Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Netizen Rame-rame Mau Patungan Beli Hutan, Tamparan Keras untuk Pemerintah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Netizen Rame-rame Mau Patungan Beli Hutan, Tamparan Keras untuk Pemerintah

R. Izra
Last updated: Desember 17, 2025 1:58 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Banjir dan longsor di Sumatera belum reda, tapi obrolan publik sudah naik level. Dari sekadar donasi, warganet kini melontarkan ide yang bikin mikir: patungan beli hutan.

Iya, kamu nggak salah baca. Patungan. Beli hutan.

Ajakan itu viral di media sosial, ramai disuarakan publik sebagai respons atas bencana banjir dan longsor di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera. Dan ternyata, ide ini bukan cuma bikin netizen angkat alis—anggota DPR pun ikut angkat suara.

Bacaaja: Indonesia Tanah Air Siapa? Jejak Obral Konsesi Lahan Hutan
Bacaaja: Gila! Penebangan Hutan Indonesia Nomor 2 di Dunia, Paru-paru Dunia Dibabat

Anggota Komisi IV DPR sekaligus Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menilai ajakan patungan beli hutan itu sebagai sindiran tajam buat pemerintah soal carut-marut pengelolaan hutan.

“Ini sindiran tajam untuk pemerintah. Ide patungan beli hutan mencerminkan kekecewaan yang dalam,” kata Daniel, dikutip Jumat (12/12/2025).

Sindiran keras jadi aksi nyata

Banjir dan longsor di Sumatera disebut dipicu kombinasi maut: siklon tropis Sinyar plus deforestasi ugal-ugalan. Normalnya, siklon jenis ini nggak nyampe daratan. Tapi kali ini beda cerita.

Perubahan iklim bikin siklon nyasar ke darat. Hutan yang sudah botak bikin alam kehilangan “tameng”. Alhasil, Sumatera kena hajar.

Bukti paling telak? Kayu-kayu gelondongan hanyut ke mana-mana. Lebih ironis lagi, banyak di antaranya punya kode dan penanda resmi—alias legal tapi mematikan.

Ajakan patungan beli hutan datang dari berbagai arah. Mulai dari NGO, Pandawara Group, musisi seperti Denny Caknan dan Vidi Aldiano, sampai podcaster Denny Sumargo.

Menurut Daniel, ini bukan cuma bentuk kepedulian, tapi juga tamparan buat penegak hukum yang dinilai lembek menghadapi pelaku perusakan hutan.

“Hukum yang tumpul ke pelaku penebangan bikin masyarakat geram,” ujarnya.

Rakyat, kata Daniel, sadar betul bahwa hutan rusak = hidup mereka ikut rusak. Bencana ekologis datang silih berganti, korban berjatuhan, tapi pelaku jarang benar-benar bertanggung jawab.

Daniel menyebut ide patungan beli hutan juga menyindir kebijakan yang terlalu gampang bagi-bagi izin konsesi tanpa pengawasan serius.

“Kalau berhasil, ini bisa jadi terobosan. Hutan jadi milik rakyat, bukan cuma atas nama negara,” katanya.

Ia bahkan menyinggung contoh global: pendiri The North Face yang membeli jutaan hektare hutan di Chile dan Argentina untuk dipulihkan dan dilindungi dari deforestasi.

Intinya, rakyat bukan mau jadi pemilik tanah—tapi mau jadi penjaga alam.

Pesan yang nggak bisa diabaikan

Pemerintah akhirnya buka suara. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid bilang ide patungan boleh diapresiasi, tapi hutan nggak bisa diperjualbelikan.

“Hutan bukan komoditas,” tegas Nusron.

Kalau mau berkontribusi, kata dia, jalurnya lewat reboisasi dan penanaman kembali, bukan beli hutan.

Terlepas bisa atau nggaknya patungan beli hutan, satu hal jelas: ini alarm keras dari publik. Ketika rakyat sampai mikir beli hutan bareng-bareng, artinya ada yang salah dalam sistem.

Banjir boleh surut. Tapi kalau deforestasi terus jalan, ide-ide ekstrem dari publik mungkin bakal makin sering muncul.

Dan kali ini, netizen nggak lagi cuma marah—mereka ngajak patungan buat nyelametin masa depan. (*)

You Might Also Like

Air Boyolali Dilirik Investor Tiongkok, Duit Rp160 Miliar Siap Mengalir

Mulai 2027, Trans Jateng Sambungkan Magelang-Temanggung

Geber Dapur Umum, Bupati Pekalongan Pastiin Perut Pengungsi Aman

Persibangga Purbalingga Gaspol! 23 Pemain Resmi Dikontrak, Siap Gebrak Liga 4

Nyepi Ketemu Lebaran, Takbiran Gimana Dong Nanti?

TAGGED:headlinekonsesi lahannetizenpatungan beli hutantamparan keras
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PRAJURIT NAKAL - Ilustrasi oknum TNI nakal menghadapi persidangan militer. Pembungkaman Pers di Tengah Bencana Aceh, Kolonel TNI Paksa Hapus Rekaman Liputan
Next Article Jelang Nataru, Banjarnegara Gaspol Siapkan Satgas Gerak Cepat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anak-anak di Aceh Tamiang bersemangat menerima bantuan dari Pemkab Temanggung. Para siswa kembali bersemangat masuk sekolah.
Info

Temanggung Ikut Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang, Kadisdik: Bikin Kami Bangkit Lagi!

Januari 27, 2026
Info

Direksi Baru PDAM Dilantik, Air Harus Lancar, Keluhan Jangan Ngantri

Januari 8, 2026
Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9).
Sepak Bola

Gagal ke Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 Takluk 0-1 dari Korea Selatan di Sidoarjo

September 10, 2025
Info

Luthfi Minta Petani Tenang, Bawang Brebes Masih Primadona

Mei 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Netizen Rame-rame Mau Patungan Beli Hutan, Tamparan Keras untuk Pemerintah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?