Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Miris! Siswa SD di NTT Bundir karena Gak Bisa Beli Buku dan Pena, Surat Wasiat Bikin Nangis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Miris! Siswa SD di NTT Bundir karena Gak Bisa Beli Buku dan Pena, Surat Wasiat Bikin Nangis

R. Izra
Last updated: Februari 3, 2026 4:19 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
SHARE

BACAAJA, NGADA – Realita pahit lagi-lagi datang dari dunia pendidikan dasar. YBS, bocah 10 tahun asal Ngada, NTT, ditemukan meninggal dunia pada Kamis siang (29/1/2026). Kabar ini bukan cuma bikin dada sesak, tapi juga jadi alarm keras buat kita semua.

Polisi menemukan surat yang diduga ditulis korban untuk sang ibu, dan setelah dicek, tulisannya disebut cocok dengan milik korban. Saksi juga mengungkap bahwa pagi itu korban tampak sedih dan memilih tidak pergi ke sekolah.

Korban diketahui tinggal bersama neneknya, sementara ibunya berjuang memenuhi kebutuhan keluarga di tengah keterbatasan ekonomi.

Bacaaja: Viral! Kepala BGN Bilang Anak Putus Sekolah karena Uang Jajan: MBG Jadi Penyelamat
Bacaaja: Menteri Perencanaan Pembangunan Bilang Lebih Penting MBG daripada Lapangan Kerja

Ada satu fakta yang bikin makin kepikiran: korban sempat meminta uang untuk membeli buku dan pena. Kedengarannya simpel, tapi buat sebagian orang, itu bukan hal mudah.

Kadang kita lupa, nggak semua anak punya starting line yang sama.

Tragedi ini seperti reminder keras bahwa isu anak bukan cuma soal sekolah atau nilai. Ada faktor ekonomi, perhatian, rasa aman, dan kesehatan mental yang sama pentingnya.

Jangan sampai kita baru peduli setelah semuanya terlambat.

Mulai sekarang, coba lebih aware. Kalau lihat anak berubah jadi lebih pendiam, sering sedih, atau menarik diri — jangan dianggap sepele. Bisa jadi mereka lagi butuh ditemani, bukan dihakimi.

Disclaimer:

Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal sedang berada dalam kondisi emosional yang berat, segera cari bantuan profesional ke layanan kesehatan terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567. Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

Menghubungi tenaga kesehatan mental atau layanan bantuan adalah langkah penting. Kamu berharga, dan selalu ada orang yang siap membantu. (*)

 

You Might Also Like

Gara-gara Wajah Tak Sesuai Foto, Musa Tega Bunuh Teman Kencannya

Agustina Dorong Pemetaan Potensi Kelurahan untuk Hidupkan Koperasi Merah Putih

Gemes Maksimal! Puluhan ‘Calon Haji Cilik’ Ini Bikin Suasana Manasik Jadi Super Seru

Miris, Ratusan Perempuan dan Anak di Jateng Alami Kekerasan pada 2025

Surya Paloh Ketemu Menhan, Titip Apa Nih Buat Prabowo?

TAGGED:akhiri hidup gam mampu beli bukubukubunuh dirigak bisa beliheadlinengadanttpenasiswa sd
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Taman Tirto Agung Pedalangan: Ramai Terus, Tapi Minim Kursi
Next Article Peduli Kesehatan Mental, Respati akan Tambah Psikolog dan Upgrade Posyandu Plus di Solo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi aksi demonstrasi.. Polisi Tangkap 7 Pemilik Akun Medsos Diduga Provokasi Demo Ricuh. (grafis/tera).
Hukum

Polisi Tangkap 7 Pemilik Akun Medsos Diduga Provokasi Demo Ricuh

September 4, 2025
Daerah

Gandeng PWNU, Pemprov Jateng Akselerasi Pembangunan Umat

Juli 22, 2025
Perumahan Grand Batik, salah satu lokasi terdampak banjir di Tembalang, Kota Semarang, Minggu hingga Senin (16/2/2026) dini hari.
Info

Banjir Genangi Sejumlah Perumahan di Semarang, Ratusan Jiwa Terdampak  

Februari 16, 2026
Sumur Pertamina di Subang mengalami kebocoran pipa hingga menimbulkan ledakan, Selasa (5/8/2025). Dua pekerja jadi korban.
Unik

Sumur Pertamina di Subang Bocor dan Meledak, Dua Pekerja Jadi Korban

Agustus 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Miris! Siswa SD di NTT Bundir karena Gak Bisa Beli Buku dan Pena, Surat Wasiat Bikin Nangis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?