Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jalur Utama ke Dieng via Banjarnegara Lumpuh, Putus Diterjang Longsor
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jalur Utama ke Dieng via Banjarnegara Lumpuh, Putus Diterjang Longsor

R. Izra
Last updated: Maret 7, 2026 4:14 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Jalur Kabupaten Karangkobar–Batur di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, nyaris putus total.
Jalur Kabupaten Karangkobar–Batur di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, nyaris putus total.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGERA — Jalur Kabupaten Karangkobar–Batur di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, kini kondisinya makin mengkhawatirkan.

Longsor di beberapa titik bikin jalan yang jadi akses menuju Dieng Plateau itu nyaris putus.

Akibatnya, kendaraan roda empat sudah tidak bisa lewat. Warga sekitar juga harus menghadapi risiko keselamatan sekaligus terganggunya akses transportasi harian.

Bacaaja: Warga Deliksari Semarang Dihantui Bayang-bayang Longsor, Hidup dalam Mode Siaga
Bacaaja: Alih Fungsi Lahan di Kawasan BSB Masif, Jadi Biang Kerok Banjir Semarang

Video kondisi jalan ini pun ramai beredar di media sosial. Terlihat tebing di bawah badan jalan ambles cukup dalam hingga membentuk jurang besar. Sebagian badan jalan bahkan sudah berada tepat di bibir longsoran.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, menjelaskan pihaknya sudah melakukan beberapa kali monitoring sejak awal 2026.

Pada pemantauan pertama, 12 Februari 2026, ditemukan badan jalan longsor sekitar 50 meter dan hanya menyisakan jalur sempit sekitar satu meter. Di titik lain, tebing dekat permukiman Dusun Kaliireng bahkan longsor hingga 300 meter.

“Longsor ini sebenarnya sudah terjadi sejak Januari 2025, tapi terus berkembang karena hujan deras,” jelasnya, Jumat (6/3/2026).

Kondisinya makin parah pada monitoring 2 Maret 2026. Jalan di titik longsor utama sudah tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, bahkan satu tiang listrik ikut terseret. Saat itu Perusahaan Listrik Negara (PLN) langsung memindahkan jaringan listrik demi keamanan.

Monitoring terakhir pada 4 Maret 2026 menegaskan situasi darurat. Jalan di lokasi longsor utama praktis sudah hilang dan hanya menyisakan saluran air.

Bagi warga atau wisatawan yang hendak menuju Dieng dari Banjarnegara, BPBD menyarankan menggunakan jalur alternatif lewat Wanayasa dan Pejawaran.

Secara geologi, Desa Ratamba memang berada di wilayah perbukitan dengan tanah yang relatif rapuh. Tak heran, saat hujan deras turun, tanah mudah tergerus dan memicu longsor.

Wilayah ini juga masuk zona merah kerentanan gerakan tanah menurut peta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Saat ini BPBD bersama instansi terkait menyiapkan langkah darurat seperti pemasangan rambu peringatan dan penutupan rekahan tanah. Sementara untuk solusi jangka panjang, opsi relokasi jalan atau penguatan tebing dan normalisasi sungai sedang dikaji. (*)

You Might Also Like

Lebaran 2026 Diprediksi Kapan? Jadwal Libur Panjang Mulai Terbaca

Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Saleh Dorong MBG Sasar Ibu Hamil dan Balita

Agustina Ajak Warga Semarang Maksimalkan SDGS

Demi Kehormatan Bangsa, Tidak Ada Hadiah di Piala Sudirman

Zulhas Puji KKMP Sampangan

TAGGED:akses utamabanjarnegaradiengheadlinejalur menuju diengjalur utamalongsorpejawaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Walhi: Pembangunan di Hulu Bikin Semarang Bawah Tambah Banjir
Next Article Arnendo (menunduk) didampingi kuasa hukumnya saat berada di kantor polisi menanyakan tindak lanjut laporan kasus penganiayaan. (ist) Mahasiswa Undip Korban Pengeroyokan Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Sikap Kampus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

1,2 Juta NIK Diduga Bocor, Pemprov Bilang Aman: “Belum Ada Korban”

WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

BMKG Sebut Kemarau 2026 Punya Pola Tak Biasa

TURNAMEN FREE FIRE - Komunitas e-sport RIKAS bersama Warmindo Mayoritas kembali menggelar turnamen Free Fire Clash Squad 4v4, dengan kuota terbatas hanya 64 tim.

Slot Cuma 64 Tim, Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas Kembali Dibuka

KEMBALIKAN MAHAR--Kades Kayen, Agus Riyanto (baju batik dan berpeci) menjelaskan pengembalian mahar seleksi perangkat desa, saat bersaksi dalam sidang dugaan korupsi Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Seusai OTT Sudewo, Kades di Pati Bergegas Kembalikan Mahar Seleksi Perangkat Desa

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Saat 2.500 Langkah Sunyi Menghidupkan Solo

Juni 17, 2026
Ekonomi

bank bjb Bukukan Pertumbuhan Laba dan Penguatan Bisnis

Mei 22, 2026
Hukum

Uang Palsu Rp300 Juta Digerebek, Mesin Masih Nyala

Maret 4, 2026
Pendidikan

Dua Pelajar Banjarnegara Bikin Heboh Panggung Literasi Nasional

Oktober 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jalur Utama ke Dieng via Banjarnegara Lumpuh, Putus Diterjang Longsor
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?