Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Malioboro Mau Full Jalan Kaki, Parkir Dicari Bareng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Malioboro Mau Full Jalan Kaki, Parkir Dicari Bareng

Nugroho P.
Last updated: Juli 25, 2026 8:46 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.
Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.
SHARE

BACAAJA, YOGYAKARTA – Rencana menjadikan Malioboro sebagai kawasan full pedestrian terus dimatangkan. Salah satu pekerjaan rumah yang kini jadi perhatian adalah soal kantong parkir agar pengunjung tetap nyaman saat datang ke kawasan wisata ikonik tersebut.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai kebutuhan lahan parkir tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan pihak swasta justru menjadi bagian penting dalam mendukung penataan kawasan.

Sultan membuka peluang bagi pemilik rumah maupun lahan kosong di sekitar Malioboro untuk memanfaatkannya sebagai area parkir. Bahkan, jika ada investor yang ingin membangun gedung parkir swasta, pemerintah mempersilakan.

Menurutnya, langkah itu bisa menjadi solusi agar kebutuhan parkir tetap terpenuhi ketika kawasan Malioboro nantinya lebih ramah bagi pejalan kaki.

Ia mengatakan keberadaan kantong parkir menjadi salah satu kunci sukses penerapan konsep full pedestrian. Tanpa fasilitas parkir yang memadai, arus kendaraan dikhawatirkan justru menumpuk di jalan-jalan sekitar.

Karena itu, Sultan berharap muncul inisiatif dari warga maupun pelaku usaha untuk ikut menyediakan lahan parkir yang tertata dengan baik.

Rumah-rumah kosong atau lahan yang belum dimanfaatkan dinilai memiliki potensi untuk disulap menjadi tempat parkir. Selain membantu penataan kota, peluang itu juga bisa memberikan nilai ekonomi bagi pemilik lahan.

Dalam konsep baru tersebut, pola lalu lintas di sekitar Malioboro juga akan mengalami perubahan cukup besar.

Jika sebelumnya kendaraan masuk melalui Jalan Malioboro sebelum menuju jalan-jalan kecil di sekitarnya, nantinya pola itu akan dibalik.

Pengendara akan diarahkan masuk dari kawasan Jalan Bhayangkara, kemudian mencari kantong parkir di sekitar jalan sirip seperti Dagen dan Pajeksan. Setelah itu, perjalanan menuju Malioboro dilakukan dengan berjalan kaki.

Sultan menilai pola tersebut akan membuat kawasan utama Malioboro menjadi lebih nyaman bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tanpa lalu lalang kendaraan.

Meski begitu, ia mengingatkan agar kendaraan tidak parkir sembarangan di badan jalan. Jika itu terjadi, tujuan penataan justru bisa berubah menjadi sumber kemacetan baru.

Karena itu, keberadaan area parkir yang tertata menjadi bagian penting sebelum konsep full pedestrian diterapkan secara penuh.

Sultan juga menegaskan bahwa full pedestrian bukan berarti seluruh akses kendaraan ditutup total.

Aktivitas distribusi barang ke toko-toko di Malioboro tetap akan berjalan. Hanya saja, mekanismenya akan diatur melalui jadwal dan ketentuan khusus agar tidak mengganggu aktivitas pejalan kaki.

Dengan cara tersebut, kegiatan ekonomi di kawasan Malioboro diharapkan tetap hidup meski ruang jalan lebih diprioritaskan bagi pengunjung.

Penataan ini juga dirancang agar wajah Malioboro semakin nyaman sebagai destinasi wisata sekaligus ruang publik.

Wisatawan nantinya bisa menikmati kawasan dengan lebih leluasa tanpa harus berbagi ruang dengan padatnya kendaraan bermotor.

Di sisi lain, pelaku usaha tetap memperoleh akses logistik, sementara masyarakat sekitar juga memiliki peluang baru melalui penyediaan kantong parkir.

Sultan berharap kolaborasi antara pemerintah, warga, dan sektor swasta bisa membuat transformasi Malioboro berjalan mulus. Dengan dukungan fasilitas parkir yang memadai, kawasan legendaris itu diharapkan tampil lebih tertib, nyaman, dan tetap ramai dikunjungi wisatawan (*)

You Might Also Like

Lari Sampai Nanjak 82 Km? Di Ungaran, Capek Jadi Wisata

Nggak Cuma Healing, Traveling Juga Punya Banyak Bonus Buat Tubuh

15 Negara Siap Ramaikan Semarang Night Carnival 2026

Harga Tiket Avenged Sevenfold Jakarta Kebuka, Siap War Tiket Oktober

Bromo Tutup, Omzet Jeep Wisata Malang Ikut Ambyar

TAGGED:malioboroparkirplesir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Berangkat Ngajar, Guru Honorer Malah Jadi Korban Penganiayaan Aparat Desa
Next Article Nakes Jember Kini Jemput Bola ke Rumah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Plesir

Semarang Zoo Tambah Koleksi

Mei 30, 2025
Plesir

Omah Inessya, Cocok Buat Makrab sampai Liburan Keluarga di Lereng Merapi

Agustus 10, 2026
Plesir

Agustina Ajak Warga Ikut “Nostalgia” di Festival Kota Lama 2026

September 3, 2026
Plesir

99 Lodong dan Gunungan Sayur Bikin Slamet Fest Makin Guyub

Juli 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Malioboro Mau Full Jalan Kaki, Parkir Dicari Bareng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?