Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BEM Undip Cegat Menkeu Purbaya, Serahkan “Diponegoro Menggugat”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

BEM Undip Cegat Menkeu Purbaya, Serahkan “Diponegoro Menggugat”

Sejumlah mahasiswa dari BEM Undip mengadang langkah Purbaya untuk menyerahkan pigura berisi policy brief bertajuk "Diponegoro Menggugat".

R. Izra
Last updated: Juli 3, 2026 10:36 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
KOLASE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan policy brief bertajuk "Diponegoro Menggugat" yang diserahkan mahasiswa Undip, Jumat (3/7/2026). (dul)
KOLASE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan policy brief bertajuk "Diponegoro Menggugat" yang diserahkan mahasiswa Undip, Jumat (3/7/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Mahasiswa menyerahkan petisi “Diponegoro Menggungat” kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Di penghujung kuliah umum Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, di Universitas Diponegoro (Undip), Jumat (3/7/2026), suasana mendadak berubah. Sejumlah mahasiswa dari BEM Undip menghadang langkah sang menteri untuk menyerahkan sebuah pigura berisi policy brief bertajuk “Diponegoro Menggugat”.

Bukan sekadar cendera mata, isi pigura itu merupakan hasil kajian mahasiswa yang memuat kritik sekaligus rekomendasi terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah. Mulai dari pengelolaan APBN, prioritas belanja negara, hingga kondisi ekonomi yang dinilai makin membebani masyarakat.

Bacaaja: Apa yang Ditakutkan? Heboh, Wartawan Dilarang Meliput dan Wawancara Menkeu di Undip
Bacaaja: Usai Jaga, Dokter Muda Undip Ikut Demo di Semarang: Harga Obat Naik saat Rupiah Lemah

Kepala Divisi Aksi dan Jaringan BEM Undip, Emilio Wiwanda, mengatakan dokumen tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masa depan Indonesia, bukan sekadar aksi simbolis.

“Ini bukti cinta kami terhadap Indonesia dan masa depan ekonomi bangsa. Kami berharap Pak Purbaya bisa segera memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia,” ujar Emilio saat menyerahkan dokumen tersebut.

Purbaya pun menerima pigura itu dan sempat menanyakan langsung apa saja masukan yang ingin disampaikan mahasiswa.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan Ketua Bidang Sosial Politik BEM Undip, Fadhil Dzikra, untuk menjelaskan bahwa isi dokumen merupakan hasil kajian mahasiswa terhadap berbagai persoalan ekonomi yang dinilai perlu segera dibenahi.

“Pak, ini adalah suara kami dari Aliansi Suara Undip. Suara mahasiswa yang resah melihat situasi ekonomi Indonesia saat ini,” kata Fadhil.

Menurutnya, kajian tersebut disusun berdasarkan berbagai data mengenai kondisi makroekonomi, kualitas pertumbuhan ekonomi, hingga arah kebijakan fiskal pemerintah.

Salah satu poin yang paling disorot adalah besarnya anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mahasiswa menilai program itu perlu terus dievaluasi, termasuk dampaknya terhadap alokasi anggaran sektor lain.

Selain itu, mereka juga mengingatkan pentingnya menjaga mandatory spending di bidang pendidikan dan kesehatan agar tidak tergerus oleh program-program baru. Menurut mereka, dua sektor tersebut merupakan hak dasar masyarakat yang harus tetap menjadi prioritas dalam penyusunan APBN.

Tak hanya itu, mahasiswa juga menyoroti pentingnya tata kelola anggaran yang lebih transparan dan akuntabel. Mereka meminta pemerintah membuka ruang evaluasi yang lebih luas agar setiap rupiah uang negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua Divisi Aksi dan Jaringan Bidang Sosial Politik BEM FEB Undip, Ibunu Nadhir, menegaskan policy brief yang diserahkan bukan disusun dalam semalam. Dokumen itu lahir dari diskusi dan telaah berbagai data ekonomi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kritik mahasiswa bukan sekadar opini, tetapi disusun berdasarkan kajian akademik. Harapannya, dokumen ini benar-benar dipelajari dan bisa menjadi bahan evaluasi pemerintah,” ujarnya.

Lewat aksi tersebut, BEM Undip menegaskan mereka akan terus mengawal kebijakan ekonomi pemerintah. Mereka berharap ruang dialog antara pemerintah dan kalangan akademik tidak berhenti di forum seremonial, tetapi benar-benar menjadi bagian dari proses penyusunan kebijakan yang lebih terbuka dan berpihak pada kepentingan publik. (dul)

You Might Also Like

Sampah Semarang Didominasi Organik, Proyek PSEL Dikritik Walhi

Kemenkes Gerak Cepat Edukasi Imunisasi di Pesawaran, Ada Talkshow hingga Dongeng Anak

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

PDIP Balik Serang Isu BEM UBK Terima Uang

Trump Mendarat Bawa Bos Raksasa, Beijing Langsung Gelar Karpet Merah

TAGGED:diponegoro menggugatheadlinemahasiswa undipmenkeupolicy briefPurbaya Yudhi Sadewa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kekeringan Landa Gunungkidul, Warga Tepus Mulai Kesulitan Air Bersih

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOLASE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan policy brief bertajuk "Diponegoro Menggugat" yang diserahkan mahasiswa Undip, Jumat (3/7/2026). (dul)

BEM Undip Cegat Menkeu Purbaya, Serahkan “Diponegoro Menggugat”

Kekeringan Landa Gunungkidul, Warga Tepus Mulai Kesulitan Air Bersih

Tiga Komodo Dibanderol Puluhan Juta, Jejak Transaksinya Bikin Kaget

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Kasus Aiptu N Bikin Geger, Dugaan KDRT Berat Kini Diusut

Kepala Terasa Muter Tiba-Tiba, Ini Ragam Pemicu Vertigo Yang Sering Muncul

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

PPPK Deg-degan Ada Ancaman PHK Massal, DPR Minta Aturan Ditunda Dulu

Maret 25, 2026
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bangga karena bawang merah Brebes tembus pasar internasional dengan ekspor perdana akhir Juni 2025 sebanyak 11ribu 800 ton ke Singapura Thailand dan Vietnam
Ekonomi

11.800 Ton Bawang Merah Brebes Terbang Ke Thailand, Singapura dan Vietnam

Juli 1, 2025
Hukum

Proyek Kakao Fiktif, Tiga Dosen Bergelar Doktor Jadi Terdakwa

Oktober 23, 2025
Lulusan SMP yang baru diterima di SMA mengikuti orientasi awal sekolah. (humas pemprov)
Daerah

72.460 Siswa Miskin di Jateng Bisa Bersekolah Gratis Melalui Skema Ini

Juli 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BEM Undip Cegat Menkeu Purbaya, Serahkan “Diponegoro Menggugat”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?