Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: TMMD Bukan Cuma Bangun Jalan, Agustina Ingin Masuk Gang-Gang Kampung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

TMMD Bukan Cuma Bangun Jalan, Agustina Ingin Masuk Gang-Gang Kampung

Kalau selama ini TMMD identik dengan cor jalan atau bangun talud, Semarang mencoba mengubah cara pandang itu. Bagi Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti, pembangunan tak boleh berhenti di beton dan paving. Yang lebih penting, pelayanan pemerintah benar-benar sampai ke depan pintu rumah warga.

T. Budianto
Last updated: Juli 18, 2026 4:15 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BUKA TMMD: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Lapangan Rusunawa Semarang Hebat, Kelurahan Sawah Besar, Gayamsari, Semarang. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 resmi bergulir di Kota Semarang. Namun kali ini, yang dibangun bukan hanya jalan lingkungan atau talud, melainkan juga kualitas hidup masyarakat.

Program yang dibuka Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti di Lapangan Rusunawa Semarang Hebat, Kelurahan Sawah Besar, Gayamsari tersebut menjadi ajang kolaborasi antara Pemkot Semarang, Kodim 0733/Kota Semarang, Baznas, PDAM, hingga berbagai organisasi perangkat daerah untuk menghadirkan pelayanan publik langsung ke tengah masyarakat. TMMD dijadwalkan berlangsung hingga 13 Agustus 2026.

Menurut Agustina, konsep pembangunan saat ini tidak lagi bisa hanya diukur dari panjang jalan yang dibangun atau tingginya talud yang berdiri. Yang jauh lebih penting adalah sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran pemerintah.

“TMMD hari ini bukan hanya membangun jalan atau talud. Yang kita bangun adalah akses masyarakat terhadap pelayanan pemerintah. Ketika warga bisa tinggal di rumah yang lebih layak, memperoleh air bersih, mendapatkan layanan kesehatan, mengurus administrasi lebih mudah, hingga memperoleh kesempatan meningkatkan ekonomi keluarga, di situlah pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata Agustina.

Baca juga: Bukan Cuma Bangun Jalan, TMMD Bikin Mangunsari Ikut Glow Up

Selama pelaksanaan TMMD, pekerjaan fisik dipusatkan di Jalan Dempel Barat, Kelurahan Sawah Besar. Infrastruktur yang akan dikerjakan meliputi peninggian jalan, pavingisasi, hingga pembangunan talud untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.

Tak hanya itu, sebanyak 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga akan direhabilitasi melalui dukungan Baznas Kota Semarang. Di sektor pelayanan dasar, PDAM Kota Semarang turut membangun satu paket tandon air lengkap dengan instalasinya di Mushola Al Hidayah sebagai upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat.

Namun justru layanan nonfisik menjadi salah satu fokus utama TMMD tahun ini. Selama hampir satu bulan pelaksanaan program, warga akan mendapatkan berbagai pelayanan mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, aktivasi KTP digital hingga penyuluhan keluarga berencana.

Belum cukup, ada juga edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, donor darah, pasar pangan murah, bazar UMKM, pelatihan keterampilan, perpustakaan keliling, hingga edukasi mengenai kebencanaan, ketahanan keluarga, dan ketahanan pangan.

Libatkan OPD

Agustina mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah sengaja diturunkan bersama agar masyarakat tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk memperoleh berbagai layanan pemerintah.

“Seluruh perangkat daerah kita hadir bersama masyarakat. Tidak bekerja sendiri-sendiri, tetapi bergerak sebagai satu tim untuk menyelesaikan persoalan warga secara terpadu. Ini yang ingin terus kita bangun, yaitu pelayanan pemerintah yang semakin dekat, semakin cepat, dan semakin dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan akan jauh lebih berdampak jika perbaikan infrastruktur dibarengi dengan peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga ketahanan keluarga.

Baca juga: TMMD di Wates, Bikin Gotong Royong Naik Level

Karena itu, konsep kolaborasi menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan TMMD. Agustina juga memberikan apresiasi kepada TNI bersama seluruh mitra yang selama ini terus menjaga semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.

“Kolaborasi adalah kekuatan Kota Semarang. Ketika pemerintah, TNI, BUMD, Baznas, dunia usaha, dan masyarakat berjalan bersama, pembangunan tidak hanya selesai lebih cepat, tetapi juga lebih tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan lebih luas. Inilah wajah pembangunan yang ingin terus kita hadirkan di Kota Semarang,” tegasnya.

Melalui TMMD Sengkuyung Tahap III, Pemkot ingin memastikan pembangunan benar-benar hadir hingga ke sudut-sudut kampung. Sebab, bagi pemerintah, membangun bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, tetapi memastikan setiap warga mendapat kesempatan hidup yang lebih layak dan pelayanan publik yang lebih mudah dijangkau.

Aspal memang bisa menutup lubang jalan. Tapi kalau pelayanan masih berhenti di balik meja kantor, yang berlubang bukan lagi jalannya, melainkan jarak antara pemerintah dan rakyatnya. (tebe)

You Might Also Like

Anak Aman Digital Dijaga, Purbalingga Gaspol Perkuat Aturan Baru

Operasi Ketupat 2026 Sasar Lima Titik Rawan

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

DPR Sorot Minimnya Perhatian Pemerintah Pada Petani Cokelat

Jateng Gaspol Regenerasi Petani

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangtmmd
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSIS Tarik Bayu Fiqri Pulang, Miftahul Hamdi Ikut Merapat
Next Article IKRAR SETIA--Tiga napi kasus terorisme di Lapas Semarang ikrar setia kepada NKRI. (ist) Tiga Napi Kasus Terorisme Jaringan Jamaah Islamiyah Tobat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi kebakaran hutan.

Timnas Spanyol Berlatih di Tengah Kabut Asap, Kebakaran Hutan Ancam Final Piala Dunia 2026

Ilustrasi konten Instagram.

Kreator Instagram Kini Bisa Cuan dari Reels dan Feed, Shopee-Meta Resmi Kolab!

Sekolah Dasar Negeri Sepi Peminat, Pengamat Singgung Pergeseran Penduduk

TURNAMEN ESPORT--Pelajar dari berbagai daerah bertanding game Mobile Legends: Bang Bang, di Salatiga, Sabtu (18/7/2026). (ist)

Pelajar Adu Skill Mobile Legends di Campus School Battle 2026 di Salatiga

Ahmad Marzuki (pegang mix) nelayan Semarang yang juga koordinator Aliansi Rakyat Miskin Semarang Demak (ARMSD). (bae)

Liat Tuh Tanggul Laut Tambaklorok Udah Retak, Warga Minta Giant Sea Wall Dikaji Matang!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

MBG Bikin Sampah Kian Menumpuk, Pemprov Jateng Akui Banyak Makanan Terbuang Sia-sia

Februari 18, 2026
Jalur Kabupaten Karangkobar–Batur di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, nyaris putus total.
Info

Jalur Utama ke Dieng via Banjarnegara Lumpuh, Putus Diterjang Longsor

Maret 7, 2026
Olahraga

Final Tanpa Rival: Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng 2025-2029

September 30, 2025
Ketua Komite Pendidikan DPC PERADI SAI Semarang, Imam Setiadi saat paparan dalam diskusi dan buka bersama di kantor bacaaja.co, Jumat (13/3/2026). (bae)
Info

Peradi SAI Semarang Dukung Larangan Anak Punya Akun Medsos, Cegah Paparan Radikalisme

Maret 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: TMMD Bukan Cuma Bangun Jalan, Agustina Ingin Masuk Gang-Gang Kampung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?