Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: WFH Usai Lebaran Bikin Pelaku Usaha Ikutan Deg-degan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

WFH Usai Lebaran Bikin Pelaku Usaha Ikutan Deg-degan

Dari sisi dunia usaha, suara paling kencang datang dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Lewat perwakilannya, Sarman Simanjorang, mereka menilai kebijakan ini berpotensi bikin konsumsi rumah tangga jadi agak seret. Padahal konsumsi itu salah satu mesin utama penggerak ekonomi.

Nugroho P.
Last updated: Maret 24, 2026 7:58 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi WFH
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Rencana kebijakan WFH sehari setelah Lebaran yang diumumkan pemerintah lewat Airlangga Hartarto langsung jadi bahan obrolan hangat, bukan cuma di kalangan ASN tapi juga pelaku usaha. Banyak yang mulai ngitung-ngitung dampaknya ke aktivitas harian dan perputaran ekonomi. Soalnya, perubahan pola kerja sekecil apa pun bisa bikin efek domino ke berbagai sektor.

Dari sisi dunia usaha, suara paling kencang datang dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Lewat perwakilannya, Sarman Simanjorang, mereka menilai kebijakan ini berpotensi bikin konsumsi rumah tangga jadi agak seret. Padahal konsumsi itu salah satu mesin utama penggerak ekonomi.

Sarman bilang, sektor transportasi bakal jadi yang pertama kena imbas. Kalau orang lebih sering kerja dari rumah, otomatis mobilitas turun dan penumpang juga ikut berkurang. Ujung-ujungnya, pendapatan di sektor ini bisa ikut terkoreksi.

Nggak cuma itu, pelaku UMKM yang biasa jualan di area perkantoran juga bisa ikut terdampak. Pedagang makanan, minuman, sampai jajanan ringan yang ngandelin karyawan kantor bakal kehilangan pasar. Kondisi ini bikin omzet mereka rawan turun, apalagi kalau terjadi secara rutin tiap minggu.

Kekhawatiran makin terasa karena masuk kuartal II 2026, nggak ada lagi momen besar yang biasanya ngedorong belanja masyarakat. Berbeda dengan awal tahun yang penuh event seperti Imlek dan Lebaran, periode berikutnya cenderung lebih sepi. Jadi kalau konsumsi ikut melemah, pertumbuhan ekonomi bisa kena imbas.

Sarman juga menyoroti bahwa nggak semua sektor bisa ikut skema WFH ini. Bidang pelayanan seperti mal, hotel, restoran, transportasi, hingga kesehatan tetap harus jalan normal. Artinya, kebijakan ini terasa nggak merata dampaknya di lapangan.

Di sisi lain, pemerintah punya alasan sendiri kenapa kebijakan ini tetap dijalankan. Salah satunya adalah untuk efisiensi energi di tengah harga minyak dunia yang lagi naik. Dengan mengurangi mobilitas, konsumsi BBM diharapkan bisa ditekan.

Bahkan, perhitungan dari pemerintah menyebut WFH sehari bisa menghemat hingga sekitar 20 persen penggunaan BBM. Angka ini dianggap cukup signifikan untuk membantu pengeluaran negara. Jadi, ada sisi penghematan yang jadi pertimbangan utama.

Meski begitu, pemerintah tetap kasih batasan biar produktivitas nggak ikut turun. WFH cuma diberlakukan sehari dalam seminggu supaya kerjaan tetap jalan normal. Skema ini juga diharapkan jadi jalan tengah antara fleksibilitas kerja dan stabilitas ekonomi.

Menariknya lagi, kalau WFH jatuh di hari Jumat, otomatis bakal tercipta long weekend tiga hari. Pemerintah berharap efek ini bisa sedikit menggerakkan sektor pariwisata dan aktivitas keluarga. Jadi walau ada kekhawatiran dari pelaku usaha, kebijakan ini tetap dipasang dengan harapan ada efek positif di sisi lain. (*)

You Might Also Like

Pemkot Siapkan Jalur Konektivitas Heritage, Wisata Kota Lama Bakal Terkoneksi ke Pecinan hingga Kampung Melayu

Respati Bakal Abadikan Dalang Legendaris Ki Anom Suroto Jadi Nama Jalan di Solo

Peta Pengalihan Sejumlah Jalan di Semarang saat Pawai dan Pembukaan MTQ Nasional

Kasus Pelecehan saat KKN UAD Bergulir, Korban Pilih Tempuh Jalur Hukum

Waduh! Pemilik Akun TikTok Provokasi Penjarahan Rumah Pejabat Ditangkap Polisi, Hati-hati Sebar Konten Provokatif!

TAGGED:hematpenghematanWFH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dewi Perssik Meradang Disindir Soal THR Rp15 Ribu, Langsung Spill Fakta Nominal
Next Article Niat Bikin Mercon Malah Petaka, Bocah Ini Kena Imbas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Klaim Fiktif Rp 22 Miliar, BPJS Buka-bukaan soal RS Padma Lalita

Ilustrasi tawuran.

Bawa Celurit Saat Konvoi, 24 Pelajar Purworejo Diciduk

Tukang Cukur Pekalongan Waswas, Pajak Baru Bisa Picu Protes

Ilustrasi judi online (judol). (grafis/tera).

Diduga Terjerat Judol, Pincapem Bank di Sleman Gasak Rp 6,7 Miliar

JENDERAL PENYADAP - Kolase foto tiga jenderal polisi tersangka penyadapan ilegal. Dari kiri ke kanan Irjen Pol Irjen Ahrie Sonta Nasution, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso.

Dugaan Makar di Balik Sadap Prabowo, Polri Bentuk Tim Khusus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemprov Jateng Buka Hotline Aduan Menu MBG, Lapor Kalau Nemu Masalah!

Oktober 11, 2025
NasionalPolitik

PDIP-PKS Kompak Bahas Hak Angket Ijazah Gibran

Oktober 29, 2026
Ilustrasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau money laundry. (narakita/grafis/tera)
Hukum

Cuci Uang Hasil Korupsi Sawit Ditjen Bea Cukai? Kejagung Geledah Money Changer di Mal Jakarta

Januari 21, 2026
Daerah

Tanahnya Nggak Ambles, Tapi Jalan Pelan, Pemprov: Tegal Alami Fenomena “Creeping”

Februari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: WFH Usai Lebaran Bikin Pelaku Usaha Ikutan Deg-degan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?