Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Naik Jabatan Pakai Nilai, Bukan Titipan: Wali Kota Lantik 12 Pejabat Baru
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Naik Jabatan Pakai Nilai, Bukan Titipan: Wali Kota Lantik 12 Pejabat Baru

Di saat isu “orang dalam” masih sering jadi bisik-bisik birokrasi, Kota Semarang pilih jalur beda. Kali ini, naik jabatan bukan soal siapa kenal siapa, tapi siapa paling layak. Sebanyak 12 pejabat resmi dilantik, dan semuanya lolos lewat satu kata kunci: meritokrasi.

T. Budianto
Last updated: Februari 8, 2026 2:03 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PELANTIKAN PEJABAT: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta di Ruang Lokakrida, Balai Kota Semarang, Jumat (6/2/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bikin gebrakan dengan melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. Langkah ini bikin Semarang jadi daerah pertama di Jawa Tengah yang resmi menerapkan sistem meritokrasi berbasis izin Pemerintah Pusat.

Pelantikan digelar di Ruang Lokakrida, Balai Kota Semarang, Jumat (6/2/2026). Agustina menegaskan, pengisian jabatan kali ini murni berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, tanpa campur tangan faktor kedekatan.

“Semua lewat seleksi Tim Komite Talenta. Ini hal baru di Jawa Tengah, dan baru Kota Semarang yang dapat izin. Kita dorong birokrasi bekerja dengan prinsip meritokrasi berbasis data,” tegas Agustina. Menurutnya, langkah ini bukan ujug-ujug.

Baca juga: Mentalitas “Jalur Ordal” Ternyata Bisa Bikin Negara Gagal

Awal Januari 2026 lalu, Pemkot Semarang baru saja menyabet Anugerah Meritokrasi dengan predikat Sangat Baik dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Penghargaan itu, kata Agustina, jadi bukti kalau sistem manajemen ASN di Semarang sudah naik level, lebih ketat, modern, dan nggak gampang “ditembus”.

“Sudah nggak bisa lagi saya asal menaikkan orang karena kedekatan atau tim sukses. Aturannya ketat banget, justru untuk menjaga stabilitas, kinerja, dan kemajuan pemerintahan,” ujarnya.

Soroti Integritas

Bukan cuma soal sistem, Agustina juga menyoroti integritas. Ia dengan tegas menyatakan nol toleransi terhadap praktik suap dan gratifikasi dalam urusan jabatan. “Kalau ada yang datang minta uang setelah pelantikan ini, saya nggak segan kirim ke proses hukum. Pemerintahan ini harus bersih sampai ke akar,” tandasnya.

Para pejabat baru pun diminta langsung tancap gas menerjemahkan visi “Semarang Bersih, Sehat, Cerdas, Makmur, dan Tangguh” ke dalam kerja nyata. Bagi Agustina, jabatan bukan sekadar titel, tapi amanah yang harus terasa dampaknya di masyarakat.

Baca juga: Jateng Gas Pol Manajemen Talenta

“Ukuran sukses bukan di kursi jabatan, tapi di perubahan yang dirasakan warga. Mari gaspol buat Kota Semarang, bekerja pakai ilmu, melayani pakai hati, dan jaga amanah setinggi-tingginya,” pungkasnya.

Kalau naik jabatan sekarang pakai nilai dan data, satu hal jadi jelas: yang paling deg-degan bukan rakyat, tapi mereka yang dulu biasa lewat jalur belakang. (tebe)

You Might Also Like

BI Jateng Buka 251 Titik Tukar Uang Baru

SPMB SMA/SMK Resmi Dibuka, Luthfi: No Titip, No Jastip

Rumus Baru, Nasib Lama: Buruh Tetap Mengeluh

Gagal ke Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 Takluk 0-1 dari Korea Selatan di Sidoarjo

Iran Gelar Sayembara Berburu Pilot Jet Tempur AS yang Jatuh, Hadianya Gak Main-main

TAGGED:headlinemeritokrasipelantikan pejabatpemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bencana tanah longsor di Watukumpul, Pemalang, menelan korban jiwa. Kiki Tewas Tertimbun, Lagi-lagi Tanah Longsor di Pemalang Telan Korban Jiwa
Next Article Lampung Tuan Rumah Porwanas 2027

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

NYUT-NYUTAN - Perajin tempe di Semarang mengaku ketar-ketir tiap hari menghadapi pelemahan rupiah. Musababnya, bahan baku untuk tahu-tempe di Indonesia masih didominasi kedelai impor dari Amerika Serikat (AS). (dul)
Fokus

Siasat Perajin Tempe agar Harga Tak Naik di Tengah Himpitan Lesunya Rupiah

Juni 12, 2026
Unik

Geger Robot Polisi Biaya Fantasis, Kapolri Buka Suara Soal Sumber Dananya

Juli 8, 2025
Unik

Bukan Gaya, Ini Alasan Kelelawar Gemar Tidur Menggantung Terbalik Terus

Juli 7, 2026
Massa aksi demo ojol di Semarang berteduh saat menunggu orator menyampaikan aspirasi.
Unik

Demo Ojol Semarang, Massa Teriaki Driver yang Nekat Narik Penumpang

Mei 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Naik Jabatan Pakai Nilai, Bukan Titipan: Wali Kota Lantik 12 Pejabat Baru
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?