Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kini Giliran Papua, Banjir Bawa Kayu Gelondongan Hancurkan Jembatan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kini Giliran Papua, Banjir Bawa Kayu Gelondongan Hancurkan Jembatan

R. Izra
Last updated: Desember 22, 2025 6:25 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, PAPUA – Setelah Sumatera dihajar banjir bandang, di Papua kejadian serupa terjadi. Banjir bandang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan. Bahkan, banjir bandang plus kayu gelondongan hancurkan jembatan.

Warga Distrik Keerom, Papua, mendadak dibuat kaget. Rabu (17/12), Sungai Pas yang biasanya jadi urat nadi kehidupan, berubah jadi jalur ancaman.

Tumpukan kayu gelondongan hanyut deras dari hulu, menghantam jembatan, dan membuatnya putus total.

Bacaaja: Masinton Blak-blakan, Akui Ribuan Kayu Gelondongan Hasil Pembalakan Liar
Bacaaja: Netizen Rame-rame Mau Patungan Beli Hutan, Tamparan Keras untuk Pemerintah

Sejak pagi, warga sudah merasa ada yang tak beres. Air sungai mendadak keruh dan arusnya lebih ganas dari biasanya.

Tak lama berselang, kayu-kayu berukuran besar meluncur tanpa ampun. Menghantam badan jembatan hingga struktur penghubung antarkampung itu roboh.

Jembatan ini bukan sekadar beton dan besi. Ia adalah akses utama warga untuk ke pasar, sekolah, hingga layanan kesehatan.

Ketika jembatan ambruk, aktivitas masyarakat ikut lumpuh. Warga terpaksa memutar lewat jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko. Sebagian lainnya memilih menahan diri—menunda perjalanan, menunda urusan hidup.

Distribusi logistik dan hasil pertanian pun ikut tersendat. Semua yang biasanya mengalir lancar, kini berhenti di satu titik: jembatan yang hilang.

Kayu-kayu gelondongan yang hanyut diduga kuat berasal dari kawasan hulu Sungai Pas.

Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang, kejadian ini memicu dugaan serius soal kerusakan lingkungan, mulai dari pembalakan liar hingga eksploitasi hutan yang lepas kendali.

Sungai yang membawa kayu dalam jumlah besar bukan kejadian biasa. Itu sinyal bahwa tata air rusak dan daya dukung lingkungan sedang kolaps.

Tak butuh waktu lama, peristiwa ini ramai dibahas di media sosial. Banyak warganet menyoroti kemiripannya dengan banjir bandang di Sumatra dan Aceh beberapa tahun terakhir—pola yang sama, gejala yang serupa: hulu rusak, hilir menanggung akibat.

Para pemerhati lingkungan sejak lama mengingatkan, degradasi kawasan hulu sungai adalah resep pasti bencana. Ketika hutan hilang, sungai kehilangan fungsi alaminya. Dari sumber kehidupan, ia berubah jadi jalur kehancuran.

Hingga Rabu sore, warga masih bergotong royong membersihkan sisa kayu yang tersangkut di sekitar lokasi jembatan.

Aparat setempat diharapkan segera turun tangan, bukan hanya untuk penanganan darurat, tapi juga mengusut akar persoalan agar kejadian serupa tak terus berulang.

Bagi warga Keerom, ini bukan sekadar musibah. Ini peringatan keras: ketika alam diperas, warga setempat yang pertama kali membayar harganya.

Sementara pemodal? Sibuk foto-foto kasih bantuan seolah tanpa dosa. (*)

You Might Also Like

Pocong Tlogowungu Minta Maaf, Konten Iseng yang Bikin Sekampung Parno

KPK Balik Serang Sudewo, Sebut Eksepsi Bupati Pati Nonaktif Salah Kamar

Gubernur Jateng: Koperasi Merah Putih Dorong Kesejahteraan Desa

Seratus Dapur MBG Hilang Jejak, Titiknya Bikin Publik Geleng Kepala Terus

Penting! Dokumen Tanah Girik sampai Letter C Nggak Berlaku Lagi Mulai 2026

TAGGED:banjirbanjir papuaheadlinekayu gelondonganpapuasumatera
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Akhirnya Datang Juga! Beto Goncalves Resmi Jadi Mesin Gol Baru PSIS
Next Article BUMDes Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, akhirnya menyerahkan becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto ke pengayuh becak Daklan (57), Kamis (18/12/2025) malam, setelah berita penarikan viral. Cerita Becak Listrik Bantuan Prabowo di Brebes Ditarik Lagi Gara-gara Pilkades

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

InfoPendidikan

Wisudawan Terbaik SCU Raina Ghina ternyata Atlet Menembak: Sabet Medali Kapolri, Jaksa Agung hingga Danjen Kopassus

April 10, 2026
Ilustrasi keindahan Bali.
Ekonomi

Bali Makin Sepi? Koster Sentil Penerbangan Domestik Jadi Pemicu Menurunnya Wisatawan

Januari 1, 2026
Info

Iduladha Datang Lagi Tapi Banyak Orang Masih Bingung Hukum Kurban

Mei 23, 2026
Hukum

Polisi Bunuh Dosen Cantik, Terkuak Ini Motifnya

November 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kini Giliran Papua, Banjir Bawa Kayu Gelondongan Hancurkan Jembatan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?