Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Walhi: Pembangunan di Hulu Bikin Semarang Bawah Tambah Banjir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Walhi: Pembangunan di Hulu Bikin Semarang Bawah Tambah Banjir

Kalau hujan deras turun di Semarang, warga di kawasan bawah biasanya langsung waswas. Banjir seperti sudah jadi “langganan tahunan”. Tapi menurut aktivis lingkungan, persoalannya bukan sekadar hujan atau rob dari laut. Ada cerita panjang dari hulu kota yang pelan-pelan berubah wajah. Dan efeknya? Air dari atas turun, numpuk di bawah, lalu bingung mau pergi ke mana.

T. Budianto
Last updated: Maret 7, 2026 5:51 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
NARASUMBER PODCAST: Manajer Kampanye dan Media Walhi Jawa Tengah, Zalya Tilaar (kanan) sedang berbincang dengan host dalam podcast bacaajadotco, Jumat (6/3/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Banjir di Semarang bawah bukan cuma soal hujan atau air laut pasang. Menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah, masalahnya jauh lebih kompleks: air datang dari segala arah, tapi jalannya makin sempit.

Manajer Kampanye dan Media Walhi Jawa Tengah, Zalya Tilaar menyebut, banjir di Semarang bagian bawah terjadi karena akumulasi berbagai persoalan yang menumpuk. Pertama karena minim area resapan dan drainase buruk sehingga bikin banjir lokal.

Baca juga: Alih Fungsi Lahan di Kawasan BSB Masif, Jadi Biang Kerok Banjir Semarang

Kondisi itu diperparah adanya kiriman air dari Semarang atas. Ditambah air rob dari laut di kawasan pesisir. Air dari berbagai penjuru menyatu dan kesulitan mengalir ke laut, apalagi sekarang wilayah pesisir di tanggul semua, ada proyek Tol dan Tanggul Laut Semarang-Demak (TTLSD). Air bisa dibuang ke laut jika dipompa dulu.

“Yang kena dampak terbesar yang di bawah. Karena udah banjir kiriman dari hulu, habis itu banjir lokal, belum banjir rob, habis itu ditanggul sama TTLSD.” “Akhirnya mau ke mana kan. (Airnya) Jadi stuck di situ kan,” kritik Zalya saat menjadi narasumber Podcast untuk kanal YouTube bacaajadotco, Jumat (6/3/2026).

Kawasan Terbangun

Dia lantas menyoroti pembangunan masif, termasuk di Semarang bagian atas. Kata dia, daerah seperti Tembalang, Gunungpati, dan Mijen yang dulu penuh vegetasi kini banyak berubah jadi kawasan terbangun. Dalam kajian yang pernah dibuat Walhi, tutupan vegetasi di kawasan tersebut menyusut cukup tajam.

Jika dulu sekitar 90 persen wilayahnya masih tertutup vegetasi, sekarang tersisa sekitar 40 persen saja. Banyak lahan berubah fungsi jadi perumahan, termasuk perumahan elit, dan kawasan industri. Akibatnya fungsi ekologisnya ikut hilang.

Baca juga: Tiga Orang Meninggal karena Banjir Semarang

Tanah yang dulu menyerap air sekarang berubah jadi permukaan keras yang langsung mengalirkan air ke bawah. “Yang kena dampak terbesar ya wilayah bawah,” ujar Zalya. (bae)

You Might Also Like

Bunda Literasi Jateng: Nggak Cuma Bikin Pintar, Baca Buku Juga Biar Nggak Mudah Ketipu

Dramatis! Marc Marquez Raih Kemenangan di Sprint Race MotoGP Ceko 2025 Meski Sempat Tertinggal

Balik Nama Gratis, Masih Nunda?

Menteri Pigai Sebut Penolak MBG & Kopdes Anti-HAM, Singgung ‘Orang Jahat’

Waras Ekonomi, Upaya Pemkot Perkuat Sektor UMKM

TAGGED:alih fungsi lahan semarangbanjirdistaru kota semarangheadlinepemkot semarangwalhi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menu Buka Puasa Terbaik, Kata UAH, Idealnya Bukan Gorengan
Next Article Jalur Kabupaten Karangkobar–Batur di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, nyaris putus total. Jalur Utama ke Dieng via Banjarnegara Lumpuh, Putus Diterjang Longsor

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tanam Kopi 12 Tahun, Petani Dayunan Malah Dituduh Kuasai Lahan Orang

Buruh Ingatkan Jateng Jangan Hanya Jadi Surga Bagi Investor

MINTA MAAF - Pengacara Hotman Paris Hutapea meminta maaf setelah perkataannya menuai kecaman secara luas.

BREAKING NEWS: Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Bekas Jampidsus Febrie

BUKA PAMERAN - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri membuka pameran sejarah dan arsip foto ‘Meretas Jalan Demokrasi’ dalam memperingati 30 tahun peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli), di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026). Megawati merasa TIM sekarang terasa borjuis. Ia meminta Pramono mengembalikan TIM sebagai rumah seniman. (Dok PDIP)

Megawati Sentil TIM Kini Borjuis dan Tak Ramah Seniman, Titahkan Pramono: Kembalikan Seperti Dulu

Polda Jateng Musnahkan Narkoba dan Miras Ilegal Senilai Rp 15 Miliar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Terminal Cilacap Nggak Aman, Aksi Palak Sopir Akhirnya Dibongkar

Maret 25, 2026
KA Argo Anggrek bertabrakan dengan KRL commuter line di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026). Tiga orang dilaporkan tewas.
Info

BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut Kereta Argo Anggrek Vs KRL, Penumpang Terjepit

April 27, 2026
Nur Laila berorasi dalam aksi May Day di depan kantor Gubernur Jateng, Jumat (1/5/2026). (bae)
Info

Demo May Day Semarang, Buruh Perempuan Tuntut Fasilitas Daycare hingga Cuti Haid

Mei 1, 2026
Pekerja media SM didampingi penasihat hukumnya dari LBH Semarang menilik berkas anjuran tripartit dari Disnaker Kota Semarang. (ist)
Info

Pekerja Media Suara Merdeka Kecewa, Tawaran Solusi Disnaker Dianggap Nggak Adil

April 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Walhi: Pembangunan di Hulu Bikin Semarang Bawah Tambah Banjir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?