BACAAJA, SLEMAN- Mencari tempat menginap untuk rombongan di kawasan lereng Merapi tak melulu soal kasur dan kamar. Akses menuju destinasi wisata, kolam renang, area parkir hingga ruang untuk berkumpul juga menjadi pertimbangan, terutama bagi rombongan mahasiswa, instansi maupun keluarga.
Salah satu tempat yang bisa menjadi pilihan adalah Omah Inessya, sebuah villa yang berada di Dusun Gondang Wetan, Desa Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.
Lokasinya berada tidak jauh dari sejumlah destinasi wisata unggulan di kawasan Merapi. Dari villa, wisatawan dapat menjangkau kawasan Plunyon, Kali Kuning, Museum Sisa Hartaku, hingga kawasan yang berkaitan dengan Mbah Marijan.
Untuk menuju lokasi, pengunjung bisa mencari patokan gapura sebelum bekas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan Kaliadem. Dari jalan utama, kendaraan kemudian diarahkan masuk menuju kawasan Gondang Wetan.
“Patokannya yang gapura sebelum TPR. Dari situ masuk ke kanan,” ujar Sudarno (57), bagian maintenance Omah Inessya, Minggu (9/8/2026).
Fasilitas Villa
Bukan sekadar tempat untuk bermalam, Omah Inessya juga menawarkan sejumlah fasilitas yang mendukung kegiatan rombongan. Di antaranya kolam renang, peralatan dapur yang cukup lengkap, hingga perangkat sound system yang dapat digunakan untuk kegiatan bersama.
Kolam renangnya memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter. Namun, tidak seluruh bagian kolam memiliki kedalaman tersebut. Terdapat bagian tepi yang lebih dangkal sehingga dapat digunakan anak-anak dengan tetap dalam pengawasan orang dewasa.
Villa ini juga memiliki empat kamar tidur. Selain kasur yang tersedia di kamar, terdapat pula beberapa ekstra bed yang dapat digunakan untuk menambah tempat tidur.
Secara keseluruhan, Omah Inessya dapat menampung sekitar 40 orang. Jumlah tersebut menjadi kapasitas yang dianggap paling nyaman, khususnya bagi rombongan instansi. “Kalau instansi biasanya 30 sampai 40 orang. Maksimal sekitar 40 orang,” kata Sudarno.
Karakter pengunjung yang datang ke Omah Inessya cukup beragam. Villa ini cukup sering digunakan mahasiswa untuk kegiatan malam keakraban (makrab). Rombongan pelajar SMA hingga instansi juga kerap memanfaatkannya sebagai tempat berkegiatan bersama.
Selain itu, villa tersebut juga terbuka untuk acara pernikahan maupun kegiatan rombongan lainnya. Urusan kendaraan pun tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Area parkir di sekitar villa mampu menampung sekitar 70 hingga 80 sepeda motor. Sementara untuk mobil, sekitar 10 kendaraan dapat masuk dan parkir di area dalam.
Jika jumlah mobil lebih banyak, area parkir tambahan di sekitar lokasi masih dapat dimanfaatkan. Bahkan, kendaraan bus ukuran medium masih bisa masuk menuju area villa.
Namun, bus berukuran besar disarankan parkir di luar karena kondisi akses dan tikungan menuju lokasi cukup terbatas. “Kalau bus medium masih bisa masuk. Kalau yang besar di luar, karena belok-beloknya sulit,” jelas Sudarno.
Reservasi
Dengan kapasitas dan fasilitas yang tersedia, Omah Inessya bisa menjadi pilihan bagi rombongan yang ingin menggabungkan agenda menginap dengan wisata di kawasan Merapi.
Tarif yang ditawarkan untuk menginap di villa tersebut yakni Rp3,5 juta per malam. Dengan kapasitas maksimal sekitar 40 orang, tempat ini dapat menjadi pilihan bagi rombongan yang ingin menggunakan villa secara bersama-sama.
Apalagi, lokasinya berada di kawasan yang dekat dengan sejumlah destinasi. Pengunjung bisa menjadikan villa sebagai titik singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke Plunyon, Kali Kuning, Museum Sisa Hartaku, maupun kawasan Kaliadem.
Untuk urusan konsumsi, pengelola Omah Inessya tidak secara khusus menyediakan layanan katering. Namun, pengunjung dapat diarahkan untuk mendapatkan konsumsi dari sejumlah penyedia makanan di sekitar kawasan, seperti Pondok Merapi maupun Bunda Merapi.
Sementara untuk kebersihan, kondisi villa disebut rutin dijaga dan dirawat. Dengan begitu, pengunjung bisa lebih nyaman selama menggunakan fasilitas yang tersedia.
Soal waktu pemesanan, calon penyewa disarankan tidak menunggu terlalu dekat dengan hari pelaksanaan. Umumnya, pemesanan dilakukan sekitar satu hingga dua bulan sebelum kegiatan.
Bahkan, untuk momen tertentu seperti malam tahun baru, pemesanan sudah bisa dilakukan jauh-jauh hari. “Biasanya satu bulan, dua bulan itu sudah mulai booking. Tahun baru saja sudah ada yang booking,” ujar Sudarno.
Bagi yang ingin mencari tempat untuk makrab, gathering, liburan keluarga, kegiatan instansi hingga acara bersama rombongan, Omah Inessya bisa menjadi salah satu pilihan penginapan di kawasan lereng Merapi. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, calon pengunjung dapat menghubungi admin Omah Inessya melalui nomor 0856-4357-6829.
Dengan tarif Rp3,5 juta per malam, kapasitas hingga sekitar 40 orang, kolam renang, fasilitas dapur, sound system, serta lokasi yang dekat dengan sejumlah destinasi wisata Merapi, Omah Inessya menawarkan tempat untuk berkumpul sekaligus beristirahat dalam satu lokasi. (dul-adv)

