Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa

Kuliah Kerja Nyata (KKN) kini bukan sekadar urusan menyelesaikan tugas kampus. Di Jawa Tengah, ribuan mahasiswa justru diajak turun langsung menjadi "mata dan telinga" pemerintah untuk memetakan persoalan desa sekaligus mencari solusi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

T. Budianto
Last updated: Juli 7, 2026 5:15 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
MAHASISWA KKN: Acara pelepasan mahasiswa KKN Undip Tahun 2026 di Gedung Muladi Dome, Semarang, Selasa (7/7/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng menggandeng 4.620 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) untuk memperkuat pelaksanaan program Kecamatan Berdaya.

Ribuan mahasiswa itu diharapkan tak sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi ikut menjadi bagian dari percepatan pembangunan desa. Para mahasiswa KKN Tahun 2026 tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di Gedung Muladi Dome, Semarang, Selasa (7/7/2026).

Mereka akan diterjunkan ke sepuluh kabupaten/kota di Jateng untuk membantu memetakan persoalan sekaligus menggali potensi desa sesuai kondisi di lapangan.

Ahmad Luthfi mengatakan, program Kecamatan Berdaya menjadi salah satu strategi Pemprov Jateng dalam mempercepat pembangunan berbasis wilayah. Karena itu, keterlibatan mahasiswa dinilai sangat penting untuk menghadirkan data dan solusi yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Getas Bersiap Jadi Desa BRILiaN, KKN-T 136 Undip Turun Bawa Jurus Kopi, Kambing, dan Wisata

“Tentu ini akan sangat membantu sekali untuk pengembangan wilayah,” ujar Luthfi. Ia menjelaskan, Jateng memiliki sekitar 8.710 desa dengan karakteristik dan tantangan yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, kecamatan dipilih sebagai titik penguatan agar pembangunan desa dapat berjalan lebih terarah dan terintegrasi.

Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan masukan berdasarkan kondisi riil di lapangan. Dengan begitu, program KKN tidak berhenti sebagai aktivitas akademik, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Salah satu peserta KKN, Lasma Siombing mengaku telah menyiapkan sejumlah program kesehatan setelah ditempatkan di Desa Kunti, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Undip itu berencana memberikan edukasi perilaku hidup bersih kepada anak-anak sekolah sekaligus melakukan screening kesehatan gigi.

Hasil Survei

Sementara itu, peserta KKN lainnya, Naila Safa Zuri akan mengembangkan program pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme di Desa Jendi, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.

Mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika tersebut mengatakan, program itu disusun setelah timnya menemukan persoalan kekeringan dan pengelolaan limbah saat melakukan survei awal. “Berdasarkan hasil survei kami kemarin, beberapa masalah sudah terlihat,” katanya.

Rektor Undip, Suharnomo menegaskan, kampus akan terus mendukung program pembangunan Pemprov Jateng melalui KKN reguler maupun tematik.

Baca juga: FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

Menurutnya, berbagai program mahasiswa akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, mulai dari penguatan UMKM, percepatan penurunan stunting, penurunan angka kematian ibu, hingga pemberdayaan masyarakat.

Pada hari yang sama, Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen juga melepas mahasiswa KKN dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto untuk menjalankan program serupa di berbagai daerah di Jateng.

Mahasiswa sering dianggap datang ke desa cuma membawa proposal dan spanduk. Padahal yang paling dibutuhkan bukan sekadar laporan tebal di akhir KKN, melainkan ide yang tetap hidup bahkan setelah almamater mereka tak lagi terlihat di balai desa. (tebe)

You Might Also Like

AHY: Jangan Baperan, Rapatin Barisan Kalau Mau Menang 2029!

KPK Bidik Dugaan Markup Sepatu Sekolah Rakyat: Kita sedang Pelajari

Miris! Siswa SMP di Pemalang Dirundung Kakak Kelas hingga Tewas

Kemenkum Jateng Gas Sinkronisasi Perda dengan UU Ciptaker

BREAKING NEWS: Giliran Bupati Cilacap Kena OTT KPK

TAGGED:headlinekknpemprov jatengundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bandara Ahmad Yani Kini Dilengkapi Penunjuk Digital
Next Article PANTAU SAMPAH--CCTV berbasis AI milik Pemkot Semarang bisa mendeteksi volume sampah di setiap tempat pembuangan sampah. (ist) Kreatif! AI Pemantau Sampah Semarang AISSA Dilirik Ajang Inovasi Dunia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

MBG Prasmanan Diuji, Siswa Bisa Nambah Sesuai Selera

DIGIRING PETUGAS: Seorang dosen, Mei Sulistyoningsih (kerudung putih), digirimg petugas dari ruang tahanan PN Semarang ke mobil tahanan, Selasa (6/10/2026). (bae)

Dosen Semarang Diadili dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bidik Dugaan Pungli di Lapas Cibinong

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bongkar Joki Skripsi di Banyak Kampus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Jateng Media Summit 2026: Jurnalisme Kini Harus Cari “Nafkah” Sendiri

Mei 22, 2026
KEBAKARAN--Lahan di sekitar rel kereta jalur Kapuan-Cepu wilayah Daop 4 Semarang terbakar pada Minggu (6/9/2026). (ist)
Info

5 Kebakaran Muncul di Are Rel Kereta, Bikin KAI Daop 4 Semarang Waspada

September 16, 2026
Walikota Semarang Agustina Wilujeng melihat peta nama jalan YB Mangunwijaya yang baru saja diresmikan. Foto: dok/bae.
DaerahSirkular

Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya

September 9, 2025
HANCUR LEBUR - Mobil mewah supercar McLaren hancur terbelah dua setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sukoharjo-Solo, Rabu (8/7/2026) dini hari. (Dok. Polres Sukoharjo)
Info

Supercar McLaren Terbelah Dua di Sukoharjo, Polisi Ungkap Kondisi Pengemudi

Juli 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?