Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Gandeng Swasta Gencarkan Sumur Resapan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemprov Gandeng Swasta Gencarkan Sumur Resapan

Musim hujan datang, jalan langsung deg-degan. Sedikit genangan, aspal cepat ngambek, retak, bolong, rusak. Daripada tiap tahun tambal-sulam, Pemprov Jateng milih jurus yang lebih adem: bikin air cepat meresap, jalan pun bisa napas panjang.

T. Budianto
Last updated: Februari 18, 2026 8:44 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SUMUR RESAPAN: Wagub Jateng, Taj Yasib Maimoen meninjau pembangunan sumur resapan di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Rabu (18/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, KUDUS- Pemprov Jateng makin serius ngegas gerakan sumur resapan. Bukan proyek ribet, bukan teknologi mahal, tapi solusi simpel yang efeknya ke mana-mana: banjir berkurang, jalan lebih awet, air tanah ketampung.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen bilang, biang kerok rusaknya jalan saat musim hujan itu bukan cuma truk berat, tapi genangan air yang kelamaan nongkrong di permukaan.

“Kalau genangan bisa kita hilangkan, saya rasa jalannya juga semakin awet,” katanya saat meninjau pembangunan sumur resapan di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: Cegah Banjir, Gus Yasin Ajak Warga Rajin Bikin Biopori

Kunjungan itu sekaligus jadi etalase kolaborasi Pemprov Jateng dengan sektor swasta. Kali ini lewat program CSR PT Sukun Wartono Indonesia, yang sudah membangun sumur resapan di sejumlah titik. Di area Jogging Track Taman Desa Gondosari saja, sudah berdiri 15 sumur resapan.

Menurut Taj Yasin, gerakan ini kelihatannya sepele, tapi efeknya bisa nyelametin banyak anggaran. “Satu gerakan sederhana bisa menyelamatkan banyak program, dari pusat sampai desa,” ujarnya. Soalnya, air yang menggenang itu musuh senyap aspal. Diam-diam meresap ke struktur jalan, bikin lapisan melemah, retak, sampai akhirnya bolong dan butuh biaya perbaikan mahal.

Dimasifkan

Makanya, Pemprov Jateng pengin gerakan sumur resapan ini dimasifkan. Tapi catatannya satu: jangan asal gali. “Kalau tanahnya lempung atau liat, harus sampai ketemu pasir. Jangan sampai niatnya resapan, malah bikin tanah rusak,” tegas Taj Yasin.

Biar nggak salah langkah, Pemprov Jateng menggandeng Dinas ESDM dan kampus-kampus buat memetakan karakter tanah. Mana wilayah cocok sumur resapan, mana cukup biopori, mana yang perlu kedalaman tertentu, semua dipetakan. Soal aturan, sebenernya nggak baru. Kewajiban sumur resapan sudah diatur lewat perda dan pergub, bahkan dikaitkan langsung dengan izin bangunan.

Pemkab Kudus pun satu suara. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan, setiap IMB atau PBG di wilayahnya wajib disertai pernyataan pembuatan sumur resapan. “Minimal satu rumah satu sumur resapan. Kita itu sebenarnya lagi nabung air,” katanya.

Di tengah cuaca ekstrem dan hujan yang makin susah ditebak, langkah ini dinilai relevan banget buat jaga keseimbangan air tanah sekaligus sistem drainase.

Dari sisi swasta, Yusuf Wartono, Direktur Utama PT Sukun Wartono Indonesia, menyebut pembangunan sumur resapan sebagai bentuk kepedulian lingkungan yang konkret. “Kami berharap kolaborasi positif antara perusahaan dan pemerintah bisa terus jalan,” ujarnya.

Baca juga: Banjir Kudus Bikin Dompet Negara Ikut Basah

Sebagai gambaran, sumur resapan yang dibangun di Kudus ini spesifikasinya sederhana: kedalaman sekitar 1,5 meter, pakai dua buis beton diameter 60 sentimeter. Biayanya? Nggak sampai Rp1 juta per sumur. Murah, masuk akal, dan bisa diterapkan di mana-mana.

Kadang solusi besar nggak harus megah. Cukup lubang kecil di tanah, tapi dampaknya bisa bikin jalan nggak cepat “baper” tiap hujan turun. Jadi, daripada tiap tahun ribut soal jalan rusak, mungkin sudah waktunya kita berdamai dengan air bukan dilawan, tapi diajak masuk ke bumi. (tebe)

You Might Also Like

Datu Nova Resmi Kuasai PSIS Semarang, Malut United: Kami Berasa Dibohongi

Suara Kampus Diteror, DPR Sentil Menteri HAM

Kala Napi Perempuan Lenggak-Lenggok di Runway Balik Jeruji

Jateng Genjot Industri Hijau: Panel Surya & Gas Alam Jadi Andalan Transisi Energi

Nggak Selalu Benjolan, Ini Sinyal Awal Kanker Payudara

TAGGED:headlinepemprov jatengsukun wartonosumur resapan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ramadhan Datang Lagi, Emangnya Seistimewa Itu Banget?
Next Article Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Menaja Keterkaitan Gula dengan Perayaan Kebahagiaan

PAKAI ROMPI--Petugas kejaksaan memakaikan rompi tahanan AKPB Basuki usia sidang vonis. (bae)

AKBP Basuki Dihukum 6 Tahun Penjara, Polri Didesak Segera Lakukan Pemecatan

Agustus Nanti Matahari Rasanya Dekat, Kemarau Datang Lebih Cepat

Uangnya Segunung, Program Makan Gratis Kini Mulai Disorot KPK

PERSIAPAN JATENG FAIR 2026 - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menerima jajaran PT PRPP Jawa Tengah di kantornya, Rabu (20/5/2026). Pertemuan tersebut membahas persiapan gelaran Jateng Fair 2026. (ist)

Jateng Fair 2026 Bakal Ada MMA Cewek sampai Konser SID di PRPP, Catat Tanggalnya!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemkot Bikin Portal Mudik, Macet Bisa Dipantau dari HP

Maret 12, 2026
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum di Gedung DPR Kompleks Senayan Jakarta
Pendidikan

RUU Sisdiknas, Wajib Belajar Jadi 13 Tahun

Juli 25, 2025
Info

Paus Tutul Terdampar di Pantai

Mei 17, 2026
Presiden Prabowo Subianto diwawancara wartawan saat menghadiri acara di SRMA 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).
Nasional

Prabowo Minta Bersabar Soal Menteri Polkam & Menpora, “Biar Kalian Ada Semangat!”

September 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Gandeng Swasta Gencarkan Sumur Resapan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?