Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat

Cuaca makin panas bukan berarti cukup dihadapi dengan menyalakan AC atau kipas angin. El Nino 2026 diprediksi membawa dampak yang lebih luas, mulai dari ancaman kekeringan, krisis air bersih, gangguan pangan, hingga persoalan kesehatan. Karena itu, yang dibutuhkan bukan kepanikan, melainkan kesiapan.

T. Budianto
Last updated: Agustus 8, 2026 3:43 pm
By T. Budianto
5 Min Read
Share
NARASUMBER PODCAST: Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena tampil dalam podcast di stasiun radio di Kota Semarang, Jumat (7/8/2026). (Foto:tebe)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, mengajak masyarakat Jawa Tengah, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng I yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga, menghadapi El Nino 2026 dengan sikap tenang namun tetap waspada.

Pesan itu disampaikan Samuel saat menjadi narasumber Podcast di Stasiun RRI Semarang, Jumat (7/8/2026) yang membahas ancaman El Nino terhadap kesehatan, ketahanan pangan, ketersediaan air bersih, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Menurut Samuel, El Nino bukan sekadar membuat cuaca terasa lebih terik. Dampaknya bisa merembet ke berbagai sektor kehidupan jika masyarakat tidak bersiap sejak dini.

“El Nino bukan sekadar cuaca panas. Dampaknya menyentuh air bersih, pangan, kesehatan, bahkan penghasilan keluarga. Karena itu komunikasi kepada masyarakat harus menenangkan, berbasis data, sekaligus memberikan langkah-langkah yang bisa dilakukan,” ujarnya.

Samuel menegaskan, informasi yang disampaikan pemerintah dan lembaga terkait seharusnya dipahami sebagai peringatan dini, bukan alasan untuk panik. “Data bukan untuk menakut-nakuti. Data adalah alarm agar kita bergerak lebih cepat,” katanya.

Baca juga: Siap Hadapi El Nino Ekstrem Pompa Air Disiapkan Massal

Dalam podcast tersebut dipaparkan data BMKG yang menunjukkan El Nino 2026 telah masuk kategori kuat. Indeks Nino 3.4 pada Dasarian II Juli 2026 mencapai +2,26, sementara 72,8 persen zona musim di Indonesia telah memasuki musim kemarau.

Selain itu, 92,93 persen wilayah mengalami curah hujan rendah dan hampir 90 persen wilayah memiliki sifat hujan di bawah normal. Samuel menjelaskan secara sederhana bahwa El Nino terjadi ketika pusat pembentukan awan hujan bergeser menjauh dari Indonesia sehingga musim kemarau berlangsung lebih panjang dan lebih kering.

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tidak salah memahami kondisi tersebut. “El Nino bukan berarti hujan berhenti total. Hujan lokal masih mungkin terjadi. Yang berubah adalah secara umum curah hujan menjadi lebih sedikit dan musim kemarau berlangsung lebih panjang,” jelasnya.

Sebagai legislator dari Dapil Jateng I, Samuel menilai setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda. Di Kota Semarang, perhatian utama diarahkan pada meningkatnya suhu perkotaan, kebutuhan air bersih, serta potensi rob yang tetap bisa terjadi meski sedang musim kemarau.

Irigasi Terganggu

Sementara di Kabupaten Semarang, ancaman lebih banyak dirasakan sektor pertanian akibat berkurangnya debit mata air dan terganggunya irigasi. Petani diminta mulai menyesuaikan pola tanam dan menjaga sumber-sumber air.

Adapun Kabupaten Kendal dan Kota Salatiga telah menetapkan status siaga kekeringan. Di dua daerah tersebut, fokus penanganan diarahkan pada penyediaan air bersih, perlindungan kesehatan masyarakat, serta penguatan infrastruktur air seperti embung dan pompa. Samuel menilai langkah pemerintah harus diiringi kesadaran masyarakat.

“Jangan menunggu sumur kering baru bergerak. Kita harus mulai menghemat air, menjaga lingkungan, dan melindungi kelompok rentan sejak sekarang,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi kesehatan, Samuel juga mengingatkan bahaya cuaca panas berkepanjangan terhadap kesehatan masyarakat.

