Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ketika Warga Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Ada Apa? 
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Ketika Warga Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Ada Apa? 

Yusril menambahkan, kritik soal kinerja penegakan hukum, termasuk yang ditujukan kepada penyidik, sudah seharusnya menjadi masukan untuk perbaikan institusi. Ia berharap ke depan polisi bisa lebih dipercaya dan lebih dekat dengan masyarakat.

Nugroho P.
Last updated: Desember 2, 2025 10:38 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Fenomena unik kembali jadi obrolan publik setelah Menko Kumham Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengungkap keheranannya soal tren warga yang lebih memilih menghubungi petugas pemadam kebakaran ketimbang polisi.

Bukan cuma untuk kebakaran, tetapi juga hal-hal lain yang sebenarnya berada di luar domain Damkar.

Dalam Kuliah Umum di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Yusril cerita bahwa sekarang banyak masyarakat lebih nyaman menghubungi Damkar jika ada kejadian mendadak.

Entah itu ular nyasar, buaya nongol di halaman, sampai urusan kejepit teralis—semuanya dilimpahkan ke petugas pemadam.

Ia mengaku heran, karena Damkar pada dasarnya ditugaskan menangani kebakaran dan keadaan darurat terkait keselamatan fisik, bukan hewan berbahaya.

Tapi di lapangan, justru mereka yang dipanggil, sementara polisi sering malah tidak dihubungi.

Dalam penjelasannya, Yusril mengamati adanya pergeseran persepsi publik. Menurutnya, masyarakat mungkin merasa lebih aman dan nyaman berinteraksi dengan petugas Damkar, sebab tidak ada rasa takut seperti saat berhadapan dengan aparat kepolisian.

Ia menegaskan bahwa kondisi ini perlu menjadi bahan refleksi bersama, terutama bagi kepolisian.

Polisi semestinya menjadi simbol perlindungan, pengayoman, dan rasa aman bagi masyarakat. Namun kenyataannya, sebagian warga justru mengalami sebaliknya.

Yusril menambahkan, kritik soal kinerja penegakan hukum, termasuk yang ditujukan kepada penyidik, sudah seharusnya menjadi masukan untuk perbaikan institusi. Ia berharap ke depan polisi bisa lebih dipercaya dan lebih dekat dengan masyarakat.

Di tengah sesi, Yusril juga menyinggung bagaimana Damkar yang bahkan mampu menangani buaya dan ular, sementara sebagian polisi dianggap tidak siap menghadapi situasi seperti itu.

Hal tersebut, katanya, makin memperjelas jarak persepsi antara dua institusi itu di mata masyarakat.

Menurutnya, momen ini dapat menjadi panggilan untuk perubahan. Bagaimana polisi bisa muncul bukan sebagai sosok yang menakutkan, tetapi sebagai penolong pertama yang diandalkan warga ketika terjadi sesuatu.

Yusril menutup dengan optimisme bahwa dengan keterbukaan terhadap kritik dan komitmen memperbaiki diri, polisi ke depan bisa mengembalikan kepercayaan publik.

Semoga saja, ke depannya, warga tidak lagi bingung harus menghubungi siapa saat darurat—dan memilih berdasarkan rasa aman, bukan rasa takut. (*)

You Might Also Like

Baru Naik Pangkat, Syahduddi Langsung Bongkar Jaringan Narkoba di Semarang

Mongol Bikin Natal Lapas Semarang Jadi Penuh Tawa

Taj Yasin Pastikan SPMB Jateng 2026 Tanpa “Jastip”

Panggung HUT RI ke-80 di Semarang Urung Digelar, Suasana Jadi Serius Gara-Gara Demo

Prabowo di PBB: Indonesia Siap Jadi “Player” Global

TAGGED:aksi heroik damkarDamkarheadlinepolisiyusril
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram. Menhaj Gus Irfan: Calhaj Wajib Sehat, Gak Lolos Tes Kesehatan Bisa Dipulangkan
Next Article Ratusan warga dan kader Golkar tumplek blek ikut Yellow Fun Walk, bareng Wakil Ketua DPRD Jateng, Muhammad Saleh, Minggu (22/11). Yellow Fun Walk: Cara Santai Wakil Ketua DPRD Jateng Ajakin Warga Hidup Sehat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kemarau Datang, BPBD Jateng Siaga Salurkan Air Bersih ke Warga

Sumarno Ingin Trail Run Menyebar ke Seluruh Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Fokus

HUT ke-579 Semarang, Pemkot Diminta Serius Urus RTH Biar Nggak Langganan Banjir

April 29, 2026
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

Mei 7, 2026
Ilustrasi TKI.
Info

Derita Warga Temanggung, 20 Tahun Kerja di Malaysia Gak Digaji

November 24, 2025
Iwan Kurniawan (kemeja putih) berjalan santai usai dengar sidang putusan, Rabu (6/5/2026). (bae)
Hukum

Balada Bos Sritex: Kakak Dihukum 14 Tahun, Adik Kena 12 Tahun Penjara

Mei 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ketika Warga Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Ada Apa? 
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?