Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Rokok ke Raket: Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Warisannya Nggak Main-Main
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dari Rokok ke Raket: Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Warisannya Nggak Main-Main

Bukan cuma dunia bisnis yang kehilangan, tapi juga olahraga Indonesia. Sosok di balik besarannya Djarum sekaligus “mesin pencetak atlet” bulu tangkis, akhirnya berpulang dan ninggalin legacy yang susah ditiru.

T. Budianto
Last updated: Maret 19, 2026 9:07 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Michael Bambang Hartono. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Kabar duka datang dari salah satu tokoh besar Indonesia, Michael Bambang Hartono. Pimpinan Grup Djarum ini meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu Singapura, di usia 86 tahun.

Pihak manajemen Djarum menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok yang selama ini jadi motor penting di balik kesuksesan perusahaan. Hingga kini, keluarga masih belum mengumumkan lokasi rumah duka maupun jadwal pemakaman.

Baca juga: Duo Hartono Masih yang Tertajir

Michael adalah putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum di Kudus. Setelah sang ayah wafat pada 1963, ia bersama adiknya, Robert Budi Hartono, melanjutkan bisnis keluarga hingga berkembang jadi raksasa industri yang produknya menembus pasar global.

Tapi cerita Michael nggak berhenti di bisnis. Di dunia olahraga, khususnya bulu tangkis, perannya juga besar banget. Lewat PB Djarum, ia ikut membangun sistem pembinaan atlet yang konsisten dan terstruktur.

Nama Besar

Hasilnya? Nggak main-main. Nama-nama besar lahir dari sana, seperti Liliyana Natsir yang meraih emas Olimpiade, hingga Kevin Sanjaya Sukamuljo yang pernah jadi nomor satu dunia.

Kontribusi itu bikin Indonesia tetap jadi kekuatan besar bulu tangkis dunia, termasuk di panggung prestisius seperti All England.

Nggak cuma itu, Michael juga aktif sebagai atlet bridge. Ia bahkan menyumbang medali perunggu di berbagai kejuaraan dunia dan tampil di Asian Games 2018, sekaligus mencatatkan diri sebagai atlet Indonesia tertua yang meraih medali di ajang tersebut.

Baca juga: Siwo Award 2025, Panas Sejak Awal

Atas dedikasinya, ia mendapat penghargaan Satyalancana Dharma Olahraga dari Presiden Joko Widodo pada 2020.

Beberapa orang dikenal karena bisnisnya, beberapa karena prestasinya. Michael? Dua-duanya. Dan sekarang, yang ditinggal bukan cuma perusahaan besar, tapi juga standar tinggi yang nggak semua orang sanggup menyamai. (tebe)

You Might Also Like

Lebaran Usai, Sampah Numpuk: Respati Pimpin Apel ASN di TPA

Sambut Arus Mudik, Perbaikan Jalan Dideadline Rampung H-10 Lebaran

Daftar Korban Akibat Demonstrasi di Akhir Agustus 2025: 10 Orang Meninggal, Ribuan Luka dan Ditangkap

Anak-anak Panti Diajak Percaya pada Mimpi

Dari K-Pop ke Green Energy: Puan Ajak Korea Investasi Hijau Bareng Indonesia

TAGGED:asian gamesbridgebulu tangkisheadlinemichael bambang hartonoorang terkaya indonesiapt djarum
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Hilal Nggak Nongol, Lebaran Fix Sabtu 21 Maret
Next Article Masak di Pinggir Jalan, Polrestabes Semarang Bagikan 600 Takjil

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Operasi Langit Digeber, Kalteng Ngebut Cegah Karhutla Sebelum Makin Meluas

Nobar Piala Dunia Bikin Omzet Bar Grand Candi Ikut Naik

Mau Pindah ke Mobil Listrik? Jateng Bilang: Pajaknya Tetap Nol

BACAAJA.CO GOES TO SCHOOL - Bacaaja.co berkolaborasi dengan SCU Semarang dan SMKN 5 Semarang menggelar "Bacaaja.co Goes to School: Cegah IRET Kalangan Gen-Z di Ruang Digital", yang digelar di kampus SCU, Kamis (18/6/2026). (dul)

Waspada! Densus: Selain Medsos, Game Online Jadi Pintu Masuk Paham Radikal

NOBAR DI BAR--Tamu Grand Candi berkumpul di Teratai Lounge, bar hotel, menunggu siaran pertandingan Piala Dunia. (ist)

Grand Candi Tebus Lisensi Rp10 Juta untuk Gelar Nobar Eksklusif di Teratai Lounge

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota Komisi X DPR RI Mercy Chriesty Barends dalam Raker dengan Kemendikdasmen, Kamis (4/9/2025) di Senayan Jakarta. Foto: dok.
Pendidikan

Gaji Guru Cuma Rp200 Ribuan? DPR Desak Pemerintah Revisi Aturan BOS, Digitalisasi Sekolah Harus Merata!

September 5, 2025
Warga antusias memeriksakan kesehatan gratis di kantor DPD PDIP Jateng, Jumat (10/4/2026). Dapur Marhaen PDIP Jateng menyediakan makan siang dan pemeriksaan kesehatan gratis. (bae)
Info

Ari Bersyukur Ada Pengobatan Gratis di Dapur Marhaen: Jadi Tahu Apa yang Harus Diperhatikan

April 11, 2026
Pengendara melintas ke arah Jalan Gombel Baru yang dibikin dua arah setelah Jalan Gombel Lama ditutup mulai Senin (20/4/2026). (dul)
Info

Fix, Tambah Macet! Turunan Gombel Lama Resmi Ditutup untuk Perbaikan Jalan

April 20, 2026
Daerah

Pemkot Semarang Siapkan Tiga SPPG Jadi Role Model

April 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Rokok ke Raket: Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Warisannya Nggak Main-Main
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?