Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mau Pindah ke Mobil Listrik? Jateng Bilang: Pajaknya Tetap Nol
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Mau Pindah ke Mobil Listrik? Jateng Bilang: Pajaknya Tetap Nol

Buat yang lagi ngincer mobil listrik tapi masih mikir soal biaya, ada kabar yang lumayan bikin lega. Pemprov Jateng memastikan insentif pajak kendaraan listrik masih lanjut. Artinya, beban di awal kepemilikan bisa lebih ringan.

T. Budianto
Last updated: Juni 18, 2026 7:50 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PEMBUKAAN DEALER: Sekda Jateng, Sumarno menghadiri pembukaan dealer resmi BYD Haka Auto di Semarang, Rabu (17/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng masih mempertahankan kebijakan pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk kendaraan listrik berbasis baterai.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno, saat menghadiri pembukaan dealer resmi BYD Haka Auto di Semarang, Rabu (17/6/2026). “Kita masih menerapkan bebas BBNKB dan PKB kendaraan listrik,” ujar Sumarno.

Baca juga: Mobil Listrik Mau Kena Pajak? Santai, Jateng Masih “Mikir Dulu”

Kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Gubernur Jateng Nomor 100.3.3.1/161 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 29 Mei 2026. Aturan itu memberikan pembebasan dua jenis pajak utama bagi kendaraan listrik berbasis baterai di Jateng.

Menurut Sumarno, insentif tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Selain lebih hemat energi, kendaraan listrik juga dinilai menjadi salah satu langkah menuju penggunaan energi berkelanjutan dan pengurangan emisi.

Posisi Jateng

Di sisi industri, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menilai Jateng memiliki posisi strategis sebagai salah satu koridor ekonomi utama di Pulau Jawa. Menurutnya, provinsi ini berpotensi menjadi salah satu motor penggerak perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

Ia menambahkan, percepatan penggunaan kendaraan listrik tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, industri otomotif, penyedia infrastruktur, hingga masyarakat agar transformasi menuju mobilitas rendah emisi berjalan lebih cepat.

Baca juga: Mobil Listrik Polytron Nggak Cuma Buat Jalan, tapi Bisa Jadi Genset Darurat saat Mati Listrik

“Kami bangga bisa melayani lebih banyak pelanggan di Jateng untuk mendukung masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan dan inovatif,” ujarnya.

Pajaknya sudah digratiskan, industri mulai berdatangan, dan kendaraan listrik makin banyak pilihan. Tinggal satu pertanyaan yang sering muncul di kepala calon pembeli: yang lebih dulu habis nanti baterainya… atau saldo rekeningnya? (tebe)

You Might Also Like

MTQ Jadi Etalase UMKM Semarang, Jangan Sampai Tamu Pulang Cuma Bawa Foto

Ngeri! Istri Eks-Pangdam Widi Ungkap Aliran Duit Korupsi Rp18,5 M Buat Kampanye Prabowo

Longsor Kalipancur Makin Melebar, Warga Semarang Was-was Jalan Ikut Ambrol

Kota Nggak Bisa Bersih Sendiri, Pemkot Ajak Semua Turun Tangan

Dari Pesantren ke Kampus Dunia

TAGGED:headlinemobil listrikpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BACAAJA.CO GOES TO SCHOOL - Bacaaja.co berkolaborasi dengan SCU Semarang dan SMKN 5 Semarang menggelar "Bacaaja.co Goes to School: Cegah IRET Kalangan Gen-Z di Ruang Digital", yang digelar di kampus SCU, Kamis (18/6/2026). (dul) Waspada! Densus: Selain Medsos, Game Online Jadi Pintu Masuk Paham Radikal
Next Article Nobar Piala Dunia Bikin Omzet Bar Grand Candi Ikut Naik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAPA LEBIH DEKAT - Dewan Komisaris PLN Icon Plus, Saifullah Mashum, bertemu dan berdialog langsung dengan insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah.

Sapa Lebih Dekat: Komisaris Dengarkan Aspirasi Insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah

KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

Siswa SLB Blitar Pingsan, Diduga Tahan Sakit Keracunan MBG

Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Ilustrasi judi online (judol).

Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tumbuh

Empat Stasiun KAI di Jateng Kini “Panen” Matahari

Juli 16, 2026
Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto, saat dicecar Komisi III DPR RI.
Hukum

Akhirnya Kapolresta Sleman Diberhentikan, Buntut Kasus Suami Korban Jambret Jadi Tersangka

Januari 30, 2026
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat rapat dengan Kementerian Keuangan RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (19/8/2025). Foto: dok.
Ekonomi

Shadow Economy Mau Diawasi, UMKM Jangan Ikut Diseret-seret!

Agustus 20, 2025
Olahraga

Jadi Tuan Rumah, Luthfi Targetin Jateng Juara Umum Pomnas XIX

September 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mau Pindah ke Mobil Listrik? Jateng Bilang: Pajaknya Tetap Nol
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?