudah ada 8.523 unit Koperasi Merah Putih berbadan hukum di Jateng. Dari jumlah itu, 3.891 unit sudah aktif beroperasi dengan total anggota mencapai 136.112 orang.

Samakan Persepsi

Sumarno menilai rapat koordinasi ini bukan cuma soal agenda formal, tapi jadi ruang penting buat menyamakan persepsi antarsekda yang memegang tanggung jawab serupa. “Kegiatan ini yang utama adalah silaturahmi. Kita kumpul karena tanggung jawab kita yang sama,” katanya.

Ia juga menyinggung tantangan ke depan, mulai dari tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, hingga penyesuaian dana transfer pusat ke daerah yang mau tak mau harus dihadapi bareng-bareng.

Tak hanya itu, Sumarno mengingatkan pentingnya hubungan harmonis antara sekda dan kepala daerah. Menurutnya, komunikasi yang nyambung dan satu frekuensi jadi kunci menjaga stabilitas pemerintahan.

Baca juga: Puan: Koperasi Merah Putih Bukti Negara Hadir di Desa

Hal senada disampaikan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono. Ia menekankan pentingnya keterbukaan komunikasi agar birokrasi tidak terjebak sekat-sekat yang bikin kerja makin ribet. “Yang penting kepala daerah dan sekda satu frekuensi. Kalau tidak pas, saling mengingatkan supaya kebijakan berjalan baik,” ujarnya.

Singkatnya, Koperasi Merah Putih jangan cuma gagah di nama dan spanduk. Kalau tata kelolanya asal-asalan, bisa-bisa warnanya merah bukan karena semangat, tapi karena lampu tanda bahaya menyala. (tebe)

You Might Also Like

Semarang Bersiap Jadi Panggung MTQ Nasional 2026

Sawah Terendam Banjir, Klaim Asuransi Petani Masuk Tahap Validasi

Pemprov-Lanal Semarang Sepakat Jaga Perairan

Sinergi Jadi Kunci, Kakanwil Kemenkum Jateng Tekankan Peran Kolaboratif SDM

Libur Akhir Tahun, Kapolda Turun Gunung Cek Posyan Tawangmangu

TAGGED:kopdes merah putihpemprov jatengsekda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi perampokan, pelaku bersenjata tajam. (grafis/wahyu) Gak Hanya Ngerampok, Agus Diduga Sudah Rencanakan Pembunuhan Juragan Sate Boyolali
Next Article Ilustrasi TikTok. Viral Uninstall Massal TikTok, Gara-gara Pengendali Baru ‘Orang Dekat’ Presiden

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Jalan Jepara-Keling Akhirnya Dibeton

Juni 12, 2026
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Ekonomi

Saleh Optimistis Investasi Jateng 2026 Ngebut, Iklim Usaha Dinilai Makin Ramah

April 6, 2026
Ekonomi

Mudik Lewat Udara Makin Ramai, Bandara Ahmad Yani Tambah 78 Penerbangan Ekstra

Maret 14, 2026
RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi?
Fokus

Semarang Jangan Terbiasa dengan Banjir dan Longsor

Mei 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekda: Jangan Sampai Koperasi Merah Putih Ikut “Rontok
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?