Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Viral Uninstall Massal TikTok, Gara-gara Pengendali Baru ‘Orang Dekat’ Presiden
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Viral Uninstall Massal TikTok, Gara-gara Pengendali Baru ‘Orang Dekat’ Presiden

R. Izra
Last updated: Januari 31, 2026 11:08 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi TikTok.
Ilustrasi TikTok.
SHARE

BACAAJA – TikTok lagi kena badai besar di Amerika Serikat. Setelah operasionalnya resmi pindah ke entitas baru berbasis AS, banyak pengguna langsung ambil langkah ekstrem: hapus aplikasi.

Aksi uninstall massal ini bukan tanpa alasan. Banyak pengguna mulai nggak percaya sama manajemen TikTok yang baru, apalagi setelah muncul kabar kalau pengendalinya punya hubungan dekat dengan Presiden AS Donald Trump.

Salah satu nama yang bikin publik makin waswas adalah Oracle. Perusahaan ini disebut ikut terlibat dalam entitas baru TikTok, sementara pendirinya, Larry Ellison, dikenal sebagai sekutu politik Trump. Dari sini, kecurigaan publik langsung meledak.

Bacaaja: Bikin Greget! Ada Drama Aplikasi Wajib di Ponsel Baru India

Di media sosial, warganet ramai membahas perubahan kebijakan TikTok pasca divestasi ByteDance. Isinya bikin banyak orang mikir dua kali buat tetap pakai aplikasi ini. Mulai dari kemungkinan pengumpulan data sensitif, seperti ras, etnis, hingga orientasi seksual, sampai informasi kewarganegaraan, status imigrasi, dan keuangan.

Memang, poin-poin kebijakan itu sebenarnya bukan hal baru. Versi serupa sudah ada sejak 2024. Tapi masalahnya, kebijakan lama itu viral di momen yang salah—tepat saat TikTok berada di bawah kendali perusahaan baru yang dianggap “satu kubu” dengan Trump.

Hasilnya? Sentimen publik langsung negatif.

Bacaaja: Infinix Note 60: HP Murah Gak Bikin Kamu Tersesat, Bisa Nyambung Satelit Anti-Lost Contact!

Situasi makin panas setelah muncul dugaan TikTok mulai membatasi konten yang kritis terhadap Trump dan kebijakan imigrasi AS. Meski TikTok membantah dan menyebut gangguan algoritma disebabkan pemadaman listrik di salah satu pusat data, banyak pengguna terlanjur nggak percaya.

Dampaknya langsung kelihatan. Menurut firma riset Sensor Tower, jumlah pengguna yang menghapus TikTok melonjak 150 persen dibandingkan rata-rata tiga bulan sebelumnya.

Di saat yang sama, eksodus dari TikTok justru bikin aplikasi lain panen durian runtuh. Aplikasi media sosial baru bernama UpScrolled mendadak naik daun dan langsung jadi aplikasi gratis nomor satu di Apple App Store, ngalahin nama-nama besar seperti ChatGPT, Threads, dan Google Gemini.

Sementara itu, TikTok justru melorot jauh ke posisi 27. Mencerminkan penurunan tajam minat publik terhadap TikTok.

Pendiri UpScrolled, Issam Hijazi, mengklaim jumlah pengguna aplikasinya tembus 1 juta orang hanya dalam hitungan hari. UpScrolled memposisikan diri sebagai platform bebas sensor dan anti “shadowban”, sekaligus menyindir platform besar yang dinilai suka membungkam suara pengguna lewat algoritma.

Fenomena ini menunjukkan satu hal: bagi banyak pengguna, kedekatan TikTok dengan kekuasaan politik apalagi Trump jadi red flag besar. Dan ketika kepercayaan hilang, satu klik “hapus aplikasi” terasa jadi keputusan paling logis. (*)

You Might Also Like

Rokok dan Minol Ilegal Senilai Rp11 Miliar Dimusnahkan

Banjir Mangkang, Sinyal Riskannya Infrastruktur Semarang

Kota Semarang “Nabung” Sejuta Liter Air Hadapi Kemarau Panjang

Iran Gak Tinggal Diam, Balas Serangan Israel-AS: Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Bukan Cuma Bangun Jalan, TMMD Bikin Mangunsari Ikut Glow Up

TAGGED:amerika serikatdonald trumphapus aplikasiheadlineorang dekat presidenred flagtiktokuninstall
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekda: Jangan Sampai Koperasi Merah Putih Ikut “Rontok
Next Article Longsor Pemalang: Luthfi Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Terpenuhi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Prabowo Mau Setop PLTD dan Putus Ketergantungan BBM

April 9, 2026
Hukum

Ombak Lagi Ganas, HNSI Jateng: Jangan Pertaruhkan Nyawa

Januari 20, 2026
Politik

Pilkada Emang Banyak Masalah, tapi Bukan Lempar ke DPRD Solusinya

Desember 30, 2025
Fokus

Ekonomi Sudah Beri Sinyal Kritis, Akankah Krisis 98 Terulang?

Juni 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Viral Uninstall Massal TikTok, Gara-gara Pengendali Baru ‘Orang Dekat’ Presiden
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?