Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Piala Dunia Tak Lagi Milik Raksasa Lama, Kekuatan Baru Bermunculan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Piala Dunia Tak Lagi Milik Raksasa Lama, Kekuatan Baru Bermunculan

Kalau dulu Piala Dunia identik dengan Brasil, Jerman, Argentina, atau Italia, sekarang ceritanya mulai berubah. Tim-tim yang dulu cuma dianggap pelengkap justru makin berani bikin kejutan.

T. Budianto
Last updated: Juni 22, 2026 3:07 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
RAYAKAN KEMENANGAN: Para pemain Maroko merayakan kemenangan adu penalti pada pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar antara Maroko vs Spanyol di Education City Stadium di Al-Rayyan, Doha. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Piala Dunia kini tidak lagi didominasi negara-negara langganan juara. Dalam beberapa edisi terakhir, tim-tim yang dulu jarang diperhitungkan mulai menunjukkan taringnya dan mampu bersaing dengan kekuatan tradisional.

Pengamat sepak bola, Amir Machmud NS menilai, perubahan itu terlihat jelas dari perkembangan negara-negara Asia dan Afrika. Tim yang sebelumnya hanya dianggap pelengkap kini mampu melangkah jauh di turnamen terbesar dunia tersebut.

“Yang menarik sekarang ini adalah lompatan kekuatan-kekuatan Asia dan Afrika,” kata Amir saat dimintai komentar via telepon, Sabtu (20/6/2026). Menurutnya, Jepang menjadi salah satu contoh paling nyata.

Baca juga: Gempita Piala Dunia 2026: Ketika Semarang Ikut Bermain di Luar Lapangan

Negara Asia itu terus menunjukkan kemajuan dan mampu bersaing dengan tim-tim besar dari Eropa maupun Amerika Selatan. “Jepang ini menjadi sinar bagi Asia. Perkembangannya menunjukkan kemajuan yang lebih baik,” ujarnya.

Selain Jepang, Korea Selatan juga pernah membuat kejutan besar dengan menembus semifinal saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002. Prestasi itu menjadi bukti bahwa negara Asia mampu berbicara banyak di level tertinggi.

Pencapaian Maroko

Dari Afrika, Amir menyoroti pencapaian Maroko yang sukses menembus semifinal Piala Dunia 2022. Capaian tersebut menjadi tonggak penting karena jarang ada tim Afrika yang mampu melangkah sejauh itu.

“Maroko maju ke semifinal menjadi empat besar. Ini menunjukkan kekuatan yang tidak perlu diragukan lagi,” katanya. Amir menilai kemunculan kekuatan-kekuatan baru membuat persaingan Piala Dunia semakin menarik. Negara-negara besar kini tak bisa lagi menganggap remeh lawan hanya karena berasal dari Asia atau Afrika.

Menurutnya, perkembangan teknologi, pembinaan pemain, hingga semakin terbukanya akses terhadap ilmu kepelatihan membuat jarak kualitas antarnegara semakin menipis. Akibatnya, kejutan-kejutan di Piala Dunia kini semakin sering terjadi.

Baca juga: Demam Piala Dunia Bisa Jadi Suntikan Semangat buat Kompetisi Lokal

Fenomena itu sekaligus menunjukkan bahwa peta persaingan sepak bola dunia terus berubah. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin negara-negara yang dulu hanya menjadi kuda hitam akan menjelma menjadi penantang serius gelar juara pada masa mendatang.

Di sepak bola modern, nama besar memang masih dihormati. Tapi di atas lapangan, sejarah tidak lagi mencetak gol. Yang menentukan tetap tim yang paling siap bermain selama 90 menit. (bae)

You Might Also Like

Korupsi BUMD Cilacap, Kejati Bilang Bakal Periksa Mantan Pangdam

Minta Jaksa Hadirkan Bobby di Sidang Korupsi, Rumah Hakim di Medan Terbakar

Lewat Perangko, Agustina Ajak Publik Rawat Sejarah Bangsa

Peternak Unggas Curhat ke Luthfi, MBG Diminta Jadi Penyelamat

Masuk Lapas, Keluar Bisa Jadi Barber

TAGGED:amir machmud nsFIFAheadlinepiala dunia 2026PSSIsepak bola
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Beasiswa Santri? Gus Yasin Kasih Sinyal Tegas: Jangan Coba-coba Titip Nama!
Next Article Piala Dunia Ramai Ditonton Tapi Belum Mampu Dongkrak Ekonomi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Piala Dunia Ramai Ditonton Tapi Belum Mampu Dongkrak Ekonomi

Piala Dunia Tak Lagi Milik Raksasa Lama, Kekuatan Baru Bermunculan

Beasiswa Santri? Gus Yasin Kasih Sinyal Tegas: Jangan Coba-coba Titip Nama!

Golkar Sentil, PDIP Balas: Kami Nggak Kecanduan Kursi Kekuasaan

Wayang Jawa-Betawi Satukan Perantau di Blok M Hub

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudin dan para anggota Komisi X DPR RI berfoto bersama para pelajar saat berkunjung ke Wamena Pegunungan Papua. UU Sisdiknas dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi lokal wilayah Papua. Foto: dok.
Pendidikan

RUU Sisdiknas dan “PR Besar” Papua Pegunungan: Ketika Pendidikan Tak Cukup Sekadar Regulasi

Oktober 8, 2025
BERI KETERANGAN: Bupati Pati, Sudewo memberi keterangan pers menanggapi aksi demonstrasi di kantornya, pertengahan Agustus tahun lalu. (Foto: Ist)
Daerah

Ini Perintah Mendagri Kepada Bupati Pati Sudewo

Agustus 19, 2025
PENGGELEDAHAN - Ilustrasi tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi. (ist)
Hukum

Kejagung Geledah Kantor BGN setelah Dadan Dipecat, Terjunkan Tim Penyidik Pidana Khusus

Juni 3, 2026
Asap mengepul di Teheran, setelah militer Israel melancarkan serangan ke Iran, Sabtu (28/2/2026).
Info

Iran Gak Tinggal Diam, Balas Serangan Israel-AS: Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Februari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Piala Dunia Tak Lagi Milik Raksasa Lama, Kekuatan Baru Bermunculan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?