Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: AI Boleh Pintar, Agustina: “Manusia Tetap yang Pegang Kendali”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

AI Boleh Pintar, Agustina: “Manusia Tetap yang Pegang Kendali”

Di tengah tren kecerdasan buatan (AI) yang makin merambah semua sektor, Kota Semarang memilih satu sikap: memanfaatkan teknologi, tapi tidak menyerahkan semuanya pada mesin. Sebab secanggih apa pun AI bekerja, keputusan akhirnya tetap ada di tangan manusia.

T. Budianto
Last updated: Agustus 6, 2026 3:42 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
HADIRI SMF: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menghadiri Semarang Marketing Festival (SMF) 2026 bertema Winning the Competition in the Age of AI di Hotel Santika Premiere Semarang, Selasa (4/8/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan bahwa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) harus dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan nyata masyarakat, bukan sekadar mengikuti tren teknologi.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Semarang Marketing Festival (SMF) 2026 bertema Winning the Competition in the Age of AI di Hotel Santika Premiere Semarang, Selasa (4/8/2026).

Salah satu inovasi yang kini mulai diterapkan Pemkot Semarang adalah AISSA (AI Solusi Sampah), sebuah sistem berbasis AI yang memantau kondisi kebersihan melalui kamera CCTV di 35 titik tempat pembuangan sampah (TPS).

Menurut Agustina, teknologi tersebut dirancang agar pengawasan kebersihan menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien. Namun ia mengingatkan, AI hanyalah alat bantu. Keberhasilan sebuah sistem tetap bergantung pada manusia yang merancang, mengisi data, dan mengawasinya.

Baca juga: Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangun Data Center AI, Ada Apa?

“AI yang kita pakai ini merupakan sarana dan alat. Pada akhirnya, nothing and no one, but the man behind the gun. Kalau kita ingin memenangkan teknologi untuk kemajuan, maka AI harus diisi sesuai kebutuhan dan nilai-nilai yang ingin kita bangun,” ujar Agustina.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar penerapan AI di sektor pemerintahan justru terletak pada kualitas data yang dimasukkan ke dalam sistem. Jika data yang digunakan tidak akurat atau parameter yang dibangun keliru, maka hasil yang diberikan AI juga berpotensi tidak tepat.

Karena itu, menurutnya, penggunaan AI harus terus dievaluasi agar mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. “AI itu adalah sebuah sistem yang diisi menurut kehendak kita. Kalau kita hanya mengambil informasi dari internet tanpa proses verifikasi, benar atau salahnya tidak ada yang mengoreksi,” katanya.

Bahas Strategi

Semarang Marketing Festival 2026 merupakan bagian dari rangkaian The 14th Indonesia Marketing Festival 2026 yang digelar MCorp. Forum tersebut mempertemukan pelaku usaha, akademisi, praktisi pemasaran, hingga pemerintah untuk membahas strategi menghadapi era digital dan perkembangan kecerdasan buatan.

Dalam kesempatan itu, Agustina juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perguruan tinggi dan perusahaan yang dinilai memiliki kinerja dan inovasi terbaik.

Untuk kategori kampus, penghargaan diberikan kepada Universitas Stikubank (UNISBANK), Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Katolik Soegijapranata.

Baca juga: Kreatif! AI Pemantau Sampah Semarang AISSA Dilirik Ajang Inovasi Dunia

Sementara kategori korporasi diraih RSUP Dr. Kariadi, SMC RS Telogorejo, AWANN Group, serta PT Siba Surya. Selain itu, ajang tersebut juga dirangkai dengan penyerahan Public Service Award Central Java 2026 dan Industry Marketing Champion Semarang 2026, serta diskusi mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Agustina memastikan Pemkot akan terus memperkuat inovasi digital sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota pintar atau Smart City, namun tetap mengedepankan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kota Semarang akan terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan berkomitmen menuju jajaran Smart City melalui berbagai inovasi pelayanan publik,” pungkasnya.

AI memang bisa membaca data dalam hitungan detik. Tapi kejujuran, empati, dan tanggung jawab masih belum bisa diunduh. Sebab kota pintar bukan hanya soal teknologi yang semakin canggih, melainkan juga manusia yang semakin bijak menggunakannya. (tebe)

You Might Also Like

Debut di BRICS, Indonesia Tampil Bepengaruh Dan Tetap Nonblok

Rawit Lagi “Pedas”, Pemprov Gelontor Tiga Ton ke 15 Daerah

“TPS” Muktiharjo Kidul: Dari Gunung Sampah ke Calon Taman

Fix, Tambah Macet! Turunan Gombel Lama Resmi Ditutup untuk Perbaikan Jalan

Uji Nyali di Kota Semarang: Jembatan Kaca Tinjomoyo Resmi Dibuka, Bikin Deg-degan Tapi Seru!

TAGGED:agustina wilujengpemkot semarangSemarangsmf 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pilgub 2029 Telan Rp1,2 Triliun, Jateng Sisihkan Dana dari Sekarang
Next Article Jateng Gandeng Delapan Daerah Jaga Sungai dari Hulu ke Hilir

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MENGAIS REZEKI - Pelaku UMKM sedang melayani pembeli saat penutupan MTQ di Semarang, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat

SAMPAIKAN KEPUTUSAN - Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, membacakan keputusan lomba didampingi Sekretaris Dewan Hakim, Dr. Muhammad Ramli Massange, M.A. Sabtu (19/9/2026). (dul)

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional ke-31, Jateng Nomor Berapa?

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberi sambutan saat penutupan penutupan MTQ Nasional ke-31, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Penutpan MTQ Nasional, Gubernur Jateng Sampaikan Pesan Ini kepada Kafilah

Agustina Tegaskan Trans Semarang Bukan Bisnis

JUARA REBANA--Tim DM Group asal Kediri menerima hadiah secara simbolis usai menjadi juara pertama Festival Rebana Nasional 2026 yang jadi rangkaian MTQ di Kota Semarang. (ist)

DM Group Kediri Juara Festival Rebana MTQ Nasional di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

ASN Semarang All Out, Siap Bawa Pulang Medali di Pornas XVII 2025

Oktober 2, 2025
Asuransi Indonesia Financial Group (IFG). (istimewa)
Ekonomi

Asuransi IFG Rasa Sachet Manfaat Sultan, Premi Rp49 Ribu Bisa Dapat Proteksi Rp200 Juta

Oktober 5, 2025
Info

Pemkot Bikin Portal Mudik, Macet Bisa Dipantau dari HP

Maret 12, 2026
Ekonomi

“Pak Rahman”, Jurus Pemkot Jinakin Harga Pangan

November 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: AI Boleh Pintar, Agustina: “Manusia Tetap yang Pegang Kendali”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?