Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Apa yang Ditakutkan? Heboh, Wartawan Dilarang Meliput dan Wawancara Menkeu di Undip
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Apa yang Ditakutkan? Heboh, Wartawan Dilarang Meliput dan Wawancara Menkeu di Undip

Wartawan dilarang meliput dan diusir dari lokasi acara saat Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kuliah umum di Undip.

R. Izra
Last updated: Juli 3, 2026 8:00 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
KEKECEWAAN - Sejumlah awak media menaruh id card dan peralatan liputan di lantai sebagai bentuk protes dan kekecewaan setelah dilarang meliput Menkeu Purbaya di Muladi Dome Undip, Jumat (3/7/2026). (dul)
KEKECEWAAN - Sejumlah awak media menaruh id card dan peralatan liputan di lantai sebagai bentuk protes dan kekecewaan setelah dilarang meliput Menkeu Purbaya di Muladi Dome Undip, Jumat (3/7/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Entah apa yang ditakutkan oleh Undip dan juga Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya, sehingga tak memperbolehkan wartawan meliput. Bahkan mengusir juru warga dari lokasi acara.

Kuliah umum Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip), Jumat (3/7/2026), justru menyisakan polemik. Sejumlah jurnalis yang datang untuk meliput mengaku dilarang masuk, diminta menghapus foto yang sudah diambil, hingga tidak diberi kesempatan mewawancarai menteri.

Peristiwa itu pun menuai kecaman dari Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Jawa Tengah-DIY yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk penghalangan kerja jurnalistik.

Bacaaja: Mensesneg Sebut Anggaran MBG Dipangkas, Menkeu Purbaya: Belum Tentu
Bacaaja: MBG Nasibmu Kini, Semua Lini Dikorupsi dari Ompreng hingga Kaus Kaki

Salah seorang jurnalis, Dhika, bercerita dirinya tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 WIB. Saat itu pengamanan belum terlalu ketat sehingga ia sempat masuk ke dalam gedung dan mengambil beberapa foto serta video suasana acara.

Namun tak lama kemudian, seorang pria yang mengaku sebagai staf Kementerian Keuangan menghampirinya. Bukannya memberikan informasi, pria tersebut justru meminta seluruh dokumentasi yang sudah diambil dihapus.

“Katanya acara Menteri Purbaya tidak mengundang media, jadi tidak boleh meliput dan tidak ada doorstop,” ujar Dhika.

Setelah itu, Dhika diminta keluar dari area acara sehingga tidak bisa melanjutkan peliputan. Di luar gedung, ia mendapati sejumlah jurnalis lain mengalami perlakuan serupa.

Sekitar pukul 14.48 WIB, rombongan wartawan kembali didatangi seorang perempuan yang mengaku berasal dari Humas Undip. Ia menegaskan media tidak diperbolehkan masuk ke lokasi maupun mewawancarai Menteri Keuangan. Wartawan diminta menunggu siaran pers resmi yang akan dibagikan setelah acara.

“Katanya kami cukup menunggu press release,” kata Dhika.

Pengalaman serupa dialami Iqbal, jurnalis media nasional. Ia mengaku sudah dicegah mengambil gambar bahkan sebelum acara dimulai.

“Saya juga dilarang mengambil foto. Waktu itu acaranya belum mulai,” ujarnya.

Saat mempertanyakan alasan larangan tersebut, petugas hanya menyebut hal itu merupakan prosedur dari Kementerian Keuangan.

“Saya tanya kenapa tidak boleh mengambil gambar. Jawabannya hanya karena prosedur dari Kemenkeu,” katanya.

