Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cari Obat Nggak Perlu Pusing, Pemkot Semarang Luncurkan Pharma City
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Cari Obat Nggak Perlu Pusing, Pemkot Semarang Luncurkan Pharma City

Pernah muter dari satu apotek ke apotek lain cuma buat cari obat yang ternyata stoknya kosong? Di Kota Semarang, pengalaman itu diharapkan segera jadi cerita lama.

T. Budianto
Last updated: Juli 17, 2026 8:07 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
MEMBELI OBAT: Konsumen membeli obat di salah satu apotek di kawasan Kedungmundu, Kota Semarang. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemkot Semarang terus mempercepat transformasi layanan kesehatan berbasis digital. Terbaru, Pemkot meluncurkan Pharma City (Pelayanan Farmasi Apotek Terintegrasi Kota Semarang) yang menghubungkan ratusan apotek dalam satu sistem terpadu.

Inovasi tersebut diresmikan Sekda Kota Semarang, Handi Priyanto dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pelayanan Kefarmasian di Hotel MG Setos, kemarin. Melalui platform ini, masyarakat bisa mengetahui lokasi apotek, mengecek ketersediaan obat secara real time, hingga berkonsultasi dengan apoteker tanpa harus berpindah-pindah tempat.

Menurut Handi, digitalisasi pelayanan kefarmasian merupakan bagian dari komitmen Pemkot Semarang untuk menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, praktis, dan mudah diakses masyarakat.

Baca juga: PBI Nonaktif, Pemkot: Santai, Warga Tetap Bisa Berobat

“Pelayanan kesehatan harus semakin dekat dengan masyarakat. Melalui Pharma City, warga tidak lagi mengandalkan informasi dari mulut ke mulut atau harus mendatangi beberapa apotek untuk mencari obat. Informasi yang dibutuhkan kini dapat diakses lebih cepat sehingga masyarakat bisa memperoleh layanan kesehatan secara lebih efektif,” ujarnya.

Selama ini, data pelayanan farmasi masih tersebar di berbagai fasilitas kesehatan sehingga belum terintegrasi dengan baik. Akibatnya, masyarakat sering kesulitan mendapatkan informasi mengenai lokasi apotek maupun stok obat yang tersedia.

Kini, sebanyak 445 apotek di Kota Semarang telah terhubung dalam satu sistem digital yang menjadi pusat informasi pelayanan kefarmasian. Integrasi tersebut tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga membantu pemerintah melakukan pengawasan terhadap mutu pelayanan serta keamanan peredaran obat.

Berbasis Data

Selain itu, sistem ini juga mempercepat proses pendataan, pelaporan, hingga pengawasan sehingga kebijakan yang diambil pemerintah dapat lebih akurat karena berbasis data.

Bagi pelaku usaha apotek, kehadiran Pharma City juga memberikan kemudahan dalam proses administrasi dan mendukung transparansi pelayanan perizinan. Handi menegaskan bahwa transformasi pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun gedung atau menambah fasilitas medis.

Menurutnya, akses informasi yang cepat dan akurat juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Karena itu, Pemkot Semarang terus memperkuat kapasitas tenaga kefarmasian melalui berbagai pelatihan serta menjalin kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Balai Besar POM di Semarang, organisasi profesi, hingga para pengelola apotek.

“Transformasi digital bukan tujuan akhir, tetapi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ketika warga lebih mudah mendapatkan informasi obat, memperoleh pelayanan yang aman, dan dilayani secara cepat, maka di situlah manfaat pembangunan benar-benar dirasakan,” tegasnya.

Baca juga: Urus Kesehatan Nggak Pakai Ribet, Semarang Tekan Angka Stunting

Ke depan, Pemkot akan terus mengembangkan Pharma City dengan mengintegrasikannya ke dalam ekosistem layanan kesehatan nasional, termasuk platform SatuSehat.

Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kefarmasian yang semakin modern, transparan, responsif, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses obat yang aman, mudah, dan berkualitas.

Di era serba digital, yang seharusnya bikin capek itu proses sembuhnya, bukan proses mencari obatnya. Kalau informasi sudah ada dalam genggaman, semoga antrean keliling apotek benar-benar tinggal kenangan. (tebe)

You Might Also Like

Gak Terima Dituding Korupsi, Bekas Bos Sritex Salahkan Pandemi Covid-19 saat Sidang

Ini Perintah Mendagri Kepada Bupati Pati Sudewo

30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!

Krisna Jhon Pilih Tetap Bersama PSIS

Widi Eks-Ajudan Jokowi Masih Bertaji? Jampidmil Belum Berani Hadirkan Mantan Pangdam ke Sidang

TAGGED:headlinepemkot semarangpharma city
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SAMBUT SISWA: Guru kelas dan badut menyambut 3 siswa baru SDN Purwoyoso 1 Semarang dalam rangkaian MPLS, Senin (13/7/2026). (Foto: bae) SD Negeri Sepi Peminat, Disdik Semarang Petakan Ulang Sebaran Siswa
Next Article Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan. (Ist) 14 Daerah Jateng Siaga Kekeringan, BPBD Siapkan 129 Juta Liter Air Bersih

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha Sebut Haji Punya Kekuatan Ekonomi Luar Biasa

Buya Yahya Tegas soal Manipulasi Data di Tempat Kerja

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Massa demonstrasi di Pati membakar mobil polisi di depan rumah dinas Kapolres Pati.
Daerah

Massa Demo Pati Bakar Mobil Polisi di Depan Rumah Dinas Kapolres

Agustus 13, 2025
Olahraga

Yolla Yuliana Pamit dari Timnas, Pilih Mundur Demi Ini

Juni 18, 2025
Info

Bikini Dulu Bikin Geger, Kini Malah Jadi Fashion Pantai Dunia

Mei 24, 2026
Ilustrasi TikTok.
Tumbuh

Viral Uninstall Massal TikTok, Gara-gara Pengendali Baru ‘Orang Dekat’ Presiden

Januari 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cari Obat Nggak Perlu Pusing, Pemkot Semarang Luncurkan Pharma City
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?