Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cerita Becak Listrik Bantuan Prabowo di Brebes Ditarik Lagi Gara-gara Pilkades
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Cerita Becak Listrik Bantuan Prabowo di Brebes Ditarik Lagi Gara-gara Pilkades

R. Izra
Last updated: Desember 20, 2025 6:36 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
BUMDes Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, akhirnya menyerahkan becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto ke pengayuh becak Daklan (57), Kamis (18/12/2025) malam, setelah berita penarikan viral.
BUMDes Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, akhirnya menyerahkan becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto ke pengayuh becak Daklan (57), Kamis (18/12/2025) malam, setelah berita penarikan viral.
SHARE

BACAAJA, BREBES – Gara-gara politik desa, bantuan becak listrik di Brebes ditarik lagi secara sepihak oleh Ketua BUMDes. Begini kisahnya.

Daklan (57) sempat percaya hidupnya bakal sedikit lebih ringan.

Sabtu (6/12/2025), pengayuh becak asal Desa Padakaton, Brebes, itu dipanggil ke Pendapa untuk menerima becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto.

Bacaaja: Begini Lho Cerita Becak Listrik Baru yang Bikin Sumringah
Bacaaja: Warga Aceh Jalan Kaki Puluhan Km Demi Dapat Bantuan, Potret Buram Harga Diri Tinggi?

Ia ikut pelatihan, isi formulir, tanda tangan—semua prosedur dijalani. Lengkap. Resmi. Sah.

Tapi ternyata, yang sampai ke tangannya cuma seremoni.

Becak memang sempat ia bawa pulang. Tapi tak sampai rumah. Di tengah jalan, ia diminta berhenti. Becak listrik itu dinaikkan ke mobil oleh Herman, Ketua BUMDes setempat.

“Kalau tahu becak itu bukan buat saya, saya tidak mau,” kata Daklan. Tegas. Jujur. Lelah.

Padahal, ia berharap becak itu bisa dipakai buat mencari nafkah, bukan sekadar jadi properti foto penyerahan bantuan.

Ironisnya, Daklan bukan satu-satunya nama dalam daftar penerima. Ada dua nama lain. Salah satunya justru staf BUMDes sendiri.

Pihak BUMDes membantah tudingan. Katanya, becak hanya “dititipkan sementara” demi menjaga kondusivitas dan mencegah kecemburuan sosial.

Daklan mengaku tak berani bertanya. Takut. Sungkan. Dan di situlah persoalan terbesar bantuan sosial di level bawah: penerima merasa tidak punya kuasa atas bantuan yang namanya saja untuk mereka.

Di titik ini, pertanyaan wajar pun muncul: bantuan untuk warga, atau muter-muter di lingkar dalam?

Berita busuk ini sampai juga ke telinga Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Bupati pub turun tangan. Tiga becak yang sempat ditarik akhirnya dikembalikan kepada penerimanya.

“Sudah saya koordinasikan, dan becak telah kembali ke pemilik,” kata Paramitha.

Kisah ini juga menyisakan pelajaran klasik: bantuan sosial memang turun dari pusat, tapi sering kali harus lolos dulu dari saringan kepentingan lokal. (*)

You Might Also Like

Mahasiswa Undip Korban Pengeroyokan Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Sikap Kampus

Lari Trail Berujung Duka, Peserta Tumbang di Sentul

Sering Ngilu Pas Gerak? Ternyata Bisa Diatasi, Ini Solusi dari RS Columbia Asia Semarang!

Suhadi Pertanyakan Makam Leluhur yang Diduga Tertimbun Mal Semarang

Tamu dari Beijing Datang, Puan Curhat Soal Banjir & Drama Dunia

TAGGED:becak bantuan prabowoBECAK LISTRIKbrebesdaklanheadline
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan. Kini Giliran Papua, Banjir Bawa Kayu Gelondongan Hancurkan Jembatan
Next Article Kondisi rumah-rumah warga di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Indonesia Tolak Bantuan Asing Bikin Negara-negara Arab Heran, Ada yang Ditutupin?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan korban demo ricuh di Pati. (bae)
Daerah

Polisi Bilang Ada 34 Korban Terkapar setelah Aksi Demo Tuntut Bupati Pati Sudewo Mundur

Agustus 14, 2025
SAMBUT SISWA: Guru kelas dan badut menyambut 3 siswa baru SDN Purwoyoso 1 Semarang dalam rangkaian MPLS, Senin (13/7/2026). (Foto: bae)
Fokus

SDN Purwoyoso 1 Cuma Terima 3 Murid Baru, MPLS Tetap Dibikin Serasa Pesta

Juli 13, 2026
Sepak Bola

Mahesa Jenar Bertekad Revans

Januari 30, 2026
Daerah

Perubahan APBD Jateng 2025: Tetap Fokus Infrastruktur dan Dukung Swasembada Pangan

Juli 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cerita Becak Listrik Bantuan Prabowo di Brebes Ditarik Lagi Gara-gara Pilkades
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?