Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Satu Tahun Agustina-Iswar: PAD Kota Naik, Tapi Kebocoran Jadi PR Serius
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Satu Tahun Agustina-Iswar: PAD Kota Naik, Tapi Kebocoran Jadi PR Serius

Di tengah ekonomi yang kadang naik-turun kayak sinyal WiFi, kabar baik datang dari Balai Kota. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang lagi rajin-rajinya naik. Tapi ya gitu… di balik angka yang kinclong, masih ada celah bocor yang bikin dompet daerah belum bisa senyum lebar.

T. Budianto
Last updated: Februari 22, 2026 1:05 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KETERANGAN PERS: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramstuti didampingi Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin memberikan keterangan pers di Balai Kelurahan Rejosari, Jumat (20/2/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Semarang terus menunjukkan tren naik di tengah situasi ekonomi yang tak selalu ramah.  Data realisasi PAD 2025 menunjukkan gambaran yang kontras. Pajak hiburan tembus 106,38 persen dari target, pajak restoran 104,31 persen.

Sementara pajak hotel masih di bawah target, di angka 79,10 persen, dengan Silpa mencapai Rp186,9 miliar. Angka-angka itu nunjukin, meski belanja dinas dan korporasi melambat, uang masyarakat tetap berputar, terutama di hiburan dan kuliner. Ekonomi kerakyatan jadi bantalan utama.

Baca juga: Kas Semarang Aman, Target Hampir Kesentuh

“Angka-angka ini adalah cerminan nyata dari daya lenting ekonomi warga yang luar biasa,” ujar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, Jumat (20/2/2026). UMKM dan pelaku ekonomi kreatif menjadi penyangga vital kota ini di masa penuh tantangan.

Ia menyebut, kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin diarahkan untuk menyelaraskan seluruh mesin pemerintahan.  Tapi pemerintah kota tak menutup mata. Masih ada kebocoran di sejumlah pos yang bikin potensi pemasukan belum tergarap maksimal.

Pendapatan Berkelanjutan

Agustina menyebut, fokus utama pemkot saat ini bukan cuma mengejar angka, tapi menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan. Ia menegaskan, upaya ini butuh dukungan semua pihak.

Salah satu sumber kebocoran paling nyata ada di penataan pedagang kaki lima (PKL). Bukan soal PKL-nya, tapi sistem penataan dan retribusinya yang belum tertib, sehingga banyak potensi pendapatan yang lolos begitu saja.

Baca juga: UMK Semarang Nggak Bisa Seenaknya, Semua Harus Ikut Aturan Pusat

Masalah serupa juga terjadi di retribusi kebersihan. Padahal, menurut Agustina, sektor ini menyimpan potensi besar jika dikelola dengan sistem yang lebih rapi dan transparan. Selain itu, pajak hotel dan restoran juga jadi perhatian serius. Pemkot berencana memasang sistem berbasis teknologi agar transaksi bisa terekam otomatis dan lebih akurat. (bae)

You Might Also Like

Anwar Usman Ditegur MKMK karena Sering Absen Sidang, Ngaku Paham Aturan

Catat! Berikut Daftar Puskesmas di Temanggung Siaga IGD 24 Jam selama Mudik Lebaran

Semarang Ternyata Punya Sesar Aktif, Agustina Siapkan Jurus “Paku Bumi”

Ini 7 Atlet Peraih Bonus Cuan Terbanyak SEA Games

HUT ke-80, Puan Ingatkan TNI: Setia Sama Rakyat, Melek Teknologi

TAGGED:headlineppemkot semarangsetahun agustina-iswar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi
Next Article Satu Tahun Agustina-Iswar: Titik Lama Belum Beres, Banjir Muncul di Area Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Redam Debu Sisa Kebakaran, Jalan Sekitar Jatibarang Disiram

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

MBG Prasmanan Diuji, Siswa Bisa Nambah Sesuai Selera

DIGIRING PETUGAS: Seorang dosen, Mei Sulistyoningsih (kerudung putih), digirimg petugas dari ruang tahanan PN Semarang ke mobil tahanan, Selasa (6/10/2026). (bae)

Dosen Semarang Diadili dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bidik Dugaan Pungli di Lapas Cibinong

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DAMPINGI KLIEN--Pengacara Setiawan (dua dari kiri) mendampingi kliennya, Bella, mengajukan PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)
Hukum

Audit Abal-abal Bikin Ibu Pisah dari Bayinya, Pengacara Bella Ungkap Buktinya

Mei 11, 2026
Ahmad Husein Pati tumbang di ring Combat Sport di Simpanglima Purwodadi, Minggu (5/4/2026).
Info

Husein Pati Kembali Jadi Sorotan! Kalah KO dari Eko di Ring Combat Sport Purwodadi

April 6, 2026
Ilustrasi proses penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG).
Info

Pemprov Jateng akan Evaluasi MBG, Buntut 777 Siswa-Guru SMAN 1 Lasem Keracunan Massal

September 4, 2026
Pengguna layanan kereta api mengambil barang bawaannya yang tertinggal di kereta. (ist)
Info

Barang Pemudik Senilai Ratusan Juta Tertinggal di Kereta, dari Tumbler sampai Tablet

Maret 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Satu Tahun Agustina-Iswar: PAD Kota Naik, Tapi Kebocoran Jadi PR Serius
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?