Menurutnya, risiko dehidrasi, kelelahan akibat panas (heat exhaustion), hingga heatstroke meningkat, terutama pada anak-anak, lansia, ibu hamil, pekerja lapangan, dan penderita penyakit kronis.

Baca juga: Samuel Wattimena Ingatkan Ancaman El Nino, Pariwisata dan UMKM Diminta Siaga

Ia mengimbau masyarakat memperbanyak minum air putih, mengurangi aktivitas di bawah terik matahari, memakai pelindung kepala, serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala seperti pusing, mual, tubuh lemas, kebingungan, atau kulit yang terasa sangat panas.

Samuel juga meminta masyarakat hanya mengandalkan informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. “Hemat air bukan panik, tetapi disiplin. Informasi resmi akan membantu keluarga mengambil keputusan yang tepat,” ujarnya.

Di akhir diskusi, Samuel mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong menghadapi musim kemarau panjang agar dampaknya bisa ditekan sejak awal.

“Kesiapan hari ini akan menentukan apakah El Nino menjadi krisis besar atau risiko yang bisa kita kendalikan bersama. Kalau semua bergerak lebih awal, dampaknya bisa kita tekan,” pungkasnya.

Musuh terbesar saat El Nino bukan hanya cuaca yang makin panas, tetapi kebiasaan menunggu sampai masalah datang. Sebab sumur yang sudah kering tak pernah bisa diisi dengan penyesalan. (tebe)

You Might Also Like

Jateng Juara Urusan Tanah Wakaf, 73 Persen Sudah Bersertifikat

Tutup Masa Sidang DPR, Puan Ingatkan Demokrasi Butuh Kedewasaan, Bukan Saling Menyalahkan

Usai Pembukaan MTQ, Simpang Lima Langsung Dibersihkan

Investor Silakan Masuk, Luthfi: Tapi Jangan Lupa Warga Lokal

Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21

TAGGED:headlineKomisi VII DPR RIpdipsamuel wattimena
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Masuk 25 Besar Desa BRILiaN, Getas Ditempa Lima Hari Bareng Undip dan BRI
Next Article UNGKAP KASUS--Polda Jateng mengungkap kasus tawuran remaja di Jalan Arteri Mangkang, Semarang. Satu dari empat tersangka dihadurikan saat konferensi pers di Mapolda, Jumat (7/8/2026). (ist) Ngerinya Tawuran Geng Semarang vs Kendal Berujung Tersangka, Polisi Sita 9 Celurit

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bisnis Depo Peti Kemas Tanjung Emas Makin Gemuk, KPPU Cium Dominasi Tiga Pemain Besar

SAMBUTAN WISUDA: Rektor Untag Semarang, Prof. Dr. dr. Suparjo, M.P. memberi sambutan dalam Wisuda ke-94 di MAJT, Rabu (4/11/2026). (bae)

Prodi Baru Untag Semarang: Pendidikan Arsitektur hingga Doktor Ilmu Manajemen

Ijazah Sudah Siap, Pekerjaan Belum Ketemu: Salah Siapa?

TERSANGKA BARU - Mantan Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kadiv TIK) Polri, Irjen Pol Slamet Uliandi, tersangka baru kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Baru Penyadapan Prabowo, Mantan Kadiv Teknologi Informasi Polri

Tentang Bagaimana Imajinasi Menjadi Mula dari Karya dan Peradaban Besar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar

November 4, 2025
Sastrawan kawakan asal Semarang, Triyanto Triwikromo.
Lakon Lokal

Kata Mas Tri Sastra Nggak Bikin Kaya, tapi Kenapa Masih Banyak yang Bertahan?

Januari 4, 2026
Ilustrasi rumah dibongkar paksa.
Hukum

Kasus Mirip Nenek Elina Terjadi di Tegal, Rumah Kushayatun Tiba-tiba Dibongkar Paksa

Januari 1, 2026
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Info

Nah Lhoo! Ombudsman RI Temukan Penyimpangan Pengadaan Bahan Baku MBG

Oktober 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?