Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol

R. Izra
Last updated: Agustus 19, 2026 1:40 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
SHARE

BACAAJA, GRESIK – Dugaan pelanggaran hukum bisa jadi ladang gelap untuk meraih cuan bagi oknum aparat. Misalnya, memeras warga yang diduga melanggar hukum. Dugaan pelanggaran bukannya diproses, tapi dijadikan dalih untuk memeras.

Kelakuan nakal oknum polisi di Gresik nyaris berujung tindakan main hakim sendiri oleh massa yang marah. Musababnya, dua oknum polisi anggota Polsek Duduksampeyan berinisial P dan D ketahuan memeras warga di Desa Petung, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Keduanya diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah warga dengan dalih terlibat jaringan judi online (judol). Warga yang geram kemudian mengepung keduanya saat proses mediasi di Balai Desa Petung, Minggu (16/8/2026) malam.

Bacaaja: Absurd! Oknum Polisi Curi Motor Polisi di Markas Polisi
Bacaaja: Ngeri! Oknum Polisi di Tegal Siksa Istri, Korban Disuruh Racik Narkoba hingga Disiram Air Keras

Informasi yang dihimpun, kasus ini bermula ketika kedua polisi tersebut mendatangi rumah tiga pemuda di Desa Petung. Mereka disebut menuding ketiganya terlibat judi slot dan kemudian meminta uang damai hingga puluhan juta rupiah per orang.

Tak berhenti di situ, sekitar pukul 20.00 WIB, P dan D kembali mendatangi rumah warga lain untuk meminta uang tambahan dengan modus serupa.

Namun, gerak-gerik keduanya sudah dipantau warga yang merasa curiga.

Salah seorang warga berinisial HZ mengatakan, warga akhirnya mengikuti kedua oknum tersebut secara diam-diam.

“Awalnya ada tiga warga yang didatangi dan dituding jaringan judol, lalu masing-masing dimintai uang damai. Tadi malam dua oknum polisi itu datang lagi ke rumah warga lain untuk meminta uang tambahan. Warga yang sudah kompak akhirnya diam-diam mengikuti mereka,” ujar HZ.

Nyaris Diamuk Massa

Untuk menghindari keributan di tengah permukiman, keluarga warga kemudian mengajak kedua polisi tersebut melakukan mediasi di Balai Desa Petung.

Bukannya situasi menjadi tenang, ratusan warga justru sudah berkumpul dan mengepung area balai desa.

Situasi nyaris ricuh. Beruntung, personel kepolisian segera datang untuk mengamankan P dan D dari amukan massa.

Kepala Desa Petung Muhammad Mas’ud membenarkan adanya keramaian tersebut. Namun, ia mengaku belum mengetahui detail kejadiannya karena sedang menghadiri acara tasyakuran kemerdekaan.

“Benar ada kejadian tersebut. Namun untuk kronologi jelasnya saya belum tahu pasti,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Duduksampeyan AKP Bakri enggan memberikan keterangan terkait dugaan pemerasan tersebut.

“Ke Humas Polres Gresik saja, Mas,” katanya singkat.

Kini Diperiksa Propam

Setelah kejadian tersebut, kedua anggota Polsek Duduksampeyan berinisial P dan D telah diamankan Sie Propam Polres Gresik.

Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengusut dugaan pelanggaran yang dituduhkan kepada mereka.

Kasus ini masih dalam proses pemeriksaan. Dugaan pemerasan terhadap warga tersebut belum dapat dinyatakan terbukti sebelum hasil penyelidikan dan pemeriksaan Propam selesai. (*)

You Might Also Like

Nama Besar Bekasi Tersandung, Ade Kuswara Dijemput KPK, Segini Hartanya

Kolonel TNI Akui Terima Uang dari Terdakwa Korupsi BUMD Cilacap

Nama Sekda Banyumas Dicatut Buat Nipu, Seorang Warga Kena Tipu Rp10 Juta

Ini Alasan Bambang Pacul Lengser dari Ketua PDIP Jateng

Respati Buka Imlek Run, Solo Disulap Jadi Kota Penuh Energi Tahun Kuda Api

TAGGED:duduksampeyangresikheadlineoknum polisiperas warga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ILUSTRASI - Ilustrasi tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki gunung di atas ketinggian. (ai) Tragis! Remaja 16 Tahun Tewas Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet
Next Article ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara) Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara)

Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol

ILUSTRASI - Ilustrasi tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki gunung di atas ketinggian. (ai)

Tragis! Remaja 16 Tahun Tewas Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet

DEKAT DENGAN MASYARAKAT - ICONNET larut dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI bersama masyarakat Ponjong, Gunungkidul. Hal itu menjadi bagian dari upaya PLN Icon Plus untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat Ponjong.

Semarak HUT ke-81 RI, ICONNET Galang Kekuatan dan Kedekatan dengan Masyarakat Ponjong

KOLASE--Kakek Prabowo Subianto, Margono Djojohadikusumo (kiri) dan ulama besar KH Sholeh Darat.

Kakek Prabowo Disandingkan dengan Ulama Besar KH Sholeh Darat, Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Uang Palsu Rp300 Juta Digerebek, Mesin Masih Nyala

Maret 4, 2026
Ilustrasi elemen masyarakat demo menolak MBG.
Info

MBG Nasibmu Kini, Semua Lini Dikorupsi dari Ompreng hingga Kaus Kaki

Juli 3, 2026
Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9).
Sepak Bola

Gagal ke Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 Takluk 0-1 dari Korea Selatan di Sidoarjo

September 10, 2025
Hukum

Enam Lokasi Terkuak, Kasus YTR dan Taufik Makin Bikin Miris

Juni 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?