KKJ: bentuk penghalangan kerja jurnalistik

MENGHINDARI WAWANCARA - Menteri Keuangan (Meneku)Purbaya Yudhi Sadewa, diadang mahasiswa setelah mengisi kuliah umum di Undip, Jum'at (3/7/2026). Pihak penyelenggara menyebut dilarang meliput dan mewawancarai Purbaya. (dul)
MENGHINDARI WAWANCARA – Menteri Keuangan (Meneku)Purbaya Yudhi Sadewa, diadang mahasiswa setelah mengisi kuliah umum di Undip, Jum’at (3/7/2026). Pihak penyelenggara menyebut dilarang meliput dan mewawancarai Purbaya. (dul)

Insiden tersebut langsung mendapat perhatian Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Jawa Tengah-DIY. Dalam pernyataan sikapnya, Koordinator KKJ Jateng-DIY Iwan Arifianto, menyatakan larangan meliput, permintaan menghapus dokumentasi, hingga penutupan akses terhadap media merupakan bentuk penghalangan kerja jurnalistik yang bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Menurut KKJ, kerja jurnalistik bukan hanya menyangkut kepentingan media, tetapi juga hak masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan.

Karena itu, KKJ mendesak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pihak Undip menyampaikan permintaan maaf serta mengevaluasi pihak-pihak yang diduga menghalangi proses peliputan.

KKJ juga mengingatkan seluruh penyelenggara kegiatan publik agar menghormati kerja jurnalistik yang dijamin undang-undang. Organisasi tersebut turut menyatakan siap memberikan pendampingan kepada jurnalis yang mengalami intimidasi maupun bentuk penghalangan saat menjalankan tugas peliputan. (dul)

You Might Also Like

Awal Tahun, 26 Ribu Calon Haji Jateng Sudah Beresin Bipih

Dana Dipangkas 80 Persen, LPM Missi UIN Walisongo Tetap Berkarya

Sulteng Ikut Diguncang Gempa M 5,9

Duh, Disnaker Jateng Belum Bisa Nentuin Kapan UMP Diketok

Gudang Sepi di Mijen Semarang Ternyata Pabrik Narkoba! Kapasitas Produksi 1 Ton Ekstasi

TAGGED:dilarang meliputheadlinejurnaliskuliah umummenkeumuladi domePurbaya Yudhi Sadewaundipwartawanwartawan diusri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi krisis air bersih saat kekeringan melanda. Peneliti menyebut, kekeringan bukan karena kemarau semata, melainkan karena rusaknya lingkungan oleh ulah manusia. Kerusakan Lingkungan di Balik Ancaman Krisis Air, Peneliri: Bukan Lagi Sekadar soal Kemarau
Next Article FOKUS KAWAL PROGRAM - Barisan Relawan Gigih Berani (Bala Gibran) menyatakan saat ini fokus mengawal program Prabowo-Gibran, belum membahas kontesasi Pilpres 2029. Ramai Dukungan Gibran Maju Capres 2029, Bala Gibran: Kami Belum Bicara Pilpres

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)

7.315 Pekerja Jateng Kena PHK, DPRD: Jangan Cuma Dicatat, Harus Dicarikan Solusi!

Koordinator Abjat Presidium Jateng, Aulia Hakim menyampaikan keterangan di sela aksi demontrasi di kantor Gubernur Jateng, Kamis (1/10/2026). (dul)

Buruh Minta UMK Naik 10 Persen, Abjat: Upah Masih di Bawah KHL

Lapas Purwodadi Buka-bukaan Soal Layanan Kunjungan

Jaga Lisan, Karena Satu Kata Bisa Berujung Dosa

TPA Jatibarang Terbakar, Pemprov Bentuk Tim Gabungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Dua Pertiga Pekalongan Tenggelam, Pengungsi Tembus 2.400 Orang

Januari 19, 2026
Info

Belajar Arah Kiblat dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Purwodadi Dibekali Ilmu Falak

Juli 16, 2026
Info

Film Pesta Babi Dilarang Malah Meledak, Mahfud MD Ikut Buka Suara Keras

Mei 23, 2026
Info

Tali Asih Penghafal Alquran Balik Lagi di 2026

Januari 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Apa yang Ditakutkan? Heboh, Wartawan Dilarang Meliput dan Wawancara Menkeu di Undip
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?