Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

R. Izra
Last updated: September 24, 2026 7:55 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)
AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Perjalanan jalan kaki dari kawasan Gedong Songo, Kabupaten Semarang, berujung di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Gubernuran), Kamis (24/92/2026).

Setibanya di Gubernuran, warga yang menolak rencana proyek geotermal Gunung Ungaran-Telomoyo bergabung dengan Aliansi Jateng Guyub untuk menyampaikan aspirasi.

Aksi tersebut digelar dengan sejumlah kegiatan, mulai dari orasi, membentangkan spanduk penolakan, hingga audiensi dengan pihak pemerintah.

Bacaaja: Tolak Geotermal Ungaran-Telomoyo, Warga Aksi Jalan Kaki 37 KM ke Kantor Gubernur
Bacaaja: Fakta Demo ‘Menuju Indonesia Bangkrut’, Bus Diadang Aparat TNI-Polri hingga soal CCTV

Sebelumnya, warga telah menempuh perjalanan sekitar 37 kilometer dari Candi Gedong Songo menuju Kota Semarang.

Aksi jalan kaki itu menjadi bagian dari solidaritas warga yang menolak rencana pengembangan geotermal di kawasan Gunung Ungaran-Telomoyo.

Seorang warga, Rengga Jumadi mengatakan perjalanan tersebut bukan sekadar aksi simbolis. Menurutnya, jalan kaki menjadi bentuk kesungguhan warga dalam menyuarakan kepedulian terhadap kondisi alam.

“Itu adalah bentuk kepedulian kita terhadap alam. Bentuk keprihatinan kita terhadap alam. Alam mau dirusak direwangi mlaku,” kata Rengga.

Rengga menjelaskan, dari rombongan asal Ungaran, ada satu orang yang menjadi peserta inti yang berjalan kaki. Sementara dirinya bersama warga lain ikut menemani selama perjalanan.

Perlu diketahui, rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Gunung Ungaran saat ini masih berada pada tahap eksplorasi dan studi kelayakan. Pemerintah menyebut proyek tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas sekitar 55 megawatt (MW).

Wilayah kerja panas bumi Gunung Ungaran mencakup sekitar 29.800 hektare, dengan mayoritas berada di Kabupaten Semarang dan sebagian di wilayah perbatasan Kabupaten Kendal. Namun, luas tersebut bukan berarti seluruhnya akan menjadi lokasi pembangkit. (bae)

You Might Also Like

Talud Rowosari Jebol, Warga Auto Cemas: Tolong Pasang Bronjong, Jangan Nunggu Banjir!

Trump Dicap Tidak Waras, Isu Pemakzulan Kembali Menguat Lagi

Barang AS Bebas Masuk-Produk UMKM ‘Dikejar’ Sertifikasi Halal, Apa Kata MUI?

Film Pesta Babi Dilarang Malah Meledak, Mahfud MD Ikut Buka Suara Keras

Respati Dampingi Menbud Serahkan SK Keraton Solo, Babak Baru Penataan Kasunanan

TAGGED:gedong songoGeotermalgubernurangunung ungaranheadlinejalan kakilong marchtolak geotermal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota
Next Article CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja. PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota

Belajar Disiplin, Warga Binaan Lapas Purwodadi Jadi Petugas Upacara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Ekonomi Semarang 5,37 Persen: Nggak Ngebut Banget, Tapi Konsisten

Februari 25, 2026
Info

DPRD Minta Plaza Simpang Lima Dihidupkan Lagi

Januari 31, 2026
Presiden Prabowo Subianto melantik empat menteri dan satu wakil menteri baru di Kabinet Merah Putih, Senin (8/9/2025), termasuk pembentukan Kementerian Haji dan Umroh yang jadi sorotan publik. Nama-nama baru seperti Purbaya Yudhi Sadewa, Mukhtaruddin, hingga Dahnil Anzar Simanjuntak resmi masuk kabinet. Foto: dok.
Unik

Reshuffle!! Prabowo Lantik 4 Menteri Baru dan 1 Wamen

September 8, 2025
DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)
Hukum

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

September 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?