Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Wakil Ketua DPRD M Saleh Dorong Jateng Gaspol Fasilitasi Ekosistem Industri Hijau
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Wakil Ketua DPRD M Saleh Dorong Jateng Gaspol Fasilitasi Ekosistem Industri Hijau

R. Izra
Last updated: Desember 2, 2025 10:57 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Wakil rakyat emang harus cekatan dan peduli lingkungan. Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, minta Pemprov Jateng makin all out dampingi pelaku industri buat ngegas penerapan ekosistem industri hijau.

Menurutnya, transisi ke industri ramah lingkungan nggak cukup cuma modal regulasi —butuh fasilitasi nyata biar efeknya kerasa ke lingkungan dan ekonomi daerah.

Dorongan ini selaras sama terbitnya Pergub No. 26 Tahun 2025 soal Fasilitasi Penyelenggaraan Industri Hijau.

Bacaaja: Dari K-Pop ke Green Energy: Puan Ajak Korea Investasi Hijau Bareng Indonesia

Bacaaja: M Saleh Minta Pemprov Jateng Gaspol Kembangkan Ekonomi Kreatif

Saleh bilang regulasi itu penting sebagai payung hukum, tapi implementasinya harus dibarengin pendampingan langsung.

“Pergub ini langkah maju, tapi nggak cukup di atas kertas. Pemprov harus turun bantu industri biar paham dan bisa ngejalanin prinsip industri hijau,” tegasnya.

Saleh menyoroti pentingnya efisiensi energi, air, dan bahan baku, plus minim dampak lingkungan.

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Golkar, M Saleh.
Wakil Ketua DPRD Jateng dari Golkar, M Saleh.

Ia bilang upaya ini bukan cuma soal keberlanjutan, tapi juga soal kesejahteraan masyarakat dan daya saing industri.

Pergub ini juga jadi tindak lanjut PP No. 29/2018 yang ngasih ruang bagi pemda buat memfasilitasi penerapan industri hijau.

Prinsip yang ditekankan: efisiensi sumber daya, ramah lingkungan, manfaat sosial, daya saing, inovasi, sampai pembentukan budaya hijau.

Kriteria penilaian industri hijau pun lengkap: efisiensi, proses produksi, manajemen, dampak lingkungan, sampai kontribusi sosial.

Saleh menegaskan ada tiga fondasi utama buat ngedorong implementasi industri hijau di Jateng: inovasi hijau, teknologi hijau, dan budaya hijau.

Ketiganya harus nyambung biar industri bisa tetap kompetitif tapi tetap berkelanjutan.

Ia juga wanti-wanti soal pendampingan khusus buat industri kecil-menengah yang sering kesulitan adaptasi teknologi bersih.

“Pendampingan pemerintah sangat krusial, terutama buat UMKM industri. Kalau ini jalan, target ekonomi hijau Jateng bisa tercapai lebih cepat,” tutupnya. (*)

You Might Also Like

Bulog: Beras dan MinyaKita Aman Sampai Lebaran

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

Arsip Bukan Sekadar Tumpukan Map, Tapi Senjata Pemerintahan Modern

Rizky Ridho dkk Minta Fans: Jangan Lagi Edit Foto Pemain Timnas Pakai AI, Ini Alasannya!

BPJS PBI Mati Mendadak? Tenang, Masih Bisa Aktif Lagi, Ini Caranya

TAGGED:golkarindustri hijaum salehwakil ketua dprd jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Berduka! Tiga Prajurit TNI Gugur Saat Evakuasi Warga
Next Article Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan. Ramai Kenapa Banjir Bandang Besar di Sumatera Tak Masuk Bencana Nasional, Ini Jawaban Tito Karnavian

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

“Ta Pa Kalembingu”, Filosofi Orang Sumba yang Anggap Saudara Seperti Baju Sendiri

Mei 22, 2026
Info

Baru Seumur Jagung, Portal Jrakah Tumbang

Mei 4, 2026
Info

“Kericuhan” Warnai Halalbihalal Ketua FPDIP DPRD Kota Semarang

April 9, 2026
Ilustrasi bencana banjir. (grafis/wahyu)
Info

Dahsyatnya Banjir-Longsor Sibolga, 5 Orang Tewas dan 4 Hilang

November 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Wakil Ketua DPRD M Saleh Dorong Jateng Gaspol Fasilitasi Ekosistem Industri Hijau
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?