Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Perkuat Kualitas Akademik, FPP Undip Gelar Workshop RPS OBE-SDGs
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Perkuat Kualitas Akademik, FPP Undip Gelar Workshop RPS OBE-SDGs

Dunia kampus sekarang nggak cukup cuma ngajarin teori terus selesai. Industri berubah cepat, isu lingkungan makin ribet, dan mahasiswa dituntut siap kerja bahkan sebelum wisuda. Karena itu, Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip mulai beberes “dapur akademik” lewat workshop RPS berbasis OBE dan SDGs. Intinya sederhana: kuliah harus lebih nyambung sama dunia nyata.

T. Budianto
Last updated: Mei 13, 2026 7:14 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Dekan FPP Undip, Prof Sugiharto (tengah) foto bersama narasumber dan jajaran pengelola program studi di lingkungan FPP usai workshop di ruang Serba Guna fakultas, Rabu (13/5). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Departemen Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro terus memperkuat kualitas kurikulum demi mencetak lulusan yang nggak cuma pintar teori, tapi juga relevan dengan kebutuhan zaman.

Langkah itu dilakukan lewat workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Sustainable Development Goals (SDGs) yang digelar di Ruang Serba Guna FPP Undip, Rabu (13/5/2026).

Sebanyak 90 dosen ikut dalam workshop tersebut. Fokusnya bukan sekadar revisi dokumen perkuliahan, tapi juga menyelaraskan sistem pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja, wirausaha, hingga standar akreditasi nasional dan internasional.

Baca juga: Undip Kembangkan Sentra Domba Terpadu di Desa Tumbrep

Dekan FPP Undip, Prof Sugiharto, SPt, MSc, PhD mengatakan, perguruan tinggi saat ini dituntut menghasilkan lulusan yang punya dampak nyata di masyarakat.

Menurutnya, sistem pembelajaran harus adaptif dan nggak boleh tertinggal dari perkembangan zaman. “Mahasiswa harus punya capaian pembelajaran yang terukur dan relevan dengan tantangan masa depan,” tegasnya.

Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber lintas bidang. Prof Ir Juni Sumarmono, MSc, PhD, IPU, ASEAN Eng dari LPMPP Unsoed membahas pentingnya integrasi SDGs dalam mata kuliah agar mahasiswa punya perspektif keberlanjutan dan peka terhadap persoalan global.

Berbasis Kompetensi

Sementara Dr Naniek Utami Handayani, SSi, MT dari LP2MP Undip menyoroti konsep OBE yang menekankan keselarasan antara tujuan belajar, metode pengajaran, dan evaluasi hasil belajar berbasis kompetensi.

Di sisi lain, Prof Dr Ir Syaiful Anwar, Msi, asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAMPTIP) memberi pendampingan terkait penyusunan rubrik penilaian dan soal ujian yang mampu mengukur kemampuan analisis mahasiswa secara objektif.

Ketua Departemen Peternakan FPP Undip, Dr Ir Sri Sumarsih, SPt, MP, IPM menjelaskan workshop ini dibuat aplikatif. Bahkan sebelum acara dimulai, para dosen sudah diminta mengirim draft RPS untuk dikoreksi bersama.

Baca juga: Undip Dukung Sektor Peternakan di Kadirejo Lebih Cuan

“Dosen langsung revisi di tempat berdasarkan masukan narasumber. Targetnya semua RPS punya standar kualitas yang sama sesuai OBE dan SDGs,” ujarnya.

Ketua Program Studi S1 Peternakan, Ir Rudy Hartanto, SPt, MP, PhD, IPM, ASEAN Eng menambahkan, kegiatan ini penting untuk menjembatani teori kurikulum dengan praktik pembelajaran di kelas.

Melalui penguatan sistem pembelajaran tersebut, FPP Undip optimistis kualitas program studi akan semakin meningkat dan lulusannya siap bersaing sekaligus berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.

Karena di era sekarang, kampus nggak cukup cuma bikin mahasiswa hafal materi. Dunia kerja lebih suka yang bisa mikir, adaptif, dan nggak panik waktu realita datang lebih rumit dari soal ujian. (tebe)

You Might Also Like

Ironi: Kementerian Pendidikan Dapat Predikat WTP di Tengah Kasus Korupsi

3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

Taj Yasin: Riset Kampus Jadi Bahan Bikin Kebijakan

Santri Kuliah Sampai Luar Negeri, Kenapa Enggak?

Guru Ini Kreatif Banget, Kasih Nilainya Gak Biasa Bikin Semangat

TAGGED:fpp undipkamptipkemendiktisaintekkurikulum PT
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KRITIK AUDIT--Kuasa hukum Bella Purpita Sari mengkritik hasil audit yang memenjarakan kliennya, Rabu (13/5/2026). (ist) Ahli Bongkar Hasil Audit Janggal, Bella Minta Bebas dari Penjara
Next Article Wagub Dorong Jateng Ngebut ke Energi Hijau

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rahasia Burung Migran Tetap Melaju, Tidur Pun Bisa Dilakukan di Langit

Babak Panjang Razman Berakhir, Kini Jalani Vonis di Cipinang

Liburan Makin Asyik, Tiket Murah Semua Moda Sudah Disiapkan Pemerintah

Empat Sinyal Tipis Kolesterol Naik yang Sering Dianggap Sepele Banget

Jakarta Kebagian Lagi, Konser Guns N’ Roses Kali Ini Lebih Intim

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Unwahas Jajaki Tukar Dosen-Mahasiswa Bareng Kampus Thailand

Januari 29, 2026
Pendidikan

Guru Besar UGM Kecele, Dialog Prabowo Berujung Pintu Tertutup

Januari 15, 2026
Pendidikan

SPMB 2026: Gagal Negeri, Langsung Masuk Swasta Gratis

Mei 7, 2026
Pendidikan

Satpol PP Masuk Sekolah: “Keren Itu Nggak Ngerokok”

Mei 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Perkuat Kualitas Akademik, FPP Undip Gelar Workshop RPS OBE-SDGs
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?