Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Waras Ekonomi, Upaya Pemkot Perkuat Sektor UMKM
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Waras Ekonomi, Upaya Pemkot Perkuat Sektor UMKM

Banyak pelaku UMKM punya produk bagus, tapi sering mentok di pemasaran, pelatihan, atau bahkan bingung harus mengurus ke mana. Di Semarang, masalah itu coba dipangkas lewat satu pintu.

T. Budianto
Last updated: Juni 1, 2026 3:57 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PAMERAN UMKM: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti berbincang dengan pelaku UMKM di salah satu pameran, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemkot Semarang mulai menggeber program baru untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menginisiasi Program Strategis Waras Ekonomi, sebuah platform terpadu yang menghubungkan pelaku UMKM dengan berbagai layanan pembinaan, promosi, hingga peluang bisnis dalam satu sistem.

Program ini dirancang untuk menjawab persoalan klasik yang selama ini sering dihadapi pelaku usaha kecil, mulai dari sulitnya akses pendampingan, minimnya promosi, hingga terbatasnya jaringan pasar.

Menurut Agustina, Waras Ekonomi bukan sekadar program pendataan pelaku usaha. Lebih dari itu, program ini menjadi cara pemerintah untuk memastikan setiap UMKM mendapatkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi usahanya.

“Program ini bukan sekadar pendataan UMKM, tetapi bagaimana pemerintah hadir mendampingi pelaku usaha agar benar-benar berkembang dan memiliki akses pasar yang lebih luas,” ujar Agustina di Balaikota Semarang, Senin (1/6/2026).

Baca juga: Wali Kota Ajak ISEI Semarang Dukung “Waras Ekonomi”

Lewat program ini, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan bekerja dalam satu sistem yang terintegrasi. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bertugas melakukan sensus dan pendaftaran UMKM. Selanjutnya, Dekranasda bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro melakukan proses kurasi dan klasifikasi usaha.

Sementara itu, Dinas Perdagangan akan menyediakan ruang pamer atau showcase produk sebagai sarana promosi bagi para pelaku UMKM. Seluruh produk yang telah terdata nantinya juga akan masuk dalam katalog digital yang bisa diakses masyarakat secara online.

Tak hanya soal promosi, Waras Ekonomi juga menghadirkan pola pembinaan yang lebih terstruktur. Setiap UMKM akan melalui tahapan sensus, klasifikasi, kurasi, hingga pencocokan program sesuai kebutuhan usaha masing-masing.

Dari proses tersebut, pelaku UMKM bisa mendapatkan akses pelatihan, pendampingan, hingga peluang kerja sama bisnis melalui skema business matching dengan perusahaan atau pelaku usaha yang lebih besar.

Platform Digital

Sebagai pusat layanan, Pemkot Semarang juga menyiapkan platform digital Waras Ekonomi yang bisa diakses masyarakat melalui situs resmi yang telah disediakan pemerintah kota.

Melalui platform tersebut, UMKM, OPD, maupun mitra usaha akan memiliki akun masing-masing sehingga proses pembinaan, promosi produk, dan kolaborasi usaha dapat berjalan lebih cepat, mudah, dan transparan.

Agustina menegaskan bahwa UMKM tetap menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah ingin memastikan para pelaku usaha tidak lagi merasa berjalan sendiri saat mengembangkan bisnisnya.

Baca juga: Alasan Pekerja Informal Rentan dan Sulit Naik Kelas

“Pemkot Semarang ingin UMKM tumbuh bersama. Pemerintah hadir bukan hanya memberi program, tetapi juga membuka jalan agar usaha warga semakin maju, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.

Melalui Waras Ekonomi, Pemkot Semarang berharap produk-produk lokal semakin dikenal luas, peluang usaha semakin terbuka, dan pelaku UMKM mampu naik kelas hingga bersaing di pasar yang lebih besar.

Sebab pada akhirnya, yang sering membuat UMKM tumbang bukan karena produknya kalah bagus. Kadang mereka hanya kalah akses, kalah informasi, dan kalah jaringan. Kini tugas pemerintah bukan sekadar memberi panggung, tapi memastikan lampunya menyala dan penontonnya benar-benar datang. (tebe)

You Might Also Like

Rupiah Makin Ambles! Nilai Tukar 1 Dolar AS Setara Rp17.868, Segera Tembus Rp18.000?

Ketua DPR Puan Maharani Tegaskan Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu Salahi UUD ’45

Absurd! Oknum Polisi Curi Motor Polisi di Markas Polisi

Mantap! Wali Kota Semarang Kukuhkan FPRB dan Gelar Gladi Lapang Hadapi Musim Hujan 2025–2028

Usai Lebaran, Jateng Siap Gas Bangun Dry Port

TAGGED:headlinepemkot semarangumkm semarangwali kota semarangwaras ekonomi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lewat Perangko, Agustina Ajak Publik Rawat Sejarah Bangsa
Next Article Saat 2.570 Lampion Naik ke Langit Borobudur

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sate Berujung Maut, Menantu Klaim Dikasih Jampi-Jampi Bukan Racun

Cek, Napas Masih Panjang atau Mulai Pendek? Paru-Paru Punya Jawaban

2 Juni Dompet Mulai Senyum, Gaji Ke-13 Cair Bawa Kabar Lega

Terong Tiap Hari Memang Nikmat, Tapi Ada Batas Aman, Simak yuk

Kompas Sudah Ada, Tinggal Jangan Jalan Sambil Merem

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Eks-Kapolri yang kini menjabat Mendagri, Tito Karnavian.
Info

Di Tengah Bencana, Mendagri Janjikan ‘Hadiah’ Rp 1 Triliun untuk Daerah, Begini Syaratnya

Desember 6, 2025
Arnendo (menunduk) didampingi kuasa hukumnya saat berada di kantor polisi menanyakan tindak lanjut laporan kasus penganiayaan. (ist)
Hukum

Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok Teman Kuliah sampai Babak Belur dan Gegar Otak

Maret 4, 2026
Info

Dari Hobi Jadi Cuan: Pemprov Siapin Guide Gunung

April 19, 2026
Ilustrasi transaksi nontunai menggunakan QRIS.
Ekonomi

25 Juta Transaski Pakai QRIS di Soloraya, Ini Sektor yang Mendominasi

Juni 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Waras Ekonomi, Upaya Pemkot Perkuat Sektor UMKM
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?