Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Siap Hadapi El Nino Ekstrem Pompa Air Disiapkan Massal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Siap Hadapi El Nino Ekstrem Pompa Air Disiapkan Massal

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 400 unit pompa air yang disiapkan. Namun jumlah tersebut belum final dan masih akan terus ditambah sesuai kebutuhan di lapangan.

Nugroho P.
Last updated: April 12, 2026 9:20 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino mulai diantisipasi serius oleh pemerintah. Kali ini, Kementerian Pekerjaan Umum bergerak cepat dengan menyiapkan ratusan pompa air untuk menjaga pasokan air ke lahan pertanian tetap aman saat musim kemarau datang.

Langkah ini jadi bagian dari strategi besar menghadapi potensi El Nino yang disebut-sebut bisa berdampak cukup ekstrem. Dalam kondisi seperti ini, ketersediaan air jadi faktor krusial agar produksi pangan tidak terganggu.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 400 unit pompa air yang disiapkan. Namun jumlah tersebut belum final dan masih akan terus ditambah sesuai kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, angka tersebut hanyalah tahap awal. Pemerintah akan terus memantau situasi dan menyesuaikan jumlah bantuan agar distribusi air tetap optimal, terutama di daerah yang rawan kekeringan.

“Untuk sementara 400 unit, tapi nanti akan kita tambah terus,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta.

Tak hanya fokus pada jumlah, pemerintah juga memastikan program ini berjalan tanpa tumpang tindih. Koordinasi dengan Kementerian Pertanian jadi kunci utama agar setiap intervensi tepat sasaran.

Dody menegaskan bahwa pembagian peran antar kementerian sudah diatur. Wilayah yang ditangani satu pihak tidak akan diambil alih pihak lain, sehingga tidak ada duplikasi program yang justru bisa menghambat efektivitas.

Pendekatan ini dianggap penting mengingat banyaknya wilayah pertanian di Indonesia yang membutuhkan perhatian berbeda-beda. Dengan koordinasi yang rapi, setiap daerah bisa mendapatkan penanganan yang sesuai.

Selain pompa air, pemerintah juga menyoroti pentingnya pembangunan jaringan irigasi, khususnya irigasi tersier. Infrastruktur ini dinilai sangat vital untuk memastikan air benar-benar sampai ke lahan pertanian.

Tanpa jaringan irigasi yang memadai, pompa air saja tidak cukup. Air yang disalurkan bisa jadi tidak maksimal dimanfaatkan oleh petani jika distribusinya tidak terarah dengan baik.

Karena itu, Dody meminta agar pembangunan tidak hanya berhenti pada penyediaan alat. Sistem distribusi air juga harus dibenahi agar lebih efektif dan efisien.

Dengan kombinasi pompa air dan jaringan irigasi yang baik, diharapkan sawah-sawah yang sebelumnya bergantung pada hujan bisa tetap produktif meski musim kemarau berlangsung panjang.

Targetnya cukup ambisius. Lahan tadah hujan yang biasanya hanya panen sekali dalam setahun diharapkan bisa meningkat menjadi dua kali, bahkan tiga kali jika kondisi memungkinkan.

Di sisi lain, langkah ini juga mendapat dukungan dari Andi Amran Sulaiman yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dalam menghadapi ancaman El Nino.

Ia menyebut bahwa perbaikan jaringan irigasi menjadi bagian penting dari strategi menjaga ketahanan pangan nasional. Tanpa air yang cukup, produksi pangan bisa terganggu dan berdampak luas.

Kolaborasi antara kementerian ini diharapkan mampu memperkuat sistem pertanian Indonesia, terutama dalam menghadapi perubahan iklim yang makin tidak menentu.

Dengan langkah antisipatif seperti ini, pemerintah ingin memastikan bahwa dampak kekeringan bisa ditekan seminimal mungkin. Petani tetap bisa berproduksi, dan pasokan pangan nasional tetap terjaga.

Meski tantangan El Nino tidak bisa dianggap ringan, kesiapan infrastruktur dan koordinasi yang matang menjadi modal penting untuk menghadapinya.

Ke depan, pemantauan kondisi cuaca dan kebutuhan di lapangan akan terus dilakukan. Jika diperlukan, jumlah pompa air dan pembangunan irigasi akan terus ditingkatkan.

Dengan strategi yang terus disesuaikan, pemerintah berharap sektor pertanian tetap tangguh di tengah ancaman cuaca ekstrem, sekaligus menjaga stabilitas pangan bagi seluruh masyarakat. (*)

You Might Also Like

Di Ambang Perang Dunia III, Alarm Atau Manuver Politik? 27 Pemimpin Eropa Rapat Darurat

Imlek di Sam Poo Kong Tak Sekadar Barongsai

Batik Buatan Warga Lapas Bikin Agustina Angkat Topi

Nggak Cuma Jalur Mudik, Akses ke Tempat Wisata Juga Disulap Jadi Mulus

Mau Bayar Zakat Fitrah? Jangan Lupa Niat dan Bacaan Lengkapnya Berikut Ini

TAGGED:el ninopompa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram. Isu War Tiket Haji Muncul Bukan Rebutan Tapi Evaluasi
Next Article Sakit Hati Berujung Pidana Konten Intim Disebar Diam Diam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi telur mentah.

Kematian Bayi Amel Bikin Gempar, IDAI Paparkan Bahaya Telur Mentah

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Ganjar Beri Jawaban Menohok saat Ditanya Isu Pemakzulan Gibran: Urus Karhutla Lebih Penting!

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Polisi Jenaka Pimpin Solo, Enam Kapolres Jateng Berganti

FOTO BARENG: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti foto bersama peserta DOSS Photolympic 2026 di Kota Lama Semarang, Minggu (11/10/2026). (ist)

DOSS Photolympic Digelar di Kota Lama, Agustina Harap Wisata Semarang Makin Dikenal

Fakta Rumah Dinas TNI Disulap Jadi Markas Judol, 11 Orang Diciduk

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kemarau Belum Puncak, Pemprov Sudah Guyur 3,2 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Juli 16, 2026
Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Hukum

Istri Bupati Pemalang Dijemput KPK pada Tengah Malam, Camat Ditangkap setelah Rapat

Juli 29, 2026
Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto.
Info

Prabowo Naikin Tukin TNI-Kemenhan, Giliran Gaji Guru Bilang Gak Ada Uangnya

Juli 30, 2026
Bazar keramik di PT Sango Ceramics Indonesia, Wonosari, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026), nggak cuma diburu buat koleksi pribadi, jasa titipan (jastip) juga turut ngeborong untuk dijual lagi. (bae)
Info

Bazar Keramik Sango Diserbu Pengunjung, Jastip Ikut Ngeborong Buat Dijual Lagi

April 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Siap Hadapi El Nino Ekstrem Pompa Air Disiapkan Massal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?