Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Soal Program 3 Juta Rumah, Jateng Dianggap Paling Siap
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Soal Program 3 Juta Rumah, Jateng Dianggap Paling Siap

Punya rumah sendiri sekarang rasanya udah kayak achievement game level dewa. Harga tanah naik terus, cicilan makin bikin mikir dua kali, sementara banyak warga masih numpang mimpi di kamar kontrakan. Tapi di tengah drama itu, Jateng malah disebut jadi provinsi paling siap buat ngegas program 3 juta rumah dari pemerintah pusat.

T. Budianto
Last updated: Mei 19, 2026 9:36 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Kompleks Rumah Susun Kaligawe, Semarang. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah menilai Jateng jadi salah satu daerah yang paling siap menjalankan program nasional 3 juta rumah.

Pernyataan itu disampaikan Fahri saat bertemu Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, di Semarang, Senin (18/5/2026). Menurut Fahri, salah satu kekuatan Jateng ada di urusan data pertanahan yang dinilai lebih rapi dibanding daerah lain.

“Jateng di antara yang cukup siap karena database tanahnya paling bagus,” kata Fahri. Ia menegaskan, data warga yang benar-benar membutuhkan rumah jadi kunci utama supaya program ini nggak salah sasaran dan bisa jalan efektif.

Baca juga: Jateng Ngebut Beresin Backlog

Di sisi lain, Taj Yasin mengakui masalah backlog atau kekurangan rumah di Jateng memang masih cukup serius. Berdasarkan data Triwulan I Tahun 2026, backlog perumahan di Jateng masih menyisakan 1.051.656 unit.

Artinya, masih ada lebih dari sejuta kebutuhan rumah yang belum terpenuhi. “Kondisi ini memerlukan intervensi yang masif, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat,” ujar Gus Yasin.

Pemprov Jateng sendiri mengklaim terus melakukan berbagai intervensi lewat bantuan APBD, bantuan keuangan desa, sampai bantuan sosial untuk program rumah layak huni.

Kedua Nasional

Pada 2025 lalu, penanganan rumah mencapai 17.510 unit. Sementara tahun 2026 ini ditargetkan ada 5.000 unit tambahan yang bakal ditangani. Selain itu, realisasi KPR FLPP di Jateng juga terbilang tinggi. Tahun 2025, jumlahnya mencapai 24.470 unit dengan nilai Rp2,9 triliun dan menempatkan Jateng di posisi kedua nasional.

Sedangkan periode Januari-April 2026, realisasi FLPP sudah mencapai 4.613 unit senilai Rp550,3 miliar dan menempatkan Jateng di peringkat ketiga nasional.

Biar masyarakat makin gampang punya rumah, Pemprov juga kasih pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan BPHTB hingga 100 persen khusus masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca juga: Perjuangan Atikah Nyisihin Separuh Gaji Demi Rumah Impian

Realisasi kebijakan PBG Rp0 sudah menyentuh 14.123 unit, sementara pembebasan BPHTB mencapai 1.320 unit. “Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau,” kata Taj Yasin.

Selain mendukung program nasional 3 juta rumah, Pemprov Jateng juga punya program daerah bertajuk “1 KK 1 Rumah Layak Huni”. Program itu dijalankan lewat gerakan “Ngopeni Omah Nglakoni Sesarengan” yang mengandalkan kolaborasi dan gotong royong warga.

Nggak cuma bangun rumah baru, Pemprov juga menggarap perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), relokasi rumah terdampak bencana, sampai pengembangan rumah apung buat kawasan pesisir yang sering kena rob.

Karena di negeri +62, punya rumah kadang bukan cuma soal kerja keras. Tapi juga soal kuat lawan harga tanah yang larinya lebih kenceng dari kenaikan gaji. (tebe)

You Might Also Like

Pikap Koperasi Merah Putih Masuk Selokan di Banyumas Hingga Terguling

Bank Jateng Masuk Arena Media Digital

Banjir Genangi Sejumlah Perumahan di Semarang, Ratusan Jiwa Terdampak  

Bos Google Bilang Investasi AI Sudah Lebay dan Irasional, tapi . . .

Haji Belum Mulai Puncak, Ribuan Pendatang Ilegal Sudah Dipulangkan

TAGGED:3 juta rumahbacklog jatengheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Stok Hewan Kurban di Jateng Aman
Next Article DAMPINGI KORBAN--Kuasa hukum korban, Sukarman (tengah) mendampingi keluarga korban dugaan penganiayaan oleh petinggi HIPMI Jateng. (ist) Pengusaha Jateng Baku Hantam, Pengurus HIPMI Ngaku Dipiting dan Diinjak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekolah Wajib Jadi Rumah Aman Buat ODHIV

Nakes Jember Kini Jemput Bola ke Rumah

Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Malioboro Mau Full Jalan Kaki, Parkir Dicari Bareng

Berangkat Ngajar, Guru Honorer Malah Jadi Korban Penganiayaan Aparat Desa

Sidang Tesis S2 Pakai Kostum Cosplay

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kasie Tindak Pidana Umum Kajari Kota Semarang Sarwanto saat memberikan keterangan pers terkait dugaan layanan prostitusi terselubung di Mansion Karaoke Semarang. Foto: Bae
Hukum

Masa Transisi KUHP Baru Jaksa Wajib Pilih Hukum Ringan, yang Untung Terdakwa

Januari 12, 2026
Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta.
Politik

63 Anggota DPR RI Lulusan SMA, 211 Lainnya Misterius Gak Jelas Pendidikannya Apa

September 18, 2025
Info

Bukit Mongkrang Ditutup Selama Ramadan

Januari 28, 2026
Sepak Bola

PSIS ke Kudus Bawa Luka Lama dan PR Baru

April 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soal Program 3 Juta Rumah, Jateng Dianggap Paling Siap
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?