Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Setelah Sumatera, Banjir Bandang Terjang Papua dan Kalimantan, Salah Siapa?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Setelah Sumatera, Banjir Bandang Terjang Papua dan Kalimantan, Salah Siapa?

R. Izra
Last updated: Januari 1, 2026 6:45 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi banjir dan longsor.
Ilustrasi banjir dan longsor.
SHARE

BACAAJA, BANJARMASIN – Setelah Sumatera lebih dulu dihantam banjir bandang dan longsor, kini Kalimantan ikut kebagian ujian. Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, tengah dilanda banjir yang berdampak ke ribuan warga.

Data terbaru mencatat, sebanyak 6.593 kepala keluarga atau 18.348 jiwa terdampak banjir yang merendam wilayah Kabupaten Banjar. Kondisi ini juga memaksa 302 warga mengungsi hingga Minggu (28/12/2025).

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, menyebut banjir sudah menjalar ke 89 desa di 14 kecamatan. Tak hanya warga, ribuan rumah ikut terdampak.

Bacaaja: Kini Giliran Papua, Banjir Bawa Kayu Gelondongan Hancurkan Jembatan
Bacaaja: 22 Desa Lenyap Diterjang Banjir Sumatera, Aceh Paling Parah

“Total rumah yang terdampak sekitar 5.206 unit, dan 1.714 unit di antaranya masih terendam hingga pagi tadi,” ujar Yayan.

Yang bikin miris, banjir ini juga berdampak ke kelompok rentan. Tercatat 505 lansia, 310 balita, 166 bayi, 368 anak-anak, 113 ibu hamil, dan 37 penyandang disabilitas ikut terdampak.

Sementara di lokasi pengungsian, terdapat 113 KK atau 302 jiwa, termasuk puluhan balita dan lansia.

Sementara itu, dampak banjir bandang juga dirasakan di Kabupaten Balangan, Sabtu (27/12/2025). Air bah dilaporkan mencapai ketinggian lebih dari dua meter dan merendam rumah warga hingga ke bagian atap.

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi menyebut desa yang paling terdampak adalah Juuh, Sungsum, dan Gunung Batu. Selain itu, Kecamatan Awayan juga terdampak banjir, meski dalam kategori banjir biasa.

Akibat kejadian ini, ratusan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat sedang hingga berat.

Kepala BPBD Balangan, Rahmi, mengungkap banjir merusak 70 fasilitas umum dan sekitar 4 kilometer ruas jalan.

“Hingga hari kelima pascabanjir, tim masih fokus membersihkan rumah dan fasilitas umum, terutama wilayah yang sulit dijangkau kendaraan roda empat,” ujar Rahmi, Kamis (1/1/2026).

Kerusakan paling banyak terjadi pada fasilitas pendidikan (25 unit) dan tempat ibadah (36 unit). Satu fasilitas kesehatan juga masih terdampak. Meski begitu, progres pembersihan sudah mencapai hampir 80 persen.

“Beberapa jalan sudah bisa dilalui normal. Pembersihan terus berjalan, baik di rumah warga, tempat ibadah, maupun ruas jalan,” tambahnya.

Untuk urusan sampah dan puing, Dinas Lingkungan Hidup bersama relawan setempat ikut turun tangan. Targetnya jelas: supaya warga bisa segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

“Puing dan sampah sudah mulai diangkut, akses jalan juga makin lancar,” tutup Rahmi.

Di Pulau lain, banjir bandang juga menerjang Keerom, Papua, Rabu (17/12). Kayu gelondongan juga hanyut, seperti di Sumatera.

Pertanyaannya, benarkah ini murni bencana alam, atau ini bencana yang kita latih bertahun-tahun?

Karena ketika hutan digunduli, tanah kehilangan daya serap. Sungai kehilangan batas. Dan hujan, tak lagi punya tempat pulang. (*)

You Might Also Like

Semarang Zoo Kasih HTM 10 Ribu + Pelajar Masuk Gratis

Bayang Bayang PHK PPPK Muncul, Daerah Mulai Ketar Ketir

Sujarwanto Gaspol! Pasang Target Bawa Jateng Balik ke Empat Besar PON

Tak Tahan Pegang Duit Panas, Istri Tersangka Korupsi BUMD Cilacap Balikin Rp6,5 Miliar

Buya Yahya Ingatkan Buka Bersama Jangan Sampai Lupa Ibadah

TAGGED:banjirbanjir bandangkalimantanpapuasumatera
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bukan Kaleng-Kaleng! Ini 5 Atlet Indonesia Paling Ngebut di 2025
Next Article Ilustrasi kecelakaan bus penumpang. (grafis/wahyu) SIM Sopir Bus Maut Cahaya Trans Diduga Palsu, Siapa akan Terseret?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng resmi membuka Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman), Sabtu (7/2/2026).
Info

Lebih dari Sekadar Tradisi, Dugderan Semarang Diperjuangkan Jadi Warisan Budaya Nasional

Februari 10, 2026
Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Info

Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos

Februari 10, 2026
Info

Imlek Bukan Cuma Barongsai: Menpar Sidak Sam Poo Kong

Februari 13, 2026
Daerah

Pemprov Relokasi 900 Rumah di Kawasan Tanah Gerak Tegal

Februari 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Setelah Sumatera, Banjir Bandang Terjang Papua dan Kalimantan, Salah Siapa?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?