Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

R. Izra
Last updated: Mei 7, 2026 7:11 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
SHARE

BACAAAJA, SEMARANG – Drama kasus dugaan pencabulan santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo makin bikin geleng-geleng kepala.

Kiai Ashari, tersangka utama kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati, kini resmi jadi buronan polisi setelah menghilang dan diduga kabur ke luar Jawa Tengah.

Ironisnya, beberapa waktu lalu polisi bilang gak menahan Kiai Ashari karena dianggap masih kooperatif. Tapi sekarang? Orangnya lenyap. Menghilang. Polisi baru kelabakan nyari.

Bacaaja: The Power of Kiai Ashari: Cabuli 50 Santriwati, Bebas Berkeliaran Gak Ditahan, Polisi Kalah Sakti?
Bacaaja: Pengacara Tolak Suap Rp400 Juta, Pilih Kawal Terus Kasus Kiai Pati Cabuli 50 Santriwati

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengaku tim Jatanras sudah diterjunkan untuk memburu keberadaan pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo itu.

“Diduga berada di luar wilayah Jawa Tengah. Sudah dipanggil, tapi yang bersangkutan tidak hadir,” katanya, Rabu (6/5/2026).

Keluarga bilang gak tahu kiai cabul kabur ke mana

Situasi ini langsung memancing sorotan publik. Banyak yang mempertanyakan kenapa tersangka kasus serius dengan dugaan korban mencapai puluhan orang justru tidak ditahan. Padahal, kemarin kesempatan menahan lebih dulu ada.

Sekarang polisi malah harus sibuk mencari keberadaan tersangka yang telanjur menghilang.

Pihak kepolisian mengaku sudah memeriksa keluarga Ashari untuk melacak posisi terakhirnya. Tapi hasilnya nihil. Keluarga disebut sama-sama tidak tahu keberadaan sang kiai. Kalau benar begitu, artinya Ashari hilang tanpa jejak.

“Kalau ditemukan langsung ditangkap dan ditahan,” tegas Artanto.

Perlu diketahui, Kiai Ashari sudah beberapa kali dilaporkan sebelum ini. Namun, laporan-laporan sebelumnya kandas di tengah jalan.

Kiai Ashari disebut telah mencabuli sekitar 50 santriwati, bahkan bisa lebih. Mayoritas korban adalah dari keluarga rentan: miskin, bahkan yatim-piatu.

Sejumlah korban dilaporkan hamil karena perbuatan bejat Kiai Ashari. Oleh kiai yang mengaku wali dalam melancarkan kejahatannya ini, korban dinikahkan dengan santri pilihannya untuk menutupi aib.

Sementara itu, kondisi Ponpes Ndholo Kusumo sendiri dilaporkan lumpuh total. Aktivitas pesantren berhenti, santri banyak yang pulang, dan lingkungan pondok yang biasanya ramai sekarang mendadak sepi.

Kasus ini sebelumnya bikin geger setelah muncul dugaan korban pencabulan mencapai puluhan santriwati. Publik pun mulai mempertanyakan keseriusan penanganan aparat sejak awal.

Sebab pola seperti ini sering berulang: tersangka dipanggil, dianggap kooperatif, tidak ditahan, lalu menghilang.

Kini polisi berpacu dengan waktu. Kalau terlambat, bukan cuma tersangka yang kabur, kepercayaan publik juga ikut lenyap. (*)

You Might Also Like

“Ampun Pak, Jangan Pukuli Saya Lagi,” Kematian Janggal Mahasiswa FH Unnes

Dari TPS ke Taman: Karangsaru Nggak Mau Lagi Bau

Sah! Prabowo Tetapkan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Cari Nahkoda Baru KONI Jateng, Tim Penjaringan Resmi Start Mesin!

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

TAGGED:buronheadlinekiai asharikiai ashari kaburkiai pati cabulpolda jatengpolisi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam. Mencuat! Dosen UIN Walisongo Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Mahasiswa Geram
Next Article Investor Asing Masuk Deras, Pemprov Pasang “Radar”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nusakambangan Tak Cuma Penjara, Kini Panen Udang, Telur hingga Harapan

Semarang Masuk Smart City ASEAN, Agustina: Jangan Kebanyakan Aplikasi, Warga Malah Bingung

BACA BUKU GRATIS - Dari mahasiswa, ojol, hingga karyawan swasta menjadikan Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan, Semarang, sebagai tongkrongan 'penuh gizi'. Di Taman Baca Gratis, pengunjung bisa menikmati ragam bacaan, mulai dari buku-buku filsata, novel, hingga komik. (dul)

Tongkrongan Mahasiswa sampai Ojol, Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan Curi Perhatian

SEKOLAH PARALEGAL--Perwalilan buruh dari berbagai serikat mengikuti launching Sekolah Paralegal di Kota Lama Semarang, Sabtu (20/6/2026). (ist)

PHK Kian Marak, Buruh Jateng Bikin Sekolah Paralegal untuk Perjuangkan Hak

Misteri dan Kejanggalan Warung Pecel Lele, Banyak Rahasia Belum Terungkap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

JPPI: Anggaran Pendidikan Dipotong Demi MBG, “Pengkhianatan Konstitusi”

September 24, 2025
Info

Jelang Nataru, Pantai Tirang Perkuat Keamanan dan Penataan Area

Desember 24, 2025
Fokus

41 Perlintasan Liar di Jateng Resmi “Game Over”

Mei 5, 2026
Info

Pemkot Salurkan Bantuan Korban Banjir Tugu dan Ngaliyan

Mei 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?