Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Niat Bikin Mercon Malah Petaka, Bocah Ini Kena Imbas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Niat Bikin Mercon Malah Petaka, Bocah Ini Kena Imbas

Seorang bocah 12 tahun nekat pesan bahan peledak seberat 1 kilogram lewat TikTok Shop dengan harga Rp300 ribu buat rencana bikin mercon.

Nugroho P.
Last updated: Maret 24, 2026 8:04 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi mercon
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus tragis terjadi di Semarang ketika seorang bocah 12 tahun nekat pesan bahan peledak seberat 1 kilogram lewat TikTok Shop dengan harga Rp300 ribu buat rencana bikin mercon. Demi nutupin aksinya, bocah berinisial T itu sempat ngebohongin neneknya dengan bilang paket tersebut isinya minyak goreng, hingga akhirnya sang nenek yang membayar pesanan dengan sistem COD tanpa curiga. Namun nahas, sebelum sempat dirakit, bahan peledak itu justru meledak dini hari dan menewaskan keponakannya G (9) serta melukai empat anggota keluarga lain.

Pihak kepolisian dari Polrestabes Semarang langsung turun tangan menangani kasus ini, mengingat pelaku dan korban masih di bawah umur. Penanganan pun melibatkan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), sementara sejumlah saksi mulai dari keluarga hingga tetangga sudah dimintai keterangan. Polisi juga memastikan akan mendalami peran pihak lain, termasuk bagaimana bahan berbahaya itu bisa sampai ke tangan anak-anak.

Kapolrestabes M Syahduddi menyebut tim siber ikut dilibatkan buat menelusuri asal-usul penjual bahan peledak tersebut di platform online. Penyelidikan ini penting untuk mengungkap rantai distribusi hingga kemungkinan adanya pelanggaran dalam penjualan barang berbahaya secara bebas. Apalagi, transaksi dilakukan dengan mudah dan tanpa pengawasan ketat.

Sementara itu, T yang diketahui sebagai pemesan bahan peledak kini berpotensi ditetapkan sebagai tersangka, meski usianya masih anak-anak. Polisi masih mengkaji langkah hukum yang tepat sambil mempertimbangkan aspek perlindungan anak. Fakta bahwa T selamat karena tidak berada di lokasi saat ledakan terjadi juga menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan.

Peristiwa ini jadi pengingat keras soal bahaya bahan peledak yang dijual bebas tanpa kontrol. Di sisi lain, peran orang tua dan keluarga juga kembali disorot, terutama dalam mengawasi aktivitas anak di dunia digital. Kasus ini pun membuka diskusi lebih luas soal keamanan transaksi online dan perlindungan anak dari akses barang berisiko tinggi. (*)

You Might Also Like

Founder Gojek Nadiem Makarim Kaya Raya, tapi Jadi Tersangka Korupsi Laptop Chromebook

Drama Kematian Dosen Untag Semarang Makin Panas! AKBP Basuki Resmi Ditahan

2026 Belum Tiga Bulan Berjalan Tiga Bupati di Jateng Terjaring OTT KPK, Apa yang Salah?

Digerebek Diam-Diam, Pabrik Miras Kebongkar 

Kasus Pelecehan Mantan LPAI Jalan di Tempat

TAGGED:meledakmerconobat mercon
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article WFH Usai Lebaran Bikin Pelaku Usaha Ikutan Deg-degan
Next Article Tabrakan di Runway LaGuardia, Pesawat dan Damkar Berujung Tragis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wagub Jateng, Gus Yasin menjelaskan modifikasi cuaca untuk wilayah rawan bencana, Jumat (16/1/2026). (ist)

Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah

UNGKAP KASUS--Polda Jateng mengungkap kasus tawuran remaja di Jalan Arteri Mangkang, Semarang. Satu dari empat tersangka dihadurikan saat konferensi pers di Mapolda, Jumat (7/8/2026). (ist)

Ngerinya Tawuran Geng Semarang vs Kendal Berujung Tersangka, Polisi Sita 9 Celurit

Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat

Masuk 25 Besar Desa BRILiaN, Getas Ditempa Lima Hari Bareng Undip dan BRI

KERJA SAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Dubes Prancis, Fabien Penone dalam acara pembukaan pemeran di Lawang Sewu, Kamis (6/8/2026). (bae)

Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi kripto.
Hukum

Pelapor Kasus Kripto Timothy Ronald Ngaku Rugi Rp3 Miliar, Diperiksa Polisi

Januari 14, 2026
Hukum

Ditinggal, Gudang Disikat Maling Spesialis Rumah Kosong

Maret 29, 2026
Anggota Polrestabes Semarang, Aipda Robig Zaenudin (baju putih) diperiksa sebagai terdakwa penembakan dalam sidang di PN Semarang, Selasa (17/6/2025). (bai)
Hukum

Kecurigaan Publik Terbukti! Aipda Robig Pembunuh Gamma Simpul Jaringan Sabu-sabu

April 24, 2026
BELLA MENANGIS--Terpidana kasus penggelapan, Bella Puspita Sari menangis teringat anaknya usai sidang PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)
Hukum

Jerit Tangis Bella di PN Semarang, Sudah Lama Terpisah dari Bayinya: “Saya Pengen Pulang!”

Mei 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Niat Bikin Mercon Malah Petaka, Bocah Ini Kena Imbas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?