BACAAJA, SEMARANG – Pemkot bergerak menangani warga terdampak kebakaran Asrama Polisi (Aspol) di Kota Lama Semarang. Kebutuhan dasar warga menjadi perhatian utama setelah rumah mereka terbakar.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, bantuan disiapkan untuk memastikan warga tetap mendapat kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.
“Yang paling penting saat ini adalah memastikan seluruh warga terdampak, terutama anak-anak, terpenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar Agustina, Minggu (6/9/2026).
Pemkot menggandeng Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, serta jajaran Kecamatan Semarang Utara dan Semarang Tengah untuk menyalurkan bantuan.
Bacaaja: Asrama Polisi di Kota Lama Semarang Terbakar, Kabut Asap Ganggu Wisatawan
Bacaaja: 15 Rumah Aspol di Kota Lama Semarang Ludes Terbakar
Bantuan yang diberikan mulai dari makanan, beras, telur, sayur-mayur, pakaian, hingga perlengkapan mandi.
Kebutuhan anak-anak juga ikut diperhatikan. Pemkot menyiapkan tambahan asupan berupa susu, cokelat dan roti kering.
Penanganan warga juga mendapat dukungan dari Polrestabes Semarang yang menyediakan peralatan dapur. LPMK setempat turut membantu memenuhi kebutuhan warga.
Agustina mengatakan, bantuan tersebut bukan hanya untuk kebutuhan sesaat. Pemkot akan terus mendampingi warga sampai kondisi mereka kembali stabil.
“Kami hadir mendampingi warga sampai kondisi mereka kembali stabil. Bantuan dari berbagai pihak ini merupakan wujud gotong royong agar saudara-saudara kita di sini merasa tidak sendiri,” kata politikus PDIP itu.
Sebelumnya, kebakaran melanda Aspol Semarang Utara pada Sabtu (5/9/2026) sore. Sebanyak 15 rumah terbakar dan 12 kepala keluarga terdampak dalam kejadian tersebut. (bae)

