Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat

R. Izra
Last updated: September 20, 2026 10:37 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
MENGAIS REZEKI - Pelaku UMKM sedang melayani pembeli saat penutupan MTQ di Semarang, Sabtu (19/9/2026). (dul)
MENGAIS REZEKI - Pelaku UMKM sedang melayani pembeli saat penutupan MTQ di Semarang, Sabtu (19/9/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Deretan stan UMKM ikut meramaikan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Semarang. Beragam produk kerajinan tangan ditawarkan kepada pengunjung yang datang ke lokasi kegiatan.

Salah satunya pedagang yang menjajakan gantungan kunci, kain ikat kepala hingga tas berbahan kain. Produk-produk tersebut merupakan kerajinan yang biasa ia jual selama mengikuti sejumlah event. Di antaranya Jambore dan Raimuna.

Namun, pengalaman berjualan di MTQ Nasional kali ini ternyata berbeda dibandingkan event yang biasa diikutinya. Pedagang tersebut mengatakan sejak membuka lapak sekitar pukul 14.00 WIB hingga saat diwawancarai, dagangannya baru terjual empat.

“Baru dapat empat,” ujarnya, saat acara penutupan MTQ Nasional di Semarang, Sabtu (19/9/2026).

Bacaaja: Kaltim Juara Umum MTQ Nasional ke-31, Jateng Nomor Berapa?
Bacaaja: MTQ Nasional XXXI di Jateng Jadi Panggung Kolaborasi

Angka tersebut cukup berbeda ketika ia berjualan dalam kegiatan Jambore. Dalam sehari, ia bisa menjual banyak barang dagangan.

“Kalau di Jambore belum ada sehari itu sudah, sudah laku banyak, ” katanya.

Meski begitu, ia tetap memilih mengikuti kegiatan MTQ Nasional karena ingin memperkenalkan produk kerajinan tangannya kepada masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

“Pengen tahu lah, ya. Ini kan mengenalkan produk. Ini kerajinan tangan kita, memperkenalkan produk-produk unik juga,” ujarnya.

Ia berharap ke depan para pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan serupa mendapat dukungan lebih dari pemerintah, sehingga kesempatan berjualan dalam event besar dapat memberikan manfaat bagi pedagang.

“Mudah-mudahan laris manis. Supaya pedagang-pedagang ini disupport pemerintah. Kita dukung,” katanya. (dul)

You Might Also Like

Polisi Geledah Lokasi ke-13, Polda Metro Jaya Dijaga Ketat Brimob

Saleh Tegaskan Anak-anak Terdampak Bencana di Jateng Gak Boleh Kehilangan Akses Pendidikan

Ribuan Motor MBG Menganggur, Diam Membisu

Cek Harga, Satgas Saber Pangan Jateng Blusukan ke Pasar Jatingaleh

Semarang Great Event 2026 Digelar Sebulan, UMKM hingga Hotel Dibidik Ikut Kecipratan

TAGGED:kerajinan tanganmtq nasionalpelaku umkmSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SAMPAIKAN KEPUTUSAN - Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, membacakan keputusan lomba didampingi Sekretaris Dewan Hakim, Dr. Muhammad Ramli Massange, M.A. Sabtu (19/9/2026). (dul) Kaltim Juara Umum MTQ Nasional ke-31, Jateng Nomor Berapa?
Next Article China Tawarkan Wisata ke Luar Angkasa, Cuma Segini Biayanya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jangan Asal Klik! Anak SMP Temanggung Diingatkan, Radikalisme Bisa Menyelinap Lewat Medsos dan Gim Online

Jelang Penetapan UMP-UMK 2027, Buruh Curhat ke Ahmad Luthfi

DWS Soroti Penyadapan Prabowo, Sebut Mengarah ke Makar jika Unsur Pidana Terpenuhi

Ilustrasi upah buruh yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak (KHL).

Buruh Jateng Desak Perubahan Kebijakan 2027: Upah Layak Bukan Bonus!

Kader Posyandu Diminta Bantu Deteksi Stunting dan Anak Putus Sekolah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi petugas pemadam kebakaran (Damkar) berupaya memadamkan api.
Info

BREAKING NEWS: Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, 480 Kios Hangus

April 30, 2026
SIDANG TPPU--Dua terdakwa TPPU BUMD Cilacap diambil sumpah saat diperiksa di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (1/6/2026). (ist)
Hukum

Nama Wamentan Sudaryono Ikut Disebut di Sidang TPPU BUMD Cilacap

Juli 1, 2026
Pendidikan

Ratusan SD di Kudus Tanpa Kepsek, Guru Diajak Naik Level

Mei 5, 2026
PASAR MODAL - Ilustrasi pasar saham atau Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ekonomi

IHSG Ambrol Purbaya Murka! Perintahkan BEI Beresin Saham Gorengan Sebelum Maret

Januari 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?