Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kartu Zilenial Lagi Ramai, 25 Ribu Anak Muda Jateng Ikut Naik Kelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kartu Zilenial Lagi Ramai, 25 Ribu Anak Muda Jateng Ikut Naik Kelas

Di saat banyak anak muda bingung mau ngembangin diri lewat jalur apa, Jawa Tengah kasih satu kartu jawaban. Namanya Kartu Zilenial, dan ternyata yang minat nggak sedikit. Bahkan, puluhan ribu sudah ikutan.

T. Budianto
Last updated: Februari 4, 2026 6:16 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNKER KOMISI X: Sekda Jateng, Sumarno saat menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI di Kantor Gubernur Jateng, Rabu, (4/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Program Kartu Zilenial gagasan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terus menuai respons positif dari kalangan pemuda. Hingga Rabu (4/2/2026) pukul 14.30 WIB, tercatat 25.072 pemuda telah mendaftar dan memanfaatkan program ini.

Sekda Jateng, Sumarno mengatakan, Kartu Zilenial menjadi bukti keseriusan Pemprov dalam menyiapkan generasi muda agar berkembang sesuai minat, bakat, dan kompetensinya. “Kartu Zilenial ini mengidentifikasi peminatan anak-anak muda. Nanti kita hubungkan dengan berbagai pihak supaya mereka bisa berkembang dan berusaha sesuai kompetensinya,” kata Sumarno saat menerima Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI di Kantor Gubernur Jateng, Rabu, (4/2/2026).

Baca juga: Sekolah Kemitraan, Andalan Jateng Atasi Keterbatasan Kuota

Lewat kartu ini, pemerintah nggak cuma mendata, tapi juga menghubungkan pemuda dengan pelatihan, pengembangan keterampilan, sampai peluang kewirausahaan. Intinya, bukan sekadar punya kartu, tapi punya arah.

Sumarno menyebut, Jateng punya sekitar 8,5 juta pemuda usia 15-29 tahun, atau sekitar 22,5 persen dari total penduduk. Potensi sebesar ini, menurutnya, harus dibarengi kebijakan yang bikin anak muda lebih mandiri dan berdaya saing. “Sekarang ekonomi banyak ditopang kreativitas anak muda. Jadi kebijakan memang harus berpihak ke mereka,” ujarnya.

Pengembangan Diri

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng Muhamad Masrofi menjelaskan, Kartu Zilenial berisi berbagai layanan pengembangan diri. Mulai dari pelatihan kepemudaan, penguatan soft skill dan hard skill, sampai program kewirausahaan.

Selain puluhan ribu pendaftar, Pemprov Jateng juga sudah mencetak sekitar 400 wirausaha muda di tingkat  kecamatan, terutama di wilayah Solo, Semarang, dan Pekalongan. “Program ini berjalan bertahap dan berjenjang, menyesuaikan anggaran. Tapi sosialisasi terus kita lakukan supaya makin banyak pemuda yang gabung,” kata Masrofi.

Ia menegaskan, lewat Kartu Zilenial, pemuda diarahkan untuk nggak melulu bergantung pada lapangan kerja formal. “Kami dorong anak muda bisa menciptakan peluang sendiri. Salah satu pelatihan yang sudah jalan itu content creator,” tegasnya.

Baca juga: Lulusan SMK Menganggur, Komisi X DPR RI Desak Reformasi Pendidikan di Jateng

Sementara dari DPR RI, Ketua Tim Kunker Komisi X, Maria Yohana Esti Wijayati ikut mendorong agar program ini diperluas supaya manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak anak muda. “Program ini harus terus diperluas jangkauannya,” ujar Esti.

Di tengah persaingan yang makin ketat, Kartu Zilenial bukan jaminan sukses instan. Tapi setidaknya, anak muda Jateng sekarang nggak cuma pegang mimpi, mereka juga pegang akses. Tinggal mau dipakai buat berkembang, atau cuma disimpan di dompet digital. (tebe)

You Might Also Like

Jateng Kekurangan Nakes, Pemprov Usulkan 2.076 Formasi CASN pada 2026

Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa

Istri Bupati Pemalang Dijemput KPK pada Tengah Malam, Camat Ditangkap setelah Rapat

Lari 10K, Tapi Efeknya Ngebut: Kota Lama Ramai, UMKM Ikut Senyum

Gemes Maksimal! Puluhan ‘Calon Haji Cilik’ Ini Bikin Suasana Manasik Jadi Super Seru

TAGGED:disporapar jatengkomisi Xpemprov jatengsekda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bakorwil Naik Level, Solo Raya Disatukan Biar Kompak
Next Article Wali Kota Solo Respati Ardi pimpin rapat koordinasi persiapan Ramandan bareng Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi UMKM, Satpol PP, dan para camat, di Balai Kota, Rabu (4/2/2026). Respati Siapin Spot untuk Ngabuburit dan Berburu Takjil, Bikin PKL Solo Auto Happy!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENGUKUHAN PASKIBRAKA--Anggota Paskibraka 2026 memberi hormat kepada Wali Kota Semarang saat acara pengukuhan di Ruang Lokakrida Balaikota Semarang, Rabu (12/8/2026). (ist)

27 Paskibraka Semarang Dikukuhkan, Agustina Minta Jadi Agen Anti-Bullying

DUTA BACA--Duta Baca Semarang menerima penghargaan yang digelar dalam acara yang digekar di Gedung Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Rabu (12/8/2026). (ist)

4 Duta Baca Semarang Terpilih, Ada Siswa SD hingga Mahasiswa

Ideologi Angka dan Realitas Sebagian

SIDANG TPPU--Jaksa membacakan replik kasus pencucian uang terdakwa Gus Yazid dan Andhi Nur Huda di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/8/2026). (bae)

Jaksa: Gus Yazid Terima Duit Rp20 Miliar Atau Gak, Tetap Dijerat TPPU

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Ngeri Tapi Nyata, Puluhan Anak Masuk Grup “True Crime”

Januari 7, 2026
Sepak Bola

Liga 4 Jateng Panas: Suporter Turun ke Lapangan, Panitia Kena Lempar Batu

Februari 5, 2026
Chiko Radityatama Agung Putra (kemeja putih) ikut sidang pembacaan putusan di PN Semarang, Kamis (26/2/2026). (bae)
Hukum

Hakim Batal Bacain Vonis Chiko Pembuat Konten Cabul Smanse Pakai AI, Mengapa?

Februari 26, 2026
BERPIHAK KEPADA KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajar, berkomitmen penanganan dugaan kasus kekerasan seksual di UIN Walisongo berpihak kepada korban. (dul)
Info

Korban Jangan Takut Bicara, UIN Walisongo Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan Seksual

Mei 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kartu Zilenial Lagi Ramai, 25 Ribu Anak Muda Jateng Ikut Naik Kelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?