Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kreatif! AI Pemantau Sampah Semarang AISSA Dilirik Ajang Inovasi Dunia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kreatif! AI Pemantau Sampah Semarang AISSA Dilirik Ajang Inovasi Dunia

R. Izra
Last updated: Juli 26, 2026 4:38 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
PANTAU SAMPAH--CCTV berbasis AI milik Pemkot Semarang bisa mendeteksi volume sampah di setiap tempat pembuangan sampah. (ist)
PANTAU SAMPAH--CCTV berbasis AI milik Pemkot Semarang bisa mendeteksi volume sampah di setiap tempat pembuangan sampah. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Inovasi pengelolaan sampah milik Pemkot Semarang dilirik ajang internasional.

Program bernama AISSA atau Artificial Intelligence Solusi Sampah masuk daftar 30 Exemplary Initiatives dalam “7th Guangzhou International Award for Urban Innovation 2026”.

Pengumuman itu disampaikan dalam rangkaian Kongres Dunia UCLG 2026 di Tangier, Maroko, pada 25 Juni lalu. Capaian ini bikin Semarang ikut masuk radar kota-kota dunia yang dinilai punya terobosan dalam menyelesaikan persoalan perkotaan.

AISSA merupakan sistem pengelolaan sampah berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan Pemkot Semarang. Teknologi ini dipakai untuk membantu pemantauan, analisis, sampai penanganan sampah secara lebih terintegrasi.

Lewat sistem itu, pengelolaan sampah diharapkan nggak lagi jalan serampangan. Data dan pemantauan bisa dipakai untuk membaca persoalan lebih cepat, lalu menentukan penanganan yang lebih efektif.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut capaian ini bukan sekadar soal penghargaan.

Menurut dia, pengakuan tersebut menunjukkan bahwa langkah Semarang membangun kota lewat inovasi dan teknologi mulai mendapat perhatian di tingkat internasional.

“Kota maju bukan cuma soal infrastruktur, tapi juga soal kemampuan menghadirkan solusi cerdas bagi persoalan warganya,” kata Agustina dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2026).

Dia menegaskan pemanfaatan teknologi bukan cuma buat ikut tren digital. Menurutnya, AI harus dipakai untuk mempercepat pelayanan publik, meningkatkan efisiensi kerja pemerintah, sekaligus menjaga kualitas lingkungan kota.

“Kami ingin setiap inovasi benar-benar bermanfaat bagi warga. Teknologi harus membantu pelayanan, menjaga lingkungan, dan membuat Semarang makin nyaman, bersih, serta punya daya saing,” ujarnya.

Ajang Guangzhou Award sendiri termasuk penghargaan bergengsi di bidang inovasi perkotaan. Tahun ini persaingannya cukup padat karena diikuti 381 inovasi dari 248 kota di 60 negara. (bae)

You Might Also Like

Fabregas Bebas Bangun ‘Kerajaan’ di Como, Pantesan Ogah Pindah dari Klub Keluarga Djarum

Begini Profil Rektor Unsoed, Harta Rp3,1 Miliar

OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang

Ghina Salsabila, Si Pendekar Muda dari Purbalingga yang Bikin Bangga Indonesia di Kancah Asia

Empat Pemuda Banyumas Diciduk Bawa Tembakau Sinte di Cilacap

TAGGED:ai pemantau sampahheadlineSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa
Next Article JALAN RUSAK - Beberapa titik Jalan Untung Suropati Kalipancur yang rusak dan menimbulkan banyak debu dan membahayakan pengendana, Selasa (7/7/2026). Menurut warga, jalan baru diperbaiki lalu rusak lagi setelah terus-terusan dilintasi truk pengangkut galian C. (dul) Warga Keluhkan Jalan Kalipancur Rusak Lagi: Baru Ditambal 3 Hari, Dihajar Truk Langsung Jebol!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sidat Citanduy Jadi Jalan Baru Warga Sidamukti

Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Rektor Unsoed Kena OTT, Siapa Tanda Tangan Ijazah?

OMAH KEBOEN--Pengelola sedang memupuk tanaman di Omah Keboen di Jalan Wonodri Sendang Raya, Kota Semarang. (ist)

Hikayat Omah Keboen: dari Bank Sampah Jadi Pertanian Terpadu di Tengah Kota Semarang

PESAWAT CITILINK‐-Pesawat Citilink terparkir di apron Bandara Ahmad Yani Semarang. (ist)

Citilink Tambah Penerbangan Semarang-Jakarta, Pilihan Jam Makin Banyak

PEMERAN UMKM--UMKM mengikuti pemeran produk pada ajang WARASVERSE 2026 di The Park Mall Semarang, 21–23 Agustus 2026. (ist)

Jelang MTQ Nasional di Semarang, Agustina Siapkan UMKM Bersertifikat Halal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TILANG - Ilustrasi polisi lalu lintas (Polantas) melakukan tilang manual terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.
Info

Polisi Kembali Berlakukan Tilang Manual? Kakorlantas Bilang Begini

Agustus 5, 2026
Info

Perpus Jateng Nggak Lagi Sepi: Tembus 4,3 Juta Kunjungan Sepanjang 2025

April 9, 2026
Ekonomi

Setelah Pelatihan 30 Ribu Manajer Koperasi Mau Ditempatkan Dimana?

Juli 2, 2026
Pendidikan

Mahasiswa Unwahas KKN ke Malaysia, Bawa Misi Literasi Bantu Anak Migran

Agustus 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kreatif! AI Pemantau Sampah Semarang AISSA Dilirik Ajang Inovasi Dunia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?