Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Zaman sudah berubah, cara menghadapi masyarakat juga diminta ikut berubah. Satpol PP sekarang nggak cukup cuma identik dengan penertiban dan razia. Pemprov Jateng ingin aparat di lapangan tampil lebih adem, dialogis, dan nggak melulu bikin warga deg-degan.

T. Budianto
Last updated: Mei 13, 2026 2:59 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BANTUAN USAHA: Sekda Jateng, Sumarno menyerahkan secara simbolis Bantuan Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebesar Rp 2.500.000 kepada anggota Satlinmas. Bantuan diderahkan saat Gelar Pasukan HUT ke-76 Satpol PP, HUT ke-64 Satlinmas, dan HUT ke-107 Damkar tingkat Jateng 2026 di Stadion Sriwedari, Selasa (12/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- Sekda Jateng, Sumarno meminta jajaran Satpol PP, Satlinmas, hingga Damkar mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif saat melayani masyarakat.

Pesan itu disampaikan saat mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dalam Gelar Pasukan HUT ke-76 Satpol PP, HUT ke-64 Satlinmas, dan HUT ke-107 Damkar tingkat Jateng 2026 di Stadion Sriwedari, Selasa (12/5/2026).

Menurut Sumarno, momentum ulang tahun bukan sekadar seremoni tahunan, tapi jadi pengingat supaya pelayanan kepada masyarakat makin profesional dan lebih manusiawi.

Baca juga: Ngeri! Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok saat Hendak Evakuasi ODGJ

“Harapannya ke depan lebih baik lagi. Tentu saja kolaborasi dengan semua pihak penting untuk dilakukan,” ujarnya. Ia juga meminta pemerintah kabupaten/kota menjadikan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat sebagai prioritas utama. Sebab, pembangunan nggak bakal jalan mulus kalau daerah masih penuh konflik dan gangguan keamanan.

Yang paling disorot Sumarno adalah perubahan cara pendekatan Satpol PP ke masyarakat. Menurutnya, aparat penegak perda harus lebih persuasif, edukatif, dan mengutamakan dialog.

“Kepada Satpol PP kedepankan pendekatan dialogis dan humanis dalam penegakan perda,” tegasnya.

Stabilitas Daerah

Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya penguatan peran Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar dalam menjaga stabilitas daerah hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana dan kebakaran.

Sumarno mengungkapkan jumlah personel Damkar di Jawa Tengah saat ini baru sekitar 2.526 personel. Padahal kebutuhan ideal mencapai 11.020 personel atau sekitar satu petugas untuk 3.500 penduduk.

“Kondisi ini perlu menjadi pertimbangan bersama agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” katanya. Ia juga mendorong peningkatan kualitas SDM lewat pelatihan berkelanjutan agar pelayanan publik makin adaptif dan dipercaya masyarakat.

Khusus untuk Satlinmas, Sumarno meminta mereka memperkuat peran sebagai garda depan deteksi dini gangguan keamanan di tingkat desa dan kelurahan.

Baca juga: Ketika Warga Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Ada Apa? 

Sementara untuk Damkar, modernisasi armada dan alat pelindung diri disebut jadi kebutuhan penting agar proses penyelamatan bisa lebih cepat dan aman.

Dalam kegiatan itu juga digelar lomba defile pasukan yang diikuti 30 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Kota Semarang keluar sebagai juara pertama, disusul Kota Surakarta dan Kota Salatiga. Di sela acara, Sumarno turut mengecek layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) dan bahkan ikut donor darah bersama peserta lainnya.

Kadang masyarakat sebenarnya nggak anti aturan. Yang bikin panas itu kalau yang datang lebih dulu suara bentakan dibanding obrolan. Karena ketertiban yang paling awet biasanya lahir dari pendekatan, bukan sekadar pengeras suara. (tebe)

You Might Also Like

Polisi Masa Kini: Antara Transformasi Serius dan Upgrade Aplikasi yang Masih Loading

Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra

PLN Hub Hadir di Yogyakarta, Satu Layanan Terintegrasi untuk Beragam Solusi PLN Group

PDIP Rombak Kursi Kader di DPR, Rieke ‘Oneng’ Sekarang di Komisi Ini

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

TAGGED:Damkarheadlinepemprov jatengsatlinmassatpol pp
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya
Next Article Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Dari Kantor Kecamatan ke Kursi Bupati Cilacap, Kini di OTT KPK

Maret 13, 2026
Ekonomi

Bos-Bos Tionghoa Diminta Gas Ekonomi Jateng

Oktober 19, 2025
Ekonomi

Bus Damri Nyapa Karimunjawa

Januari 13, 2026
Daerah

Kursi Panas Pati Kini di Tangan Chandra, Wagub: Fokus Kerja, Warga Jangan Kena Imbas

Januari 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?