Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gubernur Jateng Gowes ke Kantor, ASN Diajak Ikut “Waras Energi”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Gubernur Jateng Gowes ke Kantor, ASN Diajak Ikut “Waras Energi”

Kalau biasanya berangkat kerja identik sama macet, bensin, dan klakson, Kamis, (9/4/2026) pagi vibes-nya beda di Semarang. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi justru kasih contoh simpel tapi “nendang”: ngantor pakai sepeda. Bukan gimmick, tapi ajakan pelan-pelan buat ubah gaya hidup biar lebih hemat energi dan mungkin sekalian sehatin raga.

T. Budianto
Last updated: April 9, 2026 5:25 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
GOWES KE KANTOR: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bersepeda menuju kantor bersama sejumlah kepala OPD, Kamis (9/4/2026) pagi. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bareng sejumlah kepala OPD kompak berangkat kerja dengan sepeda dari rumah masing-masing, Kamis (9/4/2026) pagi.

Mereka janjian ketemu di depan Masjid Raya Baiturrahman, lalu gowes bareng keliling kota. Rutenya juga nggak main-main: dari Simpang Lima-Jl Gajahmada-Jl Imam Bonjol-Jl Piere Tendean-Jl Pemuda-Tugu Muda-Jl Pandanaran balik lagi ke Simpang Lima lanjut ke Jl Pahlawan dan finish di Kantor Gubernur.

Aksi “bike to work” ini bukan sekadar olahraga pagi, tapi jadi simbol perubahan. Luthfi pengin ASN dan masyarakat mulai mikir ulang soal kebiasaan konsumsi energi. “Yang penting itu bukan karena ada surat edaran, tapi jadi kebiasaan. Biar enjoy, nggak terasa berat,” katanya santai.

Baca juga: WFH, Hemat Energi atau Cuma Pindah Tagihan? Ini Kata Akademisi

Menurutnya, hemat energi itu nggak harus ribet. Bisa dimulai dari hal sederhana: naik sepeda, pakai kendaraan listrik, atau bahkan naik angkot. Intinya, jangan selalu bergantung sama BBM.

Gerakan ini juga diperkuat lewat Surat Edaran dari Kemendagri dan Pemprov Jateng soal transformasi budaya kerja ASN. Isinya cukup relate sama kondisi sekarang: ada WFH tiap Jumat, perjalanan dinas dikurangi, dan rapat-rapat didorong hybrid biar nggak boros energi.

Detail Aturan

Nggak cuma itu, aturan lain juga cukup detail. Mulai dari pembatasan kendaraan dinas maksimal 50 persen, penggunaan AC di suhu efisien 24-26 derajat, sampai lampu yang harus dimatikan kalau ditinggal lebih dari dua jam.

ASN juga didorong buat jalan kaki kalau jarak rumah ke kantor dekat, naik sepeda kalau masih masuk akal, atau pakai transportasi umum kalau tersedia. Bahkan konsep nebeng bareng alias carpooling juga dianjurkan.

“Ini bukan sekadar perintah, tapi budaya. Hemat energi bisa lewat olahraga, WFH, matikan listrik yang nggak perlu, sampai mulai pakai energi terbarukan,” tegas Luthfi.

Baca juga: Jumat WFH, Dinas Dipangkas, ASN Jateng Diajak Lebih “Hemat Mode”

Di sisi lain, Pemprov Jateng juga lagi gaspol dorong energi baru terbarukan. Mulai dari program desa mandiri energi, sampai pemanfaatan CNG lewat BUMD energi. Bahkan, perusahaan yang sudah pakai energi ramah lingkungan juga dikasih insentif pajak.

Di tengah harga energi yang makin “sensitif” dan bumi yang makin gampang panas, mungkin kita emang butuh lebih banyak pemimpin yang berani gowes, bukan cuma rapat. Soalnya, kadang yang bikin boros itu bukan listrik atau bensin, tapi kebiasaan lama yang nggak pernah dikayuh keluar. (tebe)

You Might Also Like

Pemprov Jateng Gelontor Dana Hibah Rp125,2 Miliar untuk 1.248 Ormas

Timnas Spanyol Berlatih di Tengah Kabut Asap, Kebakaran Hutan Ancam Final Piala Dunia 2026

ASN Semarang “Nggak Libur Total”, Wali Kota: Ini yang Bikin Kota Tetap Adem Saat Lebaran

Semarang Sambut Suro dengan Wayang dan Doa

Raja Media Dahlan Iskan Tersangka Penggelapan, Pelapornya Jawa Pos

TAGGED:gubernur jatengheadlinepemprov jatengWFH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Logistik Haji 2026 Ketahan Konflik, Beras Terancam Gagal Kirim
Next Article Bunda Literasi Jateng: Nggak Cuma Bikin Pintar, Baca Buku Juga Biar Nggak Mudah Ketipu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kasus Bullying di Pemalang Disorot, Pemprov: CCTV Jangan Cuma Jadi Pajangan

Mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng periode 2003–2013, Dr. Sos. Drs. KH. Muhammad Adnan, M.A., meninggal dunia pada Rabu (7/10/2026) malam di RS Samsoe Hidajat, Semarang. (Dok. Maarif NU Jawa Tengah)

Kiai Adnan, Mantan Ketua PWNU Jateng dan Sosok Akademisi Itu Telah Wafat

Tim PKM FK Unnes Kawal Kesehatan Ternak hingga Daging Kurban di Magelang

Usai Asian Games, Takraw Jateng Bidik Tiga Emas PON 2028

Giant Sea Wall Belum Berdiri, Mangrove Diminta Jadi Pasukan Pertama Jaga Pantura

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi

Maret 4, 2026
Info

Hujan Lagi Niat di Jateng, BMKG Pasang Status Siaga

Februari 13, 2026
TEATER--Poster pertunjukan teater Gemati berjudul "Keraton Siluman". (ist)
Unik

Catat Tanggal Mainnya! Keraton Siluman, Lawakan Berisi Kritik Sosial dan Sindiran Menohok

Mei 21, 2026
Ilustrasi gangguan kesehatan mental atau gangguan jiwa.
Info

Minimal 28 Juta Warga Indonesia Gangguan Jiwa, Jangan-jangan yang Duduk di Kursi Kekuasaan Juga?

Januari 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gubernur Jateng Gowes ke Kantor, ASN Diajak Ikut “Waras Energi”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?