Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kasus Karhutla Jateng Melonjak 700 Persen, Timbulkan Kerugian Miliaran Rupiah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kasus Karhutla Jateng Melonjak 700 Persen, Timbulkan Kerugian Miliaran Rupiah

R. Izra
Last updated: Agustus 27, 2026 5:28 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya terjadi di Pulau Kalimantan dan Sumatra. Kahutla di Jawa Tengah sepanjang 2026 juga meningkat drastis.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, hingga 23 Agustus, telah terjadi 232 kejadian karhutla atau melonjak sekitar 700 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Sejumlah wilayah tercatat menjadi titik kejadian karhutla, di antaranya Klaten, Sragen, Sukoharjo, Wonogiri, Boyolali, Blora, Banyumas, Kudus, Kota Semarang, dan Kota Tegal.

Kepala BPBD Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan lonjakan kebakaran tersebut juga menimbulkan kerugian. Dari keseluruhan kerugian akibat kebakaran yang mencapai Rp34,4 miliar, sekitar Rp2 miliar di antaranya berasal dari karhutla.

Bacaaja: Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng
Bacaaja: Antisipasi Kebakaran Hutan, Jateng Bentuk Satgas Karhutla

“Jumlah kerusakan hutan dan lahan serta bangunan diperkirakan kerugiannya Rp34,4 miliar. Karena dalam kurun bersamaan ada 315 kali kejadian kebakaran gedung dan permukiman lalu ada 547 kejadian kebakaran,” kata Bergas, Kamis (27/8/2026).

Bergas menjelaskan, Rp32,4 miliar merupakan kerugian akibat kebakaran gedung dan permukiman. Sementara kerugian yang ditimbulkan karhutla diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

Menurutnya, kejadian kebakaran juga menunjukkan kecenderungan meningkat hampir setiap bulan. Dari seluruh objek yang terbakar, lahan menjadi yang paling dominan dengan persentase 72,1 persen.

“Hutan 24,5 persen dan TPA 3,4 persen,” ujarnya.

Tak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, kebakaran yang terjadi sepanjang periode tersebut juga berdampak pada masyarakat.

Telan 6 korban tewas

Secara keseluruhan, rangkaian kejadian kebakaran hingga 23 Agustus menyebabkan enam orang meninggal dunia, 292 rumah terbakar, serta 382 bangunan terdampak.

BPBD Jateng mencatat kebakaran tidak hanya dipicu oleh kondisi lingkungan, tetapi juga aktivitas manusia. Berdasarkan analisis Pusdalop BPBD Jateng, korsleting listrik menjadi salah satu penyebab terbesar dengan persentase 23,40 persen.

Sementara itu, pembakaran sampah menyumbang sekitar 21,76 persen. Sisanya berasal dari kelalaian masyarakat maupun faktor lainnya.

Melihat tingginya kejadian kebakaran, BPBD Jateng meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api.

Masyarakat juga diimbau tidak membakar hutan dan lahan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala juga penting dilakukan untuk mencegah kebakaran dari korsleting.

“Termasuk menyiapkan alat pemadam api ringan atau APAR untuk mengantisipasi apabila terjadi kebakaran,” kata Bergas. (dul)

You Might Also Like

Bakorwil Naik Level, Solo Raya Disatukan Biar Kompak

Geger PBJS Kesehatan Warga Miskin, Dirut Buka Suara: yang Nonaktifkan PBI Kemensos

Jaksa Blusukan ke Sekolah, Ingatkan Pelajar Bijak Bermedaos

Hari Ketujuh Pencarian Longsor Cilacap Bawa Dua Temuan Baru

Soal Sampah, Pemprov Gaspol Gerakan Bersih-Bersih Bareng

TAGGED:700 persenBPBD jatengheadlinejatengkarhutlamelonjak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gunung Ungaran Mau Dibor? Tenang, Jalannya Masih Panjang
Next Article Pimpinan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (ist) “Kami Pulang Dulu”, Warga Pati Pamit setelah Bikin Kesepakatan dengan Pimpinan DPR RI

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TOLAK POLITIK UANG: Anggota Bawaslu Kota Semarang, V. Silvania Susanti sedang paparan dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Anti Politik Uang. (ist)

Bawaslu Semarang Gandeng Kader Parpol Ajak Warga Tolak Politik Uang

SIDAK WNA: Petugas Imigrasi (baju hitam) menyidak WNA yang sedang bekerja di proyek konstruksi di wilayah Demal. (ist)

Imigrasi Sisir Proyek dan Pabrik di Demak, Soroti Aktivitas WNA

Mata Mulai Buram? Bisa Jadi Bukan Sekadar Faktor Usia

Tangan Sering Kesemutan? Jangan Anggap Sepele

Dituduh Ambil Sabun, Siswa Sekolah Rakyat Pati Alami Luka Serius

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Sekolah Wajib Jadi Rumah Aman Buat ODHIV

Juli 25, 2026
Info

Lebaran, Sepuluh Puskesmas di Semarang Tetap Standby

Maret 20, 2026
Ratusan rumah yang dihuni ribuan orang di Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terbakar Jumat (6/6/2025). (X @Never)
Daerah

3.200 Warga Mengungsi, Dampak 450 Rumah Ludes Terbakar di Penjaringan Jakarta Utara

Juni 7, 2025
Daerah

Pemkot Semarang Gandeng Pesantren Kelola Sampah, Wujudkan Habit Lingkungan Bersih

Juli 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kasus Karhutla Jateng Melonjak 700 Persen, Timbulkan Kerugian Miliaran Rupiah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?