Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gara-gara Wajah Tak Sesuai Foto, Musa Tega Bunuh Teman Kencannya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Gara-gara Wajah Tak Sesuai Foto, Musa Tega Bunuh Teman Kencannya

Tanpa banyak kata, ia kembali ke kamar dan menyerang korban dari arah belakang. Pisau itu ditusukkan berkali-kali, total enam tusukan, mengenai bagian leher dan tubuh korban.

Nugroho P.
Last updated: Desember 30, 2025 10:12 am
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi Pembunuhan
SHARE

BACAAJA, MALANG – Sebuah transaksi singkat berubah jadi tragedi berdarah. Di Kota Malang, seorang pria tega menghabisi nyawa perempuan muda usai menolak membayar jasa prostitusi online dengan alasan wajah korban tak sesuai foto.

Pelaku diketahui bernama Musa alias MK, berusia 29 tahun. Korbannya, SM, perempuan 23 tahun yang datang ke rumah kontrakan Musa di kawasan Tunjung Sekar, Kota Malang, Sabtu malam, 27 Desember 2025.

Awalnya, semua bermula dari komunikasi lewat aplikasi pesan. Musa mencari layanan kencan singkat dan sepakat dengan tarif Rp 200 ribu. Setelah harga disetujui, korban datang ke kontrakan pelaku.

Masalah muncul setelah keduanya berhubungan badan. Musa tiba-tiba menolak membayar. Dalihnya, wajah korban disebut berbeda dengan foto yang terpasang di aplikasi.

Korban tak terima. Adu mulut pun terjadi. SM menuntut bayaran sesuai kesepakatan dan mengancam akan melapor ke warga sekitar jika Musa tetap mengelak.

Dalam kondisi tak punya uang, Musa sempat membujuk dengan menawarkan ponselnya sebagai jaminan. Namun korban menolak mentah-mentah dan tetap meminta pembayaran tunai.

Situasi makin panas. Emosi pelaku memuncak. Musa keluar dari kamar menuju dapur kontrakan, lalu mengambil sebilah pisau.

Tanpa banyak kata, ia kembali ke kamar dan menyerang korban dari arah belakang. Pisau itu ditusukkan berkali-kali, total enam tusukan, mengenai bagian leher dan tubuh korban.

Korban sempat berteriak meminta tolong. Jeritan itu terdengar warga yang tinggal di sekitar rumah kontrakan lantai dua tersebut.

Warga bergegas mendobrak pintu. Saat masuk, mereka melihat Musa turun tergesa sambil membawa pisau berlumuran darah. Pelaku langsung kabur lewat gang samping rumah.

SM ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kamar. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

Tak butuh waktu lama, Musa berhasil ditangkap saat bersembunyi dalam posisi tengkurap di dekat tandon air rumah warga. Polisi langsung mengamankannya beserta barang bukti.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota menyebut kasus ini dipicu persoalan sepele yang berujung fatal. Pelaku kini dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Peristiwa ini jadi pengingat pahit, bahwa emosi sesaat dan alasan remeh seperti “wajah tak sesuai foto” bisa berujung pada hilangnya nyawa seseorang. (*)

You Might Also Like

Sandera Intel, Mahasiswa Undip Divonis Bersalah tapi Tak Perlu Mendekam di Penjara Lagi

Bareng Buruh dan Ojol, Polisi Banjarnegara Rawat Guyub Kamtibmas

Guru SMA di Banyumas Dinyatakan Lakukan Pelecehan, Sekolah Minta Maaf dan Nonaktifkan Pelaku

Pulang Malam Bawa Lelah, Berangkat Sore Bawa Doa: Marlan Terus Ngantor Meski 8 Bulan Tak Digaji

OTT Ketiga di Jateng, Gubernur: “Sudah Diingatkan Berkali-kali, Jangan Kebablasan”

TAGGED:kejampembunuhanplikasiTRAGIS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Emas Pegadaian Lagi Turun, Galeri24 dan UBS Ikutan
Next Article 31 Desember Kerja atau Libur Nih? Lihat Aturannya Yuk..

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Drama Saham PSIS Tamat di Meja Hakim

Oktober 23, 2025
JAMIN KEAMANAN KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajarah, Wakil Rektor I, Imam Yahya, dan Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo Semarang, Nur Hasyim, menggelar jumpa pers, Jum'at (8/5/2026). Mereka memastikan keamanan korban dugaan pelecehan seksual oleh dosen. (dul)
Hukum

Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan

Mei 9, 2026
Hukum

Nikah Empat Tahun, Dokter Ini Baru Tahu Suami Bohong dan Nilap Asetnya Rp1Milyar

Mei 5, 2026
Hukum

Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Iko Unnes Dilempar Benda Tumpul Sebelum Terjatuh

September 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gara-gara Wajah Tak Sesuai Foto, Musa Tega Bunuh Teman Kencannya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?