BACAAJA, SEMARANG- SD Negeri Tandang 03 Kota Semarang menyelenggarakan Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) dengan karnaval hingga permainan tradisional, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang diikuti seluruh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta didukung oleh komite sekolah ini menjadi momentum menanamkan nilai-nilai karakter, kebersamaan, serta kecintaan terhadap budaya bangsa melalui berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan.
Rangkaian acara diawali dengan Upacara Pembukaan Hari Anak Nasional Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman sekolah. Dalam amanatnya, Kepala SDN Tandang 03 menyampaikan, peringatan Hari Anak Nasional bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi sebagai wujud komitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.
Baca juga: Fun Cooking sampai Public Speaking! Cara Seru Anak-anak Bulusan Isi Liburan
“Melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan, kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, percaya diri, kreatif, dan mampu menghargai sesama,” ujar Kepala SDN Tandang 03.
Setelah upacara, para siswa mengikuti karnaval dengan mengenakan beragam kostum dan atribut menarik. Mereka juga menampilkan atraksi baris-berbaris yang menunjukkan kekompakan, disiplin, dan rasa tanggung jawab.
Permainan Tradisional
Keseruan berlanjut lewat permainan tradisional yang dipandu Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina). Permainan bakiak, egrang, hingga tarik tambang membuat suasana menjadi meriah.
Permainan tradisional dikenalkan kembali kepada para siswa agar mereka lebih mengenal budaya lokal sekaligus melatih kemampuan motorik, kerja sama, sportivitas, dan komunikasi.
Salah satu kegiatan yang tak kalah menarik adalah tebak profesi. Para guru tampil mengenakan kostum berbagai profesi, seperti dokter, polisi, pilot, hingga koki. Siswa kemudian diminta menebak profesi yang diperankan. Selain menghibur, kegiatan tersebut juga menjadi cara mengenalkan beragam cita-cita kepada anak-anak dan memotivasi mereka untuk terus belajar.
Baca juga: Hari Anak Nasional, 34 Anak Binaan di Jateng Dapat ‘Diskon’ Masa Pidana
Ketua Komite SDN Tandang 03 mengapresiasi penyelenggaraan Gebyar Hari Anak Nasional. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya membuat anak-anak senang, tetapi juga mempererat kebersamaan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Ia berharap kolaborasi tersebut terus terjalin agar anak-anak dapat tumbuh di lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan mereka.
Di tengah anak-anak yang makin akrab dengan layar ponsel, sesekali mengajak mereka tertawa lewat bakiak dan egrang ternyata bukan sekadar nostalgia. Bisa jadi, itulah cara sederhana mengingatkan bahwa masa kecil tak selalu harus dihabiskan di depan gadget. (bae)

