Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Puluhan SMP Negeri di Magetan Sepi Peminat, Saatnya Berbenah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Puluhan SMP Negeri di Magetan Sepi Peminat, Saatnya Berbenah

Nugroho P.
Last updated: Juli 16, 2026 8:44 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi anak SMP.
SHARE

BACAAJA, MAGETAN – Sebanyak 28 SMP negeri di Kabupaten Magetan belum berhasil memenuhi kuota peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Kondisi ini membuat Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) setempat mendorong sekolah untuk tampil lebih kreatif agar kembali menarik minat masyarakat.

Sekretaris Dikpora Magetan, Dian Astuti Purwandani, menilai sekolah tidak bisa lagi mengandalkan pola lama dalam menarik calon siswa. Persaingan kini semakin ketat sehingga setiap sekolah perlu memiliki ciri khas yang membedakannya dari sekolah lain.

Menurut Dian, masyarakat kini jauh lebih selektif saat memilih tempat belajar bagi anak-anaknya. Orangtua tidak hanya melihat status sekolah negeri atau swasta, tetapi juga mempertimbangkan kualitas program yang ditawarkan.

Karena itu, setiap sekolah diminta menggali potensi terbaik yang dimiliki. Keunggulan di bidang olahraga, literasi, pendidikan karakter, maupun kegiatan keagamaan bisa menjadi nilai tambah yang menarik perhatian calon siswa.

Dikpora berharap program unggulan tersebut dipromosikan dengan lebih baik sehingga masyarakat mengetahui bahwa setiap sekolah memiliki kelebihan masing-masing, bukan hanya sekolah yang selama ini dianggap favorit.

Selain mendorong inovasi di tingkat sekolah, pemerintah daerah juga akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Dewan Pendidikan, PGRI, MGMP hingga organisasi perangkat daerah lainnya. Tujuannya agar kualitas pendidikan terus meningkat secara merata.

Dian optimistis langkah tersebut bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri. Ia menegaskan persoalan minimnya jumlah siswa tidak bisa diselesaikan oleh sekolah sendirian, melainkan membutuhkan kerja sama semua pihak.

Sebelumnya, sebanyak 28 dari total 39 SMP negeri di Magetan gagal memenuhi daya tampung pada penerimaan siswa baru tahun ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yang terjadi secara bersamaan.

Persaingan dengan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan pondok pesantren menjadi salah satu penyebab utama. Selain itu, jumlah lulusan sekolah dasar juga terus menurun karena faktor demografi.

Sekolah-sekolah yang berada di wilayah pinggiran juga menghadapi tantangan tersendiri. Lokasi yang jauh dari pusat kota membuat sebagian orangtua lebih memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah yang dianggap lebih favorit.

Ketimpangan antara jumlah kursi yang tersedia dengan jumlah lulusan SD turut memperparah keadaan. Akibatnya, banyak sekolah kesulitan mendapatkan peserta didik sesuai target.

Untuk mengurangi kekosongan tersebut, Dikpora Magetan membuka pendaftaran jalur luar jaringan atau offline di sekolah-sekolah yang masih kekurangan murid. Langkah ini diambil agar lebih banyak anak tetap bisa melanjutkan pendidikan dan angka putus sekolah dapat ditekan.

Meski masa pengenalan lingkungan sekolah sudah dimulai, puluhan SMP negeri itu hingga kini masih belum berhasil memenuhi kuota siswa yang telah ditetapkan. Pemerintah berharap pembenahan dan inovasi sekolah dapat menjadi solusi agar kondisi serupa tidak terus berulang pada tahun-tahun mendatang. (*)

You Might Also Like

Kasus Bullying di Grobogan, Mendikdasmen Soroti Minimnya Pengawasan Guru

SPMB, Pemprov Jemput Bola 5.000 Siswa Miskin Ekstrem

Siswa PAUD Diajak Kenal Menabung Sejak Dini

Tak Sekadar Maulid, Tim Penelitian UIN Walisongo Belajar Moderasi Islam di Pulau Pinang Malaysia

Doa Nabi yang Pernah Ditelan Paus Ternyata Sanggat Menggetarkan Hati

TAGGED:sepi peminatSMP magetanSMP Negeri Magetan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cegah Stunting Nih, Ratusan Balita Brebes Dapat Paket Gizi
Next Article Piala Dunia Seru, Jam Tidur Anak Jangan Tumbang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha Sebut Haji Punya Kekuatan Ekonomi Luar Biasa

Buya Yahya Tegas soal Manipulasi Data di Tempat Kerja

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Mahasiswa UGM Rancang Rompi Cerdas Pemetaan Kanker Payudara

September 14, 2026
Pendidikan

Stand Indonesia Diserbu di Yordania: dari Wayang sampai Es Cendol, Semua Laris Manis!

April 23, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai, SMKN Jateng layak menjadi prototipe pendidikan nasional. Hal itu diungkapkannya setelah berkunjung ke Semarang, Jumat (25/7/2025)
Pendidikan

DPR Setujui Pagu Indikatif Kemendikdasmen 2026 Sebesar Rp71,11 Triliun. Abdul Mu’ti: Terimakasih

Juli 10, 2025
Flyer sarasehan "Sambung Rasa Diaspora Sarjana NU di 5 Benua".
Pendidikan

Sarasehan Diaspora NU di 5 Benua, ISNU Jateng: Santri Go Global, Indonesia Maju!

Oktober 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puluhan SMP Negeri di Magetan Sepi Peminat, Saatnya Berbenah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?