Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

KKN sekarang bukan lagi identik dengan program seremonial atau sekadar memenuhi kewajiban kuliah. Di Pedurungan Tengah, Semarang, puluhan mahasiswa Undip ambil bagian mengubah limbah menjadi energi, mendampingi UMKM, hingga membangun pertanian terpadu bersama Pertamina.

T. Budianto
Last updated: Juni 29, 2026 4:21 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
SAMBUTAN DEKAN: Dekan FPP Undip, Prof Sugiharto memberikan sambutan saat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang, Senin (29/6/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kuliah Kerja Nyata (KKN) kini menjelma menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan solusi nyata bagi masyarakat. Hal itu terlihat dari kerja sama PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang, Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro (Undip), dan Pemerintah Kelurahan Pedurungan Tengah yang meluncurkan Program Pemberdayaan Masyarakat berbasis circular economy.

Kolaborasi tersebut resmi dimulai melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Fastron, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang, Senin (29/6/2026).

Kesepakatan ditandatangani oleh Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip, Prof Sugiharto bersama manajemen PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang sebagai langkah awal pelaksanaan KKN Tematik yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Baca juga: Perkuat Kualitas Akademik, FPP Undip Gelar Workshop RPS OBE-SDGs

Program ini mempertemukan kekuatan akademisi, dunia usaha, dan pemerintah daerah untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari pengelolaan sampah, energi terbarukan, ketahanan pangan, hingga pengembangan usaha mikro.

Sebanyak 30 mahasiswa Undip lintas fakultas akan diterjunkan ke Kelurahan Pedurungan Tengah untuk mendampingi warga mengembangkan berbagai program berbasis ekonomi sirkular.

Tak sekadar menjalankan program KKN, para mahasiswa akan bekerja bersama tim Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina dan pemerintah kelurahan menggali potensi lokal agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Beberapa program yang disiapkan antara lain mengolah batang dan buah pisang menjadi produk bernilai ekonomi, mengembangkan integrated farming, mengubah limbah organik menjadi biogas, memperkuat pengelolaan bank sampah, hingga mendampingi pelaku UMKM agar lebih berkembang.

Seluruh program dirancang agar tidak hanya mengurangi persoalan limbah, tetapi juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan warga, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Langkah Strategis

PJ Sementara Integrated Terminal Manager Semarang, Juandana mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis karena menggabungkan keahlian akademisi dengan pengalaman Pertamina dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

“Kolaborasi ini merupakan langkah yang sangat baik karena dapat saling melengkapi antara bidang keilmuan Agribisnis di Undip dengan pengalaman implementasi program pemberdayaan yang dimiliki Tim CSR Pertamina. Kami optimistis sinergi ini akan menghasilkan program yang tidak hanya berdampak selama KKN berlangsung, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Selama pelaksanaan program, mahasiswa juga akan mendapat pendampingan langsung dari dosen Program Studi Agribisnis FPP Undip, yakni Ir Joko Mariyono, MP, PhD, Annisa Firdauzi, SP, MP, dan Pramesti Megayana, SP, MSc, sehingga setiap kegiatan dapat berjalan terukur dan tepat sasaran.

Ketua tim dosen pendamping, Joko Mariyono menjelaskan, salah satu fokus utama program adalah membangun sistem pertanian terpadu yang mampu mengubah limbah menjadi sumber energi alternatif.

Baca juga: Undip Kembangkan Sentra Domba Terpadu di Desa Tumbrep

“Kami akan mengoptimalkan pengolahan limbah pertanian dan limbah organik dari pasar sebagai bahan baku produksi biogas. Dengan begitu, masyarakat memiliki alternatif energi yang lebih mandiri sekaligus mampu mengurangi persoalan sampah organik,” jelasnya.

Melalui kolaborasi ini, Pertamina, Undip, dan Pemerintah Kelurahan Pedurungan Tengah berharap program pemberdayaan tidak berhenti ketika masa KKN selesai.

Model kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi lokal untuk memperkuat ketahanan pangan, menciptakan energi mandiri, meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus mengubah limbah menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat.

Kalau dulu limbah hanya dianggap masalah, kini ia justru diperlakukan seperti peluang. Kadang yang dibutuhkan bukan tempat sampah yang lebih besar, melainkan ide yang lebih besar untuk mengubahnya menjadi manfaat. (tebe)

You Might Also Like

Aduh Pak Muis, Niat Bantu Sekolah, Malah Berujung di Meja Hijau

Sekolah Sepi Murid, Ternyata Bukan Cuma Soal Kelahiran

Efisiensi BBM, Pemerintah Serukan WFH Abis Lebaran

Unwahas Jajaki Tukar Dosen-Mahasiswa Bareng Kampus Thailand

Sastra Sulap Puitik Yoga Bagus, Cara Baru Bikin Bahasa Jadi Seru

TAGGED:fpp undipkkn-tematik undippertamina
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article HADANG MOBIL--Ribuan massa pendukung Sudewo, Bupati Pati nonaktif, menghadang mobil tahanan yang mengangkut junjungannya di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (29/6/2026). (bae) Eksepsi Sudewo Ditolak Hakim, Massa Pendukung Ngamuk Cegat Mobil Tahanan
Next Article KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae) Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

Samuel Soroti Janji Sejahterakan Rakyat: Visi Presiden Jangan Berhenti di Pidato

12 Pejabat Kejaksaan di Jateng Berganti

GEMPAT NTT - Warga di NTT menunjukkan kerusakan rumah terdampak gempa, Sabtu (15/8/2026).

Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Kayu Sisa Disulap Jadi Barang Keren, Siswa Ikut Bangga

April 11, 2026
Ilustrasi teknologi deepfake AI.
Pendidikan

Heboh Deepfake ‘Smanse’, Disdik Jateng Masih Ngumpulin Informasi

Oktober 15, 2025
ISI BBM - Ilustrasi pelanggan mengisi BBM di SPBU.
Ekonomi

BBM di Malaysia Lebih Murah tapi Keuntungan Petronas Lebih Gede dari Pertamina, Kok Bisa?

September 24, 2025
Pendidikan

Masuk 25 Besar Desa BRILiaN, Getas Ditempa Lima Hari Bareng Undip dan BRI

Agustus 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?