BACAAJA, SEMARANG- Kepengurusan KONI Jawa Tengah periode 2025-2029 resmi dilantik, Jumat (5/12). Namun alih-alih ramping seperti janji awal ketika terpilih, susunan pengurus justru makin “subur”. Dari yang sebelumnya 50 orang, kini melebar menjadi 56 orang.
Perbandingannya jelas. Berdasarkan SK KONI Pusat No. 15/2022, kepengurusan masa bakti 2021-2025 berjumlah 50 orang. Sementara dalam SK terbaru No. 176/2025, formasi 2025-2029 tercatat diisi 56 pengurus, bertambah enam kursi baru.
Baca juga: Final Tanpa Rival: Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng 2025-2029
Dalam pelantikan yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja tersebut, Ketua Umum KONI Jateng Sujarwanto Dwiatmoko membeberkan agenda besar yang menunggu: target tiga besar PON, kesiapan bidding tuan rumah PON 2032, hingga menyukseskan perhelatan Porprov 2026 di Semarang Raya.
Sujarwanto menegaskan bahwa untuk mengejar target besar tersebut, pihaknya membutuhkan sumber daya yang kuat. Termasuk dengan memperluas jumlah personel. “Bukan hal yang mustahil Jawa Tengah mampu meraih peringkat tiga,” ujarnya.
Eks Karesidenan
Salah satu bidang yang paling mencolok penambahannya adalah Bidang Kerja Sama Antarlembaga. Dipimpin Dr. Zulkifli MM, bidang ini kini memiliki enam wakil ketua, masing-masing mewakili enam eks karesidenan di Jateng: Semarang, Pati, Solo, Kedu, Banyumas, dan Pekalongan.
Di sisi lain, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memberi pesan agar Jateng siap menjadi tuan rumah event nasional seperti PON Remaja dan PON Indoor, sekaligus ikut bidding PON 2032. Norman menilai Jateng punya modal kuat, terbukti 64 atletnya memperkuat Indonesia di SEA Games 2025.
Baca juga: Jateng Bidik Empat Besar PON
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga menegaskan dukungan penuh Pemprov. “Olahraga harus menjadi bagian dari budaya Jawa Tengah. Karena bagaimanapun juga, di badan yang sehat ada jiwa yang sehat,” tegasnya.
Perampingan, rupanya, tetap lebih cocok buat program diet daripada struktur organisasi. Semoga tambahan enam kursi ini bukan cuma menambah peserta rapat, tapi benar-benar mengangkat prestasi olahraga di Jateng. (tebe